Suka Curhat Di Blog? Coba Sampaikan dengan 5 Cara Ini Agar Menarik untuk Pembaca

Kalau kamu sedang blogwalking ke beberapa blog lain, kamu pasti akan menyadari bahwa banyak post berisi curahan hati si pemilik blog. Bahkan, banyak juga blogger yang mengawali karier blogging mereka dengan menjadikan blog sebagai media curhat mereka. Salah satunya tentu saja Raditya Dika yang dulu menuliskan kisah cinta di masa-masa awal blognya.

Belajar dari kasus Raditya Dika, meskipun terkesan personal, rupanya tulisan curhat semacam itu tetap bisa menjadi daya tarik tersendiri apabila dieksekusi dengan benar. Nah, jika ternyata kamupun suka curhat lewat blogmu, yuk pelajari 5 hal ini agar curhatanmu di blog tetap menarik di mata pembaca!

1. Ceritakan Pengalamanmu Melewati Masa Sulit

Untuk beberapa orang, curhat dengan cara menulis di blog adalah salah satu metode self-healing yang mujarab. Itulah sebabnya banyak blog yang bermula dari kotak keluh kesah pemiliknya sebelum akhirnya dikembangkan lebih serius..

Nggak ada yang salah dengan berkeluh kesan lewat tulisan di blog. Namun, akan jauh lebih baik jika curhatan yang kamu tulis di blogmu nggak hanya berisi keluh kesah saja, namun juga menceritakan bagaimana akhirnya kamu melewati fase-fase sulit tersebut. Jika kamu hanya membagi keluhan saja, kamu hanya akan menularkan energi negatif pada pembacamu, yang bisa jadi membuat pembacamu jengah dan kapok berkunjung.

2. Berbagi Kisah Perkembangan Kariermu

Salah satu hal yang pasti akan bermanfaat bagi pembaca adalah jika kamu menceritakan seluk beluk profesimu sekarang, dan bagaimana proses yang kamu jalani hingga bisa berada di posisi tersebut.

Lewat artikel jenis ini, kamu bisa menuangkan keluh kesahmu tentang berbagai kesulitan saat kamu harus belajar dengan disiplin, melewati fase melamar kerja dan interview, hingga tantangan sehari-hari yang kamu alami.

Tapi jangan lupa juga untuk menyampaikan keseruan dari pekerjaanmu sekarang. Ceritakan momen-momen di mana kamu mencapai keberhasilan dan berbagai momen membanggakan lainnya. Dengan begitu pembacamu bisa termotivasi dan terinspirasi dari kisah perjalanan kariermu.

Baca juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Sebaiknya Nggak Menunda Membuat Portofoliomu

3. Hindari Terlalu Emosional dalam Bercerita

Namanya juga menuliskan curahan hati, tentu akan melibatkan unsur emosional dalam tulisanmu tersebut. Hal ini adalah hal baik karena sentuhan emosional bisa membuat pembacamu merasa lebih relate dengan kisahmu, namun tetap harus hati-hati dalam menjaga porsinya agar tidak berlebihan.

Terlalu emosional berpotensi membuatmu kehilangan arah, bahkan bisa berujung pada menceritakan hal yang sama berulang-ulang. Selain itu, porsi emosional yang berlebih bisa bikin kamu terbawa suasana dan tanpa sadar menyalahkan orang-orang tertentu yang terlibat di curhatanmu.

Tentu hal itu sangatlah nggak bijak dan wajib dihindari. Apalagi kalau pada akhirnya kamu malah menyinggung perasaan seseorang. Bukannya menginspirasi, justru kamu malah memulai masalah baru.

4. Bagikan Pelajaran dari Orang Terdekatmu

Umumnya, blogger memang terbiasa menuliskan pengalaman-pengalaman pribadi mereka saja. Padahal, sebagai blogger, ada sumber inspirasi lain yang bisa kamu kembangkan. Salah satunya yaitu cerita-cerita inspiratif dari orang-orang terdekatmu. Jika kamu merasa cerita tersebut bisa memberi dampak positif pada pembacamu, maka jangan ragu untuk menuliskannya.

Blogmu nggak harus melulu berisi soal kamu. Bahkan, pembacamu mungkin juga ingin tahu lingkup sosialmu dan orang-orang yang berpengaruh pada kehidupanmu. Jadi, jangan ragu untuk menceritakan kisah mereka di blog, tapi tentunya setelah kamu mendapat persetujuan dari orang terkait ya!

5. Lengkapi dengan Quotes yang Berkesan

Ada begitu banyak blog curhatan di internet. Saking banyaknya, pembacamu bahkan mungkin sudah jenuh dan nggak tertarik lagi dengan cerita curhatanmu meskipun sebenarnya ceritamu mengandung pembelajaran yang baik.

Nah, untuk bisa mencuri perhatian di tengah ramainya blog curhat, pastikan kamu memiliki kalimat pembuka yang benar-benar memikat. Sehingga pembaca langsung tertarik untuk membaca lebih jauh dan menyelami cerita yang kamu sajikan.

Cara jitu lainnya adalah dengan menutup curhatanmu dengan quotes buatanmu yang berkesan dan powerful, sehingga pembaca merasa tercerahkan atau bahkan kagum dengan kisah yang baru mereka baca.

Akan lebih baik lagi jika kamu membuat quotes tersebut dalam format gambar. Tujuannya, agar pembacamu yang terinspirasi dengan quotes itu menyimpan dan menyebar luaskan quotes tersebut di media sosial mereka. Dampaknya, tentu saja akan semakin banyak orang yang mengenal blogmu.


Pada akhirnya, apapun bisa diolah menjadi sebuah konten blog yang menarik jika kamu bisa mengemasnya sesuai minat pembacamu, termasuk curhatanmu. Apalagi, mau nggak mau harus di akui mayoritas pembaca Indonesia sangat menggemari sesuatu yang memiliki unsur emosional di dalamnya. Jadi sebenarnya, tulisan curhatmu mengandung potensi yang lumayan besar!

Namun tentu saja, potensi besarpun akan sia-sia jika kamu nggak hati-hati mengemasnya. Jangan hanya menjadikan blog sebagai sarana meratapi kesedihanmu saja, namun juga imbangi dengan bagaimana kamu mengatasi fase-fase buruk tersebut dan menjadi pribadi yang lebih matang. Dengan begitu, pembaca nggak cuma menemukan unsur emosional, namun juga manfaat yang bisa menginspirasi mereka.

Bagaimana? Sudah siap menginspirasi pembaca dengan curhatanmu?

Sumber: authorinessaint, Wpos, Business Women Media, Tech in Asia, Oxford Learning.

Related Posts

Site Menu