Difitur Google

Ingin Blogmu Difitur Google? Begini Caranya!

I’m a writer at Content Collision

Mendapat peringkat teratas pada halaman pencarian adalah salah satu impian yang didambakan sebagian besar blogger. Karenanya, wajar saja bila mereka sering berlomba-lomba untuk mendapatkan peringkat teratas pada SERP.

Bahkan, seiring dengan terus berkembangnya algoritma Google, kini orang-orang sudah tidak lagi mengincar peringkat teratas, namun menargetkan diri agar situs/halamannya difitur langsung oleh hasil pencarian Google. Bisa jadi, kamu pun adalah salah satu di antaranya.

Bentuk-bentuk hasil pencarian featured oleh Google

Sampai sini, mungkin kamu bertanya-tanya tentang apa maksud difitur oleh Google. Pernahkah kamu melihat hasil-hasil pencarian seperti ini?

Difitur Google

List Snippet

 

Difitur Google

Paragraph Snippet

 

Difitur Google

Table Snippet

Gambar-gambar di atas merupakan snippet berbentuk paragraf, daftar, dan tabel. Hasil pencarian yang ada dalam kotak-kotak tadi merupakan contoh beberapa konten yang difitur Google. Adapun konten yang difitur langsung oleh Google merupakan konten top di antara konten-konten lain sejenisnya.

Sebagai blogger, kamupun mungkin sudah mengupayakan berbagai cara untuk menempati posisi teratas pada SERP. Tapi, mengapa ada orang-orang di luar sana yang tulisannya berhasil difitur oleh Google sedangkan tulisanmu tidak?

Soal ini, Google melakukan penempatan konten pada hasil pencariannya berdasarkan minat para penggunanya (users’ intent). Dengan kata lain, Google akan menampilkan konten-konten yang memang ingin dilihat oleh para penggunanya pada SERP.

Jika kamu perhatikan, contoh-contoh featured result tadi mampu menunjukkan informasi terkait keyword yang dicari secara ringkas dan tepat sasaran, sehingga pembaca bisa memahami jawaban dari informasi yang dicarinya dengan cepat. Karakter-karakter seperti itulah yang menjadikan konten tersebut menarik dan mengundang, sehingga banyak dikunjungi orang.

Jadi, jika kamu ingin artikelmu muncul pada peringkat atas Google, apalagi difitur langsung olehnya, pastikan dulu bahwa konten yang kamu sajikan bisa menjawab kebutuhan para pengguna Google. Berikut adalah beberapa cara untuk mengoptimasi kontenmu agar lebih berpotensi difitur Google?

Tingkatkan rank kontenmu

Difitur Google

Semakin tinggi peringkatmu pada SERP Google, semakin besar kesempatanmu untuk difitur Google. Karena itu, kamu perlu menjaga performa blogmu agar konten-kontenmu yang terindeks di Google senantiasa mendapat peringkat-peringkat teratas pada SERP.

Sehubungan dengan ini, riset Ahrefs juga menunjukkan bahwa sebagian besar konten yang difitur Google adalah konten-konten dari 10 situs terbaik dunia berdasarkan keywordkeyword yang ada.

Ada beberapa tools yang bisa kamu manfaatkan untuk memantau rank situsmu. Kamu bisa coba menggunakan CheckPageRank.net, SimilarWeb, Cyfe untuk itu. Dengan terus memantau rank yang kamu miliki, kamu jadi bisa dengan mudah mengetahui kapan kamu perlu mengembakan lagi konten yang kamu miliki.

Berikan jawaban pada pertanyaan-pertanyaan pembaca

Difitur Google

Sebagian besar konten yang difitur oleh Google memuat informasi tentang hal-hal yang sering ditanyakan oleh kalangan pembaca. Karenanya, kamu perlu mengamati pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang sering muncul di antara pembaca.

Untuk itu, kamu bisa secara rutin menengok kolom komentar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pembacamu. Jadikanlah itu sebagai topik untuk kamu ulas pada artikel berikutnya.

Selain itu, kamu juga bisa menggali berbagai pertanyaan baru untuk dijawab dengan memantau forum-forum tanya jawab. Dari situ, kamu bisa melihat pertanyaan-pertanyaan mana saja yang belum terjawab publik sehingga bisa kamu sajikan sebagai tulisan yang orisinal dan bermanfaat bagi para pembaca.

Sajikan informasi yang ringkas

Difitur Google

Informasi yang tepat guna adalah informasi yang bisa disampaikan secara ringkas sesuai kebutuhan. Apalagi, dengan kesibukan yang semakin padat, attention span masyakarat sekarang sudah semakin memendek. Mereka tidak akan menyukai tulisan yang terlalu bertele-tele dan tidak bisa mengunci fokus mereka.

Namun, informasi yang terlalu singkat dan umum juga tidak akan dirasa bermanfaat. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan jumlah kata yang kamu gunakan; jangan sampai terlalu banyak ataupun terlalu sedikit.

Gunakan subjudul dan pemisah paragraf

Difitur Google

Mungkin terdengar sederhana, namun penggunaan dua elemen tersebut bisa sangat membantu agar tulisanmu tidak terlalu melelahkan dan membosankan untuk dibaca.

Penggunaan subjudul akan membantumu dalam melakukan pembabakan tulisan supaya lebih terstruktur dan mudah dipahami pembaca. Di sisi lain, pemisah paragraf memegang peranan yang penting karena pembaca masa kini lebih menggemari paragraf yang ramping. Ketika disuguhkan paragraf yang panjang, mereka akan cenderung enggan untuk membaca dengan saksama.

Gunakan daftar dan tabel

Difitur Google

Paragraf memang merupakan bentuk konten tulisan yang paling umum. Namun, jika semua kontenmu hanya berisi paragraf dari awal hingga akhir, tulisanmu akan menjadi tidak atraktif.

Di sisi lain, daftar (list) dan tabel bisa menarik perhatian yang lebih kuat dari pembaca. Sebab, dengan bentuknya yang ringkas, daftar dan tabel mampu memuat beragam informasi secara ringkas, padat, dan tertata. Itulah mengapa Google juga mengambil bentuk snippet daftar dan tabel untuk difitur.


Membuat konten yang akan difitur Google memang bukan tantangan yang mudah. Namun, dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu bisa jadi selangkah lebih dekat untuk mendapatkannya.

Terlepas dari mendapat fitur atau tidak, sebagai blogger Indonesia, sudah sepatutnya kita terus berusaha menghasilkan tulisan-tulisan yang berkualitas agar benar-benar bisa bermanfaat bagi para pembaca di tanah air. Semangat!

Sumber gambar: E2MSolutions, Tech Arrival, MarketDojo, Living Magazine, Kursus Komputer Gratis, Adobe Help Center.

Related Posts

 
Site Menu