Mencari-klien

Life As A Freelancer: 4 Cara Mendasar Dalam Mencari Klien!

cara menemukan klienMencari klien dari waktu ke waktu dapat menjadi momok yang menakutkan, apalagi mencari klien pertama! Pasalnya, jumlah klien yang tidak menentu merisaukan penulis lepas yang pendapatannya bergantung pada penulisan lepas. Bergantung pada kemujuran atau tidak, mencari klien tidaklah mudah. Namun, kesulitan tersebut bisa saja disebabkan karena kamu belum tahu cara mencari klien yang cocok untukmu!

Buat kamu yang buntu dan kebingungan, jangan takut! Sebenarnya cukup banyak cara yang bisa dilakukan dalam menemukan klien yang cocok untukmu. Kali ini blog C2live akan membagikan beberapa tipsnya!

1. Jejaring temanmu sudah cukup luas belum?

cara mencari klien

Via – Cashback Authority

Terutama bagi penulis lepas, jaringan pertemanan bisa dibilang modal paling penting dalam setelah kemampuan menciptakan konten. Bila kamu merasa kamu sudah cukup banyak teman dalam industri yang bisa membantumu menemukan klien, mulailah dengan menghubungi mereka.

Kami tahu, nggak semudah itu prosesnya! Namun, jangan hanya melimitasi hubunganmu dengan beberapa teman dekat atau relevan saja. Coba jelaskan apa yang bisa kamu tawarkan ke semua temanmu!

Di lain sisi, mungkin saja memang jaringan pertemananmu belum cukup luas. In this case, saatnya kamu mengutamakan mencari teman ketimbang klien! Mulailah berkenalan dengan sesama pencipta konten di forum, sosial media, serta komunitas.

Menghadiri event juga bisa membantu loh! Hadiri event seperti book fair, convention, seminar, workshop teknologi, startup meetup, serta acara konferensi yang relevan dengan industrimu.

Kuncinya satu: beredarlah! Put yourself out there until everyone knows you!

2. Seberapa peka kamu dengan tren?

cara mencari klien

Via – Boston Globe

Bukan, tren yang dimaksudkan di sini bukan tren seketika seperti fidget spinner atau slogan “om telolet om”. Cara mencari klien yang nggak kalah penting adalah memahami tren. Tren yang harus kamu peka di sini adalah tren pasar. Memahami tren pasar berarti memahami apa yang klien butuhkan. Artinya memahami berapa banyak orang yang berpikiran sama dan sudah beberapa langkah di depanmu.

Jangan khawatir. Selalu ada ruang untuk inovasi dan improvement dalam tren yang sedang berlangsung. Tugasmu adalah mengerti cara kerja dan elemen penting dalam tren ini. Selanjutnya, coba pikirkan strategi untuk membantu calon klien yang kira-kira membutuhkannya.

Sayangnya, nggak ada indra tren dalam tubuh kita. Jadi, satu-satunya cara mengasah kepekaan terhadap tren adalah ngobrol dan membaca. Untuk mengobrol, hal yang paling penting adalah memiliki jaringan, seperti yang disebutkan pada poin pertama.

Sangat dianjurkan bagimu untuk membaca berita. Tidak hanya tentang politik dan ekonomi, namun yang lebih relevan untuk penulis lepas mungkin adalah marketing konten dan teknologi. Apa inovasi terbaru dari dunia startup? Apa update terbaru dari Google Analytic, Contently, dan Newscred?

3. Cara mencari klien adalah branding tiada hentinya!

Penulis lepas juga butuh branding! Mungkin alasan kamu dan klien tidak bertemu adalah sulitnya klien menemukanmu! Oleh karena itu, coba cek lagi, apakah kamu punya profil oke yang mudah diakses dari berbagai channel?

Zaman sekarang, bukan hanya penulis lepas yang mencari klien, namun klien juga mencari freelancers. Oleh karena itu, pastikan kamu punya profil/portfolio yang bagus dan membuatmu unik dari yang lainnya.

Selain itu, pastikan juga bahwa kamu membagi portfolio dan kontakmu dalam berbagai channel. Yang paling mendasar adalah media sosialmu. Namun, jangan berhenti sampai di sini! Sebagai penulis lepas, kamu juga bisa membangun portfolio dan branding dengan community posting. Misalnya, dengan menulis di media-media ternama yang memperbolehkan kamu mencantumkan namamu di berbagai publikasi.

Untuk blog pribadimu, kamu bisa andalakan berbagai metode digital marketing untuk menarik calon klien ke blog pribadimu, atau langsung ke portfoliomu! Keluarkan modal sedikit, dan undang langsung klien untuk melihat bagaimana kamu bisa membantu mereka!

4. Asah kemampuanmu, variasikan tawaranmu!

cara mencari klien

Bila berbagai usaha telah dilakukan dan klien belum kunjung datang, kamu nggak cuma bisa menunggu loh! Manfaatkanlah waktu ini untuk mengasah kemampuanmu, atau menambah tawaran yang bisa kamu berikan pada klien.

Banyak hal yang bisa kamu lakukan. Misalnya, kamu bisa mengambil kursus/sertifikasi online dalam menulis kreatif. Kamu bisa mendalami seni copywriting. Menulis di bidang yang belum pernah kamu tulis sebelumnya, belajar teknik SEO, menganalisa trafik dari Google Analytics, dan bahkan mempelajari periklanan sosial media untuk menambah trafik untuk klienmu!

Begitu juga dengan proses pembuatan konten lain, seperti membuat video, membuat infografis menggunakan Photoshop dan Ilustrator, membuat konten slides. Pelan-pelan, mulailah memasukkan keahlian barumu ke dalam konten yang kamu ciptakan. Misalnya membuat video wawancara dan unboxing, membuat ilustrasi menarik untuk gambar fitur.


Cara mencari klien memang membutuhkan seni yang bergantung pada dinamika masing-masing industri. Namun, cara-cara di atas adalah langkah-langkah dasar yang perlu ditempuh terlebih dahulu sebelum kamu bisa mendekatkan diri dan menjalin kerjasama lebih lanjut.

Kuncinya adalah jangan menghabiskan waktu bertanya mengapa tidak ada klien. Melainkan, selalulah manfaatkan waktu yang ada untuk mencari dan mengembangkan diri. Akhirnya, pasti ada orang yang kamu temui, antara klien baru atau kamu yang lebih jago. Bila beruntung, kamu akan bertemu dua-duanya.

Sumber gambar: cashbackauthority.com,bostonglobe.com, NearEMPTiness.

Related Posts

1 Comment

Comments are closed.

 
Site Menu