On-site SEO

Kenali 8 Tips Meningkatkan On-Page SEO yang Wajib Kamu Terapkan

Menerapkan praktik optimalisasi SEO pada blog sudah menjadi kebutuhan yang enggak bisa diremehkan lagi manfaatnya. Menerapkan teknik-teknik tersebut akan membuat blogmu muncul di halaman awal hasil pencarian Google. Sebaliknya, mengabaikannya bisa membuat blogmu tersisih dari blog-blog lain yang lebih tekun melakukan optimalisasi SEO.

Dalam ranah SEO sendiri, ada 2 teknik yang biasa digunakan; On-site SEO dan Off-Site SEO. On-site SEO adalah teknik SEO yang kamu terapkan dalam blogmu sendiri. Sementara Off-site SEO adalah faktor-faktor eksternal yang turut berpengaruh pada performa SEO blogmu.

Nah, agar blogmu lebih maksimal dan lebih kredibel di mata search engine, mari terapkan 8 teknik On-site SEO ini:

1. Pastikan Judul Artikelmu Mengandung Keyword

C2live sudah pernah menjelaskan tentang bagaimana cara mudah mencari dan menggunakan keyword yang tepat. Salah satunya adalah dengan memastikan kalau keyword tersebut muncul di judul yang kamu gunakan.

Beberapa pakar SEO menyatakan idealnya keyword menjadi kata paling pertama di judul artikelmu. Namun jika enggak memungkinkan dan bikin enggak nyambung, kamu bisa meletakannya di bagian tengah atau akhir judul.

2. Gunakan URL yang SEO-friendly

Http://

URL adalah salah satu hal penting dalam teknik On-site SEO namun jarang diperhatikan. Sama seperti judul, URL yang kamu gunakan wajib mengandung keyword yang sudah kamu pilih.

Selain itu, hindari penggunaan URL yang terlalu panjang. Maksimal adalah 3-5 kata saja. Pastikan juga kamu menggunakan dash (-) bukan underscore (_) dalam membuat URL.

3. Mengurangi Bounce Rate dengan Konten Video

Semakin rendah bounce rate blogmu, itu artinya semakin betah pembaca berlama-lama di blogmu. Jika pembacamu betah, search engine akan menganggap blogmu sebagai sumber yang kredibel. Itulah artinya kamu harus cerdik untuk terus memperkecil angka bounce rate-mu.

Salah satu cara cerdik yang bisa kamu coba adalah memuat video di artikelmu. Video akan membuat pembacamu penasaran dan akhirnya memutuskan untuk mencoba menonton. Dengan trik ini, kamu bisa merebut perhatian pembacamu lebih lama, sehingga mereka nggak buru-buru pergi begitu saja setelah selesai membaca blogmu.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Domain Authority dan Page Authority

4. Sertakan Internal Links

Internal links dalam blog memiliki 2 manfaat positif. Yang pertama, itu sama seperti mempromosikan artikelmu yang lain kepada pembaca yang sudah tertarik, sehingga lebih besar peluang mereka untuk berkunjung ke artikelmu lainnya. Dampak positifnya, page views blogmu akan naik dan bounce rate-mu akan menurun. Ini tentu hal baik untuk SEO blogmu.

Yang kedua, adanya internal links menjadikan sistem navigasi di blogmu lebih mudah, sehingga pembaca enggak kebingungan apabila ingin membaca artikelmu lainnya. Kemudahan ini akan berdampak pada user experience yang dirasakan oleh pembaca.

Jika mereka merasa blogmu sangat mudah untuk digunakan dan artikelnya pun berkualitas, mereka enggak akan ragu untuk berkunjung lagi.

6. Lengkapi dengan Outbond Links

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa gunanya menaruh link yang justru akan mengirim pembacamu keluar dari blogmu dan mengunjungi situs lain? Apa benar ini termasuk teknik On-site SEO yang disarankan?

Memang, outbound link enggak akan memberikanmu page views, namun ia bisa memberikanmu kredibilitas. Hal ini disebabkan karena pembaca merasa kamu bisa memberikan mereka referensi yang lengkap dan jelas. Ini adalah nilai tambah bagi mereka yang memang sedang mencari suatu informasi.

Kedua, adanya outbond links di artikelmu juga ternyata memudahkan search engine menentukan topik/niche blogmu. Sistem mereka akan menyocokkan konten yang kamu punya dengan outbond links yang kamu gunakan. Dengan begitu, search engine jadi memiliki gambaran yang lebih akurat tentang blogmu, dan siap merekomendasikan blogmu ke pencari informasi yang tepat.

7. Lakukan Image Optimization

Kamu tentu sudah tahu bahwa elemen visual berperan penting dalam memikat pembacamu. Memang, enggak peduli seberapa bagus artikelmu, jika tampilan blogmu berantakan, pembaca pun pasti enggak akan betah. Tapi, tahukah kamu bahwa gambar juga bisa kamu gunakan untuk keperluan On-site SEO?

Caranya adalah dengan memastikan bahwa nama file gambar/foto yang kamu unggah mengandung keyword yang kamu gunakan. Selain nama file, kamu juga bisa mengubah Alt Text gambar tersebut dan menyisipkan keyword yang sama. Hal ini sangat-sangat berpengaruh untuk SEO blogmu, jadi jangan sampai terabaikan!

Baca juga: Cara Melakukan Keyword Research dengan SEO Review Tools

8. Pastikan Halaman Blogmu Ringan dan Cepat untuk Diakses

Google sebagai search engine terbesar dunia sudah secara resmi menyatakan bahwa site speed merupakan salah satu faktor penentu dalam menentukan ranking blogmu di hasil pencarian. Maka dari itu, pastikan blogmu tetap ringan dan cepat untuk di akses. Jangan gunakan terlalu banyak widget atau gambar dengan resolusi terlalu besar karena akan berdampak pada site speed blogmu.

MunchWeb juga merilis hasil riset mereka, yang menyatakan bahwa pembaca enggak tertarik mengunjungi ulang sebuah situs/blog yang membutuhkan waktu loading lebih dari 4 detik. Jadi, jangan sampai pembacamu pada kapok karena blogmu lemot untuk dibuka karena terlalu banyak aksesoris yang memberatkan.


Membuat konten yang berkualitas namun enggan menerapkan SEO sama seperti kamu mampu memasakan hidangan yang lezat namun kesulitan dalam menjualnya. Semakin kamu gencar menerapkan SEO pada blogmu, semakin banyak juga orang yang akan membaca dan mengakui bahwa blogmu memang layak dijadikan sumber referensi.

Enggak perlu mempelajari teknik SEO yang rumit dan membingungkan. Di atas adalah 8 teknik On-site SEO yang bisa kamu terapkan dengan mudah dan sama sekali nggak ribet. Jika kamu sudah terbiasa, niscaya pembacamu akan terus tumbuh dan blogmu semakin dikenal. Mau, kan, blogmu dibaca ratusan ribu orang per bulan?

Sumber gambar: TNW, SEO Zooms, Service One, Lander, No Sin Mis Cookies, Techarea, Oberlo.

Related Posts

Site Menu