SSL

Kenali SSL lebih dalam untuk Dukung Performa Situs Blogmu

Kalau kamu ingin jadi blogger yang sukses, memproduksi konten-konten yang berkualitas saja tidaklah cukup. Masih ada hal-hal lain yang juga perlu kamu optimasi agar blogmu bisa menjalankan performa terbaiknya.

Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian lebih adalah memastikan bahwa situs blogmu aman dari berbagai ancaman. Sehubungan dengan hal ini, penggunaan Secure Socket Layer (SSL) adalah salah satu langkah yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan keamanan blogmu.

Lantas, bagaimana sebenarnya SSL bisa memberikan perlindungan terhadap blogmu? Adakah manfaat lain yang bisa kamu dapat? Bagaimana cara mengaktifkan SSL untuk blogmu? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut!

Apa itu SSL?

SSL

SSL merupakan sebuah protokol kriptografi yang memungkinkan komunikasi antarjaringan komputer terjadi dengan lebih aman. Sebab, ketika kamu menggunakan SSL, protokol komunikasi situsmu akan terenkripsi dalam bentuk HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure). Kata “Secure” pada ekstensi tersebut menunjukkan bahwa protokol ini menggunakan enkripsi yang aman dibandingkan dengan versi sebelumnya, HTTP.

Dengan menggunakan enkripsi tersebut, hacker akan lebih sulit untuk mencuri data dari situsmu. Karenanya, SSL seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menunjukkan bahwa keamanan situsnya terjamin, seperti situs-situs e-commerce.

Mengapa Blogmu Perlu Menggunakan SSL?

SSL

Salah satu hal yang perlu kamu perhatikan dalam pengembangan blog adalah mengupayakan agar situs blogmu mendapat rank yang tinggi pada SERP. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya kamu perlu menyesuaikan blogmu mengikuti standar yang ditetapkan Google.

Seiring berjalannya waktu dan semakin berkembangnya teknologi, Google terus berupaya untuk meningkatkan keamanan situs-situs web yang ada di internet. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menggunakan enkripsi HTTPS .

Upaya pengamanan menggunakan HTTPS ini sudah dilangsungkan sejak beberapa tahun belakangan. Sejak saat itu, Google sudah mulai mengkategorikan situs dengan protokol HTTP sebagai situs yang tidak aman.

Tidak hanya sampai situ, dalam beberapa tahun terakhir, Google terus menekankan pentingnya HTTPS bagi situs web. Sehubungan dengan hal ini, Google mengumumkan bahwa HTTPS akan menjadi salah satu faktor yang dilibatkan dalam algoritma penghitungan rank mereka.

Jadi, semakin jelas kan alasan soal mengapa kamu perlu menggunakan SSL untuk blogmu?

Baca juga: Bingung Memilih Web Hosting? Inilah Perbandingan 5 Hosting Andalan Indonesia

Cara Kerja dan Bagaimana Mendapatkan Sertifikat SSL

Untuk mengetahui apakah suatu situs sudah dilengkapi dengan sertifikat SSL, kamu bisa melihat bagian address bar saat mengakses situs yang akan kamu tuju. Jika terdapat tulisan “https” berwarna hijau atau lambang gembok pada address bar, maka itu menunjukkan bahwa situsmu sudah mendapat sertifikasi SSL.

Dengan munculnya tanda tersebut pada tampilan browser, pengunjung jadi bisa mengetahui bahwa koneksi antara browser dan server website yang terhubung pada situsmu berjalan dengan aman.

Lalu, bagaimana caranya mendapatkan sertifikat SSL ini? Pertama-tama, kamu perlu memastikan bahwa situsmu menggunakan hosting dengan dedicated IP address. Dengan menggunakan dedicated IP address, kamu jadi bisa memastikan bahwa trafik yang menuju ke IP address tersebut hanya masuk ke situs milikmu.

Untuk mendapatkan dedicated IP address, sangat disarankan untuk menggunakan layanan hosting dari provider yang cukup besar. Sebab, hosting provider kecil biasanya hanya menawarkan kategori shared IP address saja.

Setelah itu, kamu baru bisa mendapatkan sertifikat SSL yang membuktikan bahwa situs tadi memang merupakan milikmu. Sertifikat ini berupa sebuah paragraf berisi angka dan huruf yang hanya diketahui oleh situsmu.

Jadi, ketika orang-orang mengunjungi situsmu melalui HTTPS, akan ada proses verifikasi terhadap paragraf tersebut yang memastikan keamanan situs milikmu. Selain itu, protokol tersebut juga akan mengenkripsi semua data yang masuk dan keluar dari situs milikmu.

Nah, kalau untuk mengaktifkan dan menginstalasi SSL pada situsmu, kamu bisa langsung meminta bantuan dari hosting provider yang kamu pakai untuk melakukannya. Jika hal tersebut sudah dilakukan, berarti situsmu sudah bisa diakses melalui HTTPS.


Sumber gambar: Business Partner Magazine, Sites n Stores, Sricomp Technologies, Nettix Peru.

Related Posts

Site Menu