kompetisi blogging

Yuk, Kenalan dengan Bimo, Pemenang III by Vote dari Blogging Competition C2live bersama EV Hive!

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

Terkadang, menghadapi ketakutan kita bisa memberikan hasil yang besar. Jadi, jangan pernah takut menghadapi ketakutan terbesarmu. Berbekal prinsip itu, Bimo Aji Widyantoro atau yang lebih akrab disapa Mas Bimo oleh teman-temannya ini berhasil meraih juara III berdasarkan akumulasi voting pada salah satu kompetisi blogging hasil kolaborasi EV Hive dan C2live. Yuk, intip bagaimana kisah Bimo berhasil meraih juara III pada Blogging Competition C2live bersama EV Hive!

1. Mulai Menulis Karena Lingkungan

kompetisi bloggingSumber: Ian Schneider

Saat ditanya kapan mulai tertarik di bidang kepenulisan, Bimo menjawab niatnya menulis muncul saat ia bergabung di komunitas blogger Makassar. Menurutnya, menulis bukan hanya sekedar hobi, tapi juga sebuah bentuk komunikasi. Menulis kata demi kata, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah kalimat, hingga menghasilkan sebuah informasi — sebuah pesan bermakna yang bisa ia sampaikan pada orang lain. Dalam hal ini, tentu saja orang lain yang dimaksud adalah pembaca blognya. Menulis merupakan cara Bimo mengekspresikan jiwanya. Bagi Bimo, menulis bisa dibilang sebagai ‘candu’ yang sehat.

Tema dan topik-topik yang Bimo sukai beragam, beberapa di antaranya adalah travelling dan topik seputar kehidupan atau daily life.

Saat melihat blog milik temannya yang juga salah satu peserta dari Blogging Competition C2live bersama EV Hive, Bimo memutuskan mencoba peruntungannya di lomba ini.

2. Perjalanan Blogging Bimo Nggak Mudah

kompetisi bloggingSumber: Kaitlyn Baker

Meski baru mulai aktif di dunia kepenulisan pada tahun 2015, Bimo sendiri mulai belajar blogging sejak tahun 2011, lho. Saat itu, blog yang ia rintis fokus membahas tema perjalanan wisata dan sosok-sosok inspirasi. Perjalanan blogging-nya pun penuh warna. Mulai dari mencoba variasi widget, mencari header blog yang pas, sampai mengutak-atik kode-kode template blognya. Bimo juga terus melatih kosakata yang ia pakai saat menulis.
Waktu itu, Bimo belum benar-benar tertarik pada dunia blogging. Sampai pada akhirnya Bimo nggak sengaja menemukan laman blog yang ia anggap menarik di tahun 2013. Nah, saat itulah Bimo mulai menekuni dunia blogging dengan lebih serius.

3. Sempat Canggung dan Ragu Mengikuti Lomba

kompetisi bloggingSumber: Alejandro Escamilla

Berawal dari sekedar ingin mengasah kemampuan menulis yang ia miliki, mengikuti Blogging Competition C2live bersama EV Hive bukan hanya sekadar berburu hadiah bagi Bimo. Ia memang mengakui kalau hadiah yang ditawarkan menarik, tapi niat sesungguhnya adalah ia ingin tulisannya jadi lebih baik dibanding tulisan yang sudah dibuatnya selama ini. Sempat ada keraguan di hatinya saat menimbang-nimbang keputusan untuk mengikuti Blogging Competition C2live bersama EV Hive. Pasalnya, ini adalah lomba pertama yang ia ikuti di luar kota domisilinya. Sebelum ini, Bimo hanya mengikuti lomba berskala lokal saja. Siapa sangka, ternyata Bimo berhasil memenangkan juara ke-III.

Salah satu hal menarik dari proses penulis artikel untuk lomba ini adalah meski sudah mulai menulis sejak lama, Bimo cukup kesulitan saat mempersiapkan diri untuk Blogging Competition C2live bersama EV Hive. Bimo sama sekali nggak familiar dengan istilah coworking space yang notabene merupakan EV Hive itu sendiri. Sebagai salah seorang yang tinggal di daerah pelosok Sulawesi Selatan, istilah coworking space sangat asing buat Bimo.
Kesulitan kedua yang dihadapi Bimo adalah mencari informasi. Bagaimana caranya ia bisa membuat review sebuah tempat di kota yang asing, yaitu di Jakarta?

Tapi kebingungan ini nggak mengurungkan niatnya untuk memenangkan lomba. Bermodalkan koneksi internet, Bimo mencoba menggali semua informasi yang bisa didapatkan mengenai EV Hive melalui media sosial dan juga informasi-informasi lainnya dari teman-teman blogger yang jadi peserta. Malah, teman-temannya yang menyemangati Bimo supaya berani mengikuti lomba. Dari situlah, Bimo mencoba membayangkan dan meracik tulisannya soal EV Hive. Usaha kerasnya berbuah manis, Bimo berhasil meraih juara ke-III meskipun ia seorang peserta dari luar kota.

4. Tips Buat Teman-Teman Blogger

kompetisi bloggingSumber: Pineapple Supply Co.

Tips Bimo sebenarnya sangat simpel; kerja keras dan niat. Menurutnya, informasi adalah senjata paling penting dalam setiap pertempuran. Apalagi di era digital seperti sekarang. Jadi, sebelum mengikuti sebuah lomba, biasakan menggali informasi mendalam soal tema yang dilombakan. Selain itu, Bimo juga menganggap keberanian untuk keluar dari zona nyaman itu perlu. Hal ini dirasakannya sendiri saat harus menulis artikel tentang EV Hive, yang jauh dari tipe tulisan yang ia tulis selama ini

Bagi Bimo, Blogging Competition C2live bersama EV Hive memberikan kesan yang baik karena semua detail informasi lombanya dijelaskan dengan jelas dan profesional.

5. Apa Rencana ke Depannya sebagai Penulis?

kompetisi bloggingSumber: Patrick Fore

Sudah terlanjur jatuh cinta dengan dunia kepenulisan, blogger muda yang perrnah memenangkan juara I di lomba flash blogging Makassar ini memastikan kalau dirinya ingin tetap menjadi penulis blog di masa mendatang. Bimo sendiri memiliki prinsip apa yang sudah dijalani tetap harus dijalankan, bahkan hingga bosan. Walaupun dia merasa kata ‘bosan’ sebenarnya nggak ada di kamus hidupnya.


Perjalanan Bimo menjadi pelajaran bagi kita—terutama para penulis—untuk jangan pernah takut menghadapi sesuatu yang baru. Seperti halnya Bimo, yang berjuang melawan segala keterbatasan yang ada untuk tetap melanjutkan mimpinya. Meskipun sempat canggung dan ragu bisa menang, usahanya membuktikan kalau keterbatasan sarana nggak menghalanginya untuk berprestasi. Nah, bagi kamu yang masih belajar menulis, jangan pernah ragu untuk terus mengasah kemampuanmu! Di Blog C2live, kamu bisa menemukan banyak tips menulis yang menarik, lho!

Related Posts

 
Site Menu