3 Artikel dari Blogger Indonesia yang Kontroversial

Blog adalah salah satu media yang memberikanmu kebebasan dalam mengekspresikan opini, itu sebabnya ada begitu banyak artikel menarik yang lahir dari pemikiran para blogger. Selain itu, dengan banyaknya artikel baru yang muncul setiap hari, tentu saja ada beberapa artikel blog kontroversial dan akhirnya menarik perhatian para pembaca secara luas.

Penyebab artikel-artikel tersebut menjadi kontroversial pun beragam. Ada yang karena dianggap menyebarkan berita bohong, ada yang karena dinilai membahas seks dan pornografi, ada juga yang karena dianggap mengandung konten SARA. Sebagai blogger, kamu perlu belajar dari kejadian ini agar kamu bisa lebih memahami segala risiko yang mungkin terjadi.

Nah, kira-kira konten apa saja sih yang bisa memicu kontroversi? Yuk, simak 3 artikel blog kontroversial yang sempat jadi perbincangan hangat.

1. Agan Harahap Mengungkap Sisi Lain Metallica

Blogger-kontroversial

Pada Agustus 2013, Indonesia dibuat heboh atas kunjungan Metallica ke Jakarta. Kedatangan band metal terbesar di dunia ini memang banyak dinikmati oleh para penggila musik tanah air. Status mereka sebagai legenda membuat berbagai kalangan usia antusias, nggak heran tiket konser mereka di Gelora Bung Karno dengan kapasitas 60 ribu penonton ludes terjual.

Tapi ternyata bukan hanya itu, masyarakat kemudian digemparkan dengan berita bahwa James Hetfield, vokalis band Metallica, pergi mengunjungi teman lamanya yang tinggal di kawasan Kemayoran, Jakarta. Sebuah blog berisi cerita dan foto dokumentasi kunjungan James pun diungah oleh Agan Harahap, seorang pemuda yang mengaku teman lama James dan sudah akrab dengan para personil Metallica sejak tahun 2009. Para penggemar Metallica pun kaget, dalam hitungan jam foto dan blog Agan viral dan terserbar ke mana-mana.

Ternyata, setelah ditelusuri semua cerita itu adalah fiksi. Agan nggak kenal satu pun personil Metallica, apalagi sampai dikunjungi oleh James Hetfield. Post blog yang ia tulis tersebut hanyalah iseng. Semua foto yang tersebar pun hasil Photoshop yang memang salah satu keahlian yang Agan tekuni. Efeknya, banyak orang pun merasa dibohongi lalu menghujat keisengan Agan tersebut. Meskipun begitu, Agan sudah secara jelas mengklarifikasi bahwa tujuan awal ia menulis post tersebut adalah untuk lucu-lucuan, bukan mencari keuntungan tertentu. Dia bahkan nggak menyangka blog tersebut bisa viral dan akhirnya tersebar luas ke mana-mana.

Baca juga: 4 Penulis Indonesia yang Memulai Karier Sebagai Blogger

2. Menjelajah Red Light District Bareng Trinity

blog-kontroversial-1

Sebagai seorang traveler, wajar jika Trinity punya banyak cerita menarik. Ia sudah mengunjungi puluhan negara, artinya ia memang sudah mengenal cukup banyak kultur ataupun kebiasaan aneh dari berbagai warga dunia

Salah satunya adalah ketika ia menceritakan pengalamannya berkunjung ke Red Light District di Amsterdam. Red Light District adalah kawasan prostitusi tertua dan terkenal di dunia. Kabarnya kawasan itu memang sudah ada sejak 5 abad yang lalu. Berbeda dengan di Indonesia, Belanda memfasilitasi praktik prostitusi yang ada di kawasan itu, bahkan banyak juga lembaga atau organisasi yang memberikan layanan kesehatan agar para pekerja seks di sana terbebas dari penyakit menular seksual.

Tentu saja Trinity nggak melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke sana saat ia sedang berada di Amsterdam. Ia menuliskan suasana Red Light District, lengkap dengan deskripsi bagaimana tranksaksi prostitusi di sana terjadi. Untuk sebagian orang, tulisan Trinity dianggap terlalu vulgar dan tabu. Efeknya, ketika akhirnya blognya dibukukan, bahkan buku tersebut dibredel oleh pemerintah karena beberapa post atau cerita yang dimuat dianggap memuat konten dewasa.

3. Cerita Stella Lee Operasi Plastik di Korea

Sudah menjadi rahasia umum kalau operasi plastik marak dilakukan di Korea Selatan. Ada begitu banyak dokter kecantikan yang menyediakan jasa operasi rekonstruksi wajah yang bisa dipilih di sana. Namun berbeda dengan Korea, warga Indonesia belum sepenuhnya menerima operasi plastik sebagai hal yang lumrah. Masih banyak yang menyayangkan, bahkan mencibir, orang-orang yang melakoni operasi plastik.

Itulah sebabnya kenapa cerita Stella Lee menjalani operasi plastik di Korea menjadi menarik. Stella Lee adalah seorang beauty influencer asal Indonesia yang menjalani operasi plastik di Korea pada tahun 2015 lalu. Ia menuliskan pengalamannya mempercantik bentuk hidung dan pipinya secara lengkap lewat blognya. Tentu saja banyak pro dan kotra atas post tersebut. Banyak yang menyayangkan, namun banyak juga yang mengapresiasi keberanian Stella Lee untuk membagikan kisahnya lewat blog. Nggak cuma prosesnya, Stella juga menceritakan berbagai pertimbangan dan konsekuensi yang mungkin terjadi secara mendetail. Jadi, meskipun kontroversial, post tersebut sebenarnya sangat bermanfaat bagi mereka yang memang membutuhkan informasi soal kecantikan ataupun operasi plastik.

Baca juga: Mengenal Content Marketing, Strategi Pemasaran Paling Efektif di Era Digital


Berkaca dari 3 contoh di atas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa nggak semua artikel blog kontroversial itu buruk atau merugikan. Bisa jadi kamu sebagai blogger memang hanya ingin membagikan ceritamu secara jujur, namun pembacamu salah menangkap dan mengartikannya sebagai hal yang negatif.

Semoga dengan membaca artikel ini nggak bikin kamu takut atau nggak menuliskan artikel dengan jujur dan berani. Selama kamu memang merasa konten yang kamu tulis itu penting dan bermanfaat, jangan ragu untuk menuliskannya agar bisa dibaca banyak orang. Toh, kalau akhirnya orang menjadikan tulisanmu sebagai kontroversi, kamu bisa menjelaskan maksud dan tujuan positif yang kamu coba sampaikan lewat tulisan itu.

Semoga artikel di atas bisa menambah wawasanmu, dan jangan lupa cek juga kompetisi blog yang diadakan oleh Qlapa! Dalam rangka mendukung produk lokal , Qlapa mengajakmu untuk berbagi cerita tentang kemudahan menemukan produk-produk lokal Indonesa. Ayo segera ikutan!

Sumber: Cruise, Melma and The Hippo,Hotels Combined, Stella Lee.

Related Posts

Site Menu