Fitur Mengganggu

3 Fitur Mengganggu untuk Dieliminasi dari Blogmu

I’m a writer at Content Collision

Melakukan pencarian di era digital ini sebenarnya terkadang tidak semudah yang dibayangkan. Memang, informasi bertebaran di mana-mana. Namun, tidak semua penyedia informasi menyuguhkan kebutuhan informasi sesuai dengan ekspektasi kita, termasuk berbagai situs blog yang terus menjamur.

Bahkan, terkadang menyediakan informasi yang mumpuni saja belum cukup bagi sebuah blog. Ada saja hal-hal lain yang membuat pembaca jadi enggan untuk lanjut mengeksplor blog tersebut, seperti keberadaan fitur-fitur mengganggu yang menghambat kelancaran pencarian informasi. Nah, kalau sudah seperti ini, bisa saja si pembaca ogah untuk datang lagi di kali berikutnya.

Kamu punya blog? Jangan sampai hal tersebut terjadi pada blogmu juga, ya. Supaya hal seperti itu tidak kejadian, hindari penggunaan beberapa fitur mengganggu pada blog berikut ini, ya:

1. Laman Blog yang Berat

Fitur Mengganggu

Laman blog yang berat untuk diunduh adalah salah satu faktor pengganggu terbesar yang bisa membuat para pembacamu kabur. Biarpun tidak sepenuhnya dianggap sebagai fitur, tapi laman blog yang berat secara tidak langsung disebabkan karena adanya tempelan-tempelan fitur seperti widget ataupun elemen visual yang terlalu banyak. Sayangnya, hal sederhana ini seringkali membuat orang jadi batal mengunjungi blogmu sehingga hanya berakhir sebagai kontributor untuk bounce rate.

Wajar saja, belum apa-apa pembaca sudah dihadapkan dengan rintangan untuk mengkonsumsi informasi yang kamu sajikan. Boro-boro menilai apa yang kamu tawarkan dalam konten blog, menembus aksesnya saja sudah memakan waktu. Padahal, gangguan sepele seperti ini tidak selayaknya menihilkan upaya yang sudah kamu kerahkan untuk membuat konten yang berkualitas.

Jadi, sebaiknya, pertimbangkanlah besarnya memori yang terpakai dalam laman-laman blogmu. Tidak memakai terlalu banyak widget bisa menjadi salah satu cara untuk membuat laman blogmu jadi lebih ringan untuk diunduh. Atau, gunakan pilihan gambar yang resolution-nya tetap bagus, namun ukuran memorinya tidak terlalu besar. Dengan demikian, pembaca pun akan jadi merasa lebih dimudahkan untuk mengakses blogmu.

2. Auto-Play

Fitur Mengganggu

Pernah menemukan blog yang di lamannya disematkan play-list atau plug-in radio favorit si blogger pemiliknya? Bagaimana tanggapanmu terhadap hal tersebut? Kalau selera si blogger pemilik cocok dengan pengunjungnya, mungkin hal ini bisa menjadi sesuatu yang menghibur. Namun jika tidak, hal-hal tersebut justru bisa mengganggu.

Nah, coba bayangkan jika kamu melakukan hal serupa pada pembaca yang seleranya tidak sama denganmu. Ditambah lagi jika play-list atau plug-in radio tersebut kamu atur sehingga akan terputar secara otomatis tanpa sekehendak si pembaca. Wah, bisa-bisa ia langsung menutup laman blogmu hanya karena merasa tidak nyaman.

Sayang, kan, kalau kamu sudah bersusah payah menulis artikel untuk dibaca oleh orang-orang namun mereka jadi tidak bisa menyerap sarinya hanya karena pecah fokus atau ogah mendengar suara tambahan yang mengganggu? Karenanya, jikapun kamu ingin meng-install player di laman blogmu, aturlah supaya instalasi tersebut bisa di-play seturut kemauan si pembaca.

3. Tipografi yang Campur Aduk

Fitur Mengganggu

Pernahkah terbayang olehmu bahwa font yang kamu gunakan bisa mempengaruhi kenyamanan pembaca, bahkan jumlah traffic blogmu? Terkadang, hanya karena ingin tampilan terlihat menarik, tidak biasa, dan lucu, beberapa blogger dengan sengaja menggunakan font yang sulit dibaca atau bahkan dengan warna-warni yang mencolok.

Seakan masih kurang nyentrik, si blogger masih mencampur-adukkan berbagai tipe font lain dalam deretan paragraf lainnya. Hal-hal seperti ini, selain bisa dianggap menyebalkan oleh si pembaca, bisa membuatnya lelah juga. Mata mereka dipaksa untuk menelusuri barisan-barisan kalimat yang tampilan visualnya tidak ideal untuk dibaca. Tentu, ini tidak akan menjadi reading experience yang baik bagi pembaca. Besar kemungkinan, ia pun tak akan kembali untuk membaca artikel-artikel lain dari blogmu.


Tiga hal di atas hanya merupakan sebagian dari contoh-contoh fitur mengganggu yang sering kita temui pada blog-blog di internet. Di luar sana, sebenarnya mungkin masih banyak fitur-fitur lainnya yang berpotensi mengganggu pengalaman para pembaca. Inilah yang perlu kamu waspadai.

Jika kamu merasa di blogmu masih ada fitur-fitur seperti itu, segeralah dieliminasi agar tidak menjadi pengganggu yang bisa menjadi pemicu sepinya traffic blogmu. Memang sebenarnya tidak ada aturan yang sah mengenai hal ini. Namun, coba dipertimbangkan saja fitur seperti apa yang akan memudahkan pembacamu dan mana yang bukan. Dengan memiliki laman-laman blog yang bersih dari fitur mengganggu, niscaya blogmu pun akan lebih disegani oleh para pembacamu!

Sumber: seafoodnet, Yuri Elkaim, ccava, template.net.

Related Posts

 
Site Menu