5 Jenis Konten Blog yang Ampuh Menggaet Ribuan Viewers Per Hari

Kamu mungkin sudah pernah dengar dengan istilah konten adalah “raja”. Kalimat itu bisa jadi benar, karena memang konten adalah hal yang paling menentukan kesuksesan blogmu. Meskipun desain dan promosi juga hal yang penting, namun tanpa adanya konten yang berkualitas, pembacamu akan kapok berkunjung ke blogmu.

Itulah pentingnya memilih tema bahasan yang tepat untuk dijadikan konten. Dengan tema yang tepat, kamu bisa menarik ribuan pengunjung perhari dan membuat blogmu menjadi buah bibir.

Kalau kamu sedang ingin meningkatkan traffic blogmu, inilah beberapa pilihan tema yang layak kamu coba.

1. Humor

Hampir seluruh praktisi content marketing ternama sepakat bahwa konten yang bisa membuat seseorang tertawa lebih mudah viral dan tersebar luaskan. Baik dalam bentuk gambar, video, ataupun tulisan. Itulah sebabnya, kamu pun sebaiknya mulai menyisipkan unsur humor pada kontenmu.

Konten dengan unsur humor bukan berarti kontenmu harus ngelawak 100%. Nggak masalah jika kamu mau membahas hal-hal yang serius dan berat, unsur humor bisa kamu selipkan dalam bentuk gif atau meme, sehingga bisa menjadi penyegar bagi pembacamu.

Selain itu, unsur humor bisa kamu hadirkan lewat pemilihan gaya bahasa yang luwes. Untuk membahas sesuatu yang serius bukan berarti kamu juga harus memilih bahasa yang njelimet juga. Bahasa yang casual pun bisa kamu pilih, apalagi kalau kamu bisa menutup artikelmu denganpunchline yang lucu, tentu artikelmu jadi susah untuk dilupakan pembaca.

2. Politik

Meskipun banyak orang yang mengaku jengah dengan politik, namun harus diakui bahwa bahasan politik tetap menjadi bahasan yang laris manis di kalangan pembaca. Kalau kamu memang ingin menarik pembaca, jangan ragu untuk memilih tema ini.

Mengulas politik nggak harus dengan membahas berbagai berita politik level nasional. Kamu bisa membahas hal-hal mendasar seperti apa pentingnya melek politik dan bagaimana cara berpolitik sebagai seorang warga negara yang baik.

Kamu juga bisa memberikan personal touch pada artikelmu, misalnya dengan menceritakan dampak dari suatu kebijakan terhadap profesimu sekarang. Tapi ingat, kamu perlu menceritakan hal tersebut secara objektif dan nggak terpengaruh sentimen apapun, dengan begitu pembaca pun lebih mudah relate pada apa yang kamu ceritakan karena mereka merasakan hal yang serupa.

Baca juga: Begini Cara Menghasilkan 15 Artikel dalam Seminggu

3. Success Story

Pembaca sering kali mencari bahan bacaan yang bisa menginspirasi mereka. Itulah sebabnya konten dengan tema success story banyak digemari.

Kamu nggak perlu menceritakan pencapaian yang serba mewah dan muluk, kamu bisa menceritakan beberapa pencapaian sederhana namun berdampak positif. Misalnya, bagaimana kamu sukses menjadikan lari pagi sebagai sebuah kebiasaan barumu, atau tipsmu dalam mencari dan mendapatkan beasiswa.

Yang perlu kamu perhatikan saat menuliskan success story-mu adalah, kamu harus berhati-hati dalam menuliskannya. Kamu ingn menginspirasi pembacamu, bukan malah ingin terlihat sombong di mata mereka. Jadi kemas ceritamu menjadi lebih persuasif, sehingga kamu nggak sebatas menceritakan pencapaianmu tapi juga mengajak mereka melakukan hal yang sama.

4. Jurnal Travelling

Berbeda dengan beberapa tahun lalu, travelling kini sudah menjadi gaya hidup yang cukup lumrah di kalangan masyarakat Indonesia. Travelling sendiri nggak harus ke luar negeri, banyak juga yang justru travelling ke daerah pedalaman Indonesia di berbagai penjuru.

Sama seperti cara mengemas cerita success story, jurnal travelling nggak seharusnya malah membuatmu pamer bahwa kamu sudah pernah pergi ke suatu tempat. Tapi kamu justru berbagi soal hal seru apa yang terjadi dan pembelajaran apa yang kamu dapatkan dari perjalanan tersebut. Dengan begitu, pembaca pun terpancing untuk merasakan pengalaman seru itu sendiri.

Selain itu, berikan juga informasi soal perjalananmu secara kredibel. Jangan cantumkan informasi yang kamu sendiri masih ragu-ragu, karena itu bisa berpotensi merugikan pembacamu.

5. Tips dan Trik

Yang terakhir adalah artikel tips dan trik. Artikel jenis ini sudah bertebaran di mana-mana. Kamu bisa membaca beberapa artikel sejenis untuk memahami bagaimana cara mengemas artikel tips dan trik yang menarik.

Dengan banyaknya artikel tips dan trik, yang menjadi tantangan adalah bagaimana caramu menemukan tema atau topik yang unik untuk kamu ulas. Jika kamu membahas tips dan trik yang terlalu umum, maka sudah ada ribuan artikel sejenis yang menjadi pesaingmu. Bisa jadi artikelmu tenggelam begitu saja.

Akan lebih mudah jika blogmu sudah memiliki niche tertentu, yang artinya kamu pun sudah memiliki pembaca dengan minat dan ketertarikan yang jelas. Kamu hanya perlu berfokus pada niche tersebut sambil terus menggali wawasan baru, dengan begitu pembaca pun merasa kamu sigap dalam membagi informasi terbaru dan menjadikan blogmu sebagai sumber referensi nomor satu.


Memilih mengulas tema-tema di atas bukan berarti kamu harus mengubah niche blogmu. Justru tugasmu sebagai seorang blogger yang cerdik untuk menemukan benang merah antara topik-topik di atas dengan niche blog yang kamu kelola.

Jika kamu berhasil menyajikan jenis konten di atas dengan sudut pandang niche blogmu, pembaca pun pasti akan suka dan kemungkinan akan membagikan tulisanmu lewat media sosial mereka. Apalagi jika memang kerangka berpikir yang kamu tawarkan memang unik dan bermanfaat, pasti pembacamu akan memberikan apresiasi lebih dan semakin percaya dengan tulisan-tulisanmu.

Tentu kamu nggak boleh merasa cepat puas jika angka pembacamu mulai tumbuh. Jangan ragu untuk mengeksplorasi jenis konten lainnya agar pembacamu nggak jenuh dan angka pertumbuhan pembacamu nggak berhenti.

Sumber: Book in a Box, YouTube AMLO, Pinterest, Globo, Ethelda Costa, Snag.

Related Posts

Site Menu