monbang

Berkah Alam di Kampung Tradisional Monbang

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

Senyum ramah para tetua adat mengembang ketika menyambut kami. Dengan hangat mereka menjabat tangan kami satu persatu. Merangkul dan mengajak membaur dengan sangat antusias.

 

Kulit kayu dijadikan pakaian? Bagaimanakah caranya? Itulah pertanyaan yang kami lontarkan ketika diajak berkunjung ke salah satu perkampungan tradisional yang ada di Alor selain Kampung Takpala. Perkampungan itu adalah Kampung Tradisional Monbang, sebuah kampung yang dihuni oleh Suku Kabola. Suku yang menggunakan kulit kayu sebagai busananya. Kampung tradisional Monbang merupakan perkampungan asli Suku Kabola.

DSC_0303.jpg

Jalan menanjak dan berkelok-kelok harus kami tempuh dari Kalabahi. Perjalanan yang harus ditempuh adalah sekitar 7 km untuk mencapai Kampung Tradisional Monbang. Di tengah perjalanan menuju desa tersebut, kami  disuguhi dengan pemandangan cantik dari Teluk Mutiara.

ampung tradisional Monbang tepatnya berada di Desa Kopidil, Kecamatan Alor Barat Laut. Perkampungan tradisional Monbang dapat ditempuh dengan kendaraan roda 4 dalam waktu 45 menit dari Kalabahi. Kampung tradisional Monbang ini mirip dengan Kampung Tradisional Takpala. Mulai dari rumah adatnya, warganya, juga tariannya. Yang menjadikan Suku Kabola lain dari yang lain adalah bajunya. Jika suku lain di Alor menggunakan bahan kain tenun untuk pakaiannya, Suku Kabola menggunakan pakaian yang  bahan utamanya adalah kulit kayu.

Ketika sampai di Kampung tradisional Monbang, kami langsung disambut dengan Tari Perang dan Tari Lego-Lego. Suara gendang yang…

Related Posts

 
Site Menu