Masih Meragukan Manfaat Niche pada Blog? Coba Simak 4 Hal Ini

Niche blog sebenarnya bukan hal yang asing bagi seorang blogger. Namun sayangnya, banyak blogger yang sudah tahu apa itu niche, namun sengaja mengabaikannya untuk beberapa alasan.

Alasan yang paling banyak adalah mereka ingin bekerja sama dengan sebanyak mungkin brand. Adanya niche blog dirasa menghalangi mereka untuk memonetasi blog mereka dengan leluasa, karena mereka jadi hanya bisa bekerja sama dengan brand yang sejalan dengan niche blog mereka. Alasan kedua adalah ada beberapa blogger yang malas memperdalam ilmunya, karena memang menulis blog ber-niche butuh pemahaman yang cukup dalam dan terus bertambah.

Nah, apabila kamu sendiri sempat terpikirkan untuk mengabaikan ncihe blog, C2live akan mencoba mengingatkan kembali apa peran penting niche bagi blogger Indonesia:

1. Menarik di Mata Brand

Banyak blogger yang mengabaikan niche karena mereka ingin bisa bekerja sama dengan banyak brand tanpa ada batasan, sehingga mereka lebih leluasa memonetisasi blog mereka. Meskipun terdengar menarik, pola pikir ini sebaiknya kamu hindari.

Berdasarkan pengalaman bekerja sama dengan berbagai brand, C2live telah membuktikan hampir setiap brand mencari blog dengan niche dan segmen pembaca yang kuat. Brand mencari ambassador yang memiliki identitas yang kuat sehingga bisa membantu memasarkan produk mereka ke pasar yang tepat.

Dengan memiliki niche dan fokus bahasan yang tepat, kamu memiliki nilai jual yang lebih tinggi di mata brand.

2. Menampilkan Expertise yang Kamu Miliki

Hari ini ada begitu banyak opini yang bertebaran di internet, sehingga pembaca sering bingung harus membaca dan mengandalkan opini dari siapa. Nah, jika kamu sejak awal kamu memang memiliki niche tertentu, kamu akan bisa menjawab keresahan ini.

Karena jika konsisten memberikan konten berkualitas terkait topik tertentu, kredibilitasmu akan terbangun dan pembaca akan percaya pada opinimu. Nantinya, ketika ada orang yang bingung dan membutuhkan informasi yang kredibel, pembacamu akan merekomendasikan blogmu kepada mereka sebagai sumber referensi.

3. Memudahkanmu Menentukan Arah Kembang Blog

Memiliki visi arah perkembangan blog adalah kunci agar blogmu bisa awet dan terus tumbuh secara positif. Mulai dari sebuah visi sederhana, kamu bisa memetakan konten seperti apa yang kamu buat, target pembaca yang kamu ingin tuju, strategi pemasaran yang paling tepat, hingga skill apa saja yang perlu kamu pelajari.

Dengan memiliki niche, visi itu menjadi lebih jelas dan terarah. Kamu nggak mungkin jadi blogger yang terombang-ambing mengikuti kemana tren membawa. Justru sebaliknya, kamu bisa menciptakan tren sendiri karena kamu memiliki pasar yang kuat dan konten yang dipercaya pembaca.

Kamu bisa melahirkan rubrik tertentu yang akan menjadi ciri khasmu, atau bahkan membuka kelas workshop tentang personal branding. Potensi yang bisa kamu eksplorasi sangat luas selama kamu memiliki visi yang sejalan dengan niche blogmu.

4. Peluang Membuat Brand Sendiri

Jika kamu sudah mengelola blog dengan niche tertentu selama beberapa waktu, ada beberapa hal yang tentu sudah kamu kuasai: kehandalan dalam niche tersebut, target pembaca yang jelas dan terukur, dan juga kepercayaan dari pembaca.

Ketiga hal tersebut adalah modal yang sangat bermanfaat, apalagi jika kamu sudah berpengalaman memasarkan produk yang sejalan dengan niche-mu dan meraih hasil positif. Itu artinya, peluang untukmu memasarkan brand-mu sendiri terbuka lebar.

Dengan memiliki target pasar yang jelas dan pengalaman memasarkan suatu produk, kamu sudah menjawab tantangan pemasaran yang sering dicemaskan oleh brand. Tantanganmu hanya tinggal membuat sebuah produk berkualitas, agar pembaca yang sudah percaya padamu nggak kecewa telah membeli produkmu tersebut.


Tidak terikat pada niche memang membuatmu lebih leluasa. Kamu bisa menulis tentang apapun, dan juga bisa bekerja sama dengan brand apapun. Namun, konsekuensinya adalah kamu menjadi blog yang nggak punya identitas yang kuat dan unik. Jadi, ketika sewaktu-waktu ada blogger baru dengan traffic yang sedikit lebih baik darimu, kamu akan tersisih, brand nggak punya alasan untuk mempertahankanmu karena kamu nggak punya nilai jual yang unik.

Sebaliknya, jika kamu sudah memiliki identitas yang kuat dan mampu meraih kepercayaan pembacamu, brand nggak akan ambil pusing soal page views, domain authority, atau page authority-mu. Sama seperti pembacamu, brand juga sudah percaya pada blogmu dan kemampuanmu meyakinkan pembaca. Dengan keunikan dan identitas yang sedemikian kuat, kamu jadi nggak tergantikan di mata pembaca ataupun di mata brand.

Sumber: VideoBlock, Jeff Bulla, Pixabay, Re:invention, Expert Review.

Related Posts

Site Menu