ganti template blog

Ini 4 Cara Mudah Ganti Template Blog untuk Bikin Tampilan Jadi Lebih Oke!

Tampilan blog yang keren adalah salah satu alasan pembaca mau berlama-lama singgah di blog seseorang. Blog yang tampilannya terlalu standar akan terlihat membosankan dan membuat pembaca malas mengeksplor konten lebih jauh, belum lagi karena fitur navigasi blognya nggak jelas dan susah ditemukan. Nah, untuk itu, segera lah ganti template blog kamu supaya lebih terkesan hidup.

Bingung bagaimana cara mengganti tema di WordPress untuk untuk blogmu? Yuk simak tutorial dari C2live!

1. Pilih Theme yang Kamu Mau

ganti template blog

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk mengubah tema WordPress adalah memilih theme yang pas dengan tampilan konten blog-mu. Kamu bisa melakukannya dengan membuka pengaturan atau My Sites dan memilih menu Themes. Setelah memilih menu Themes, kamu bisa menemukan pilihan dalam dua kategori, yakni berbayar dan gratis. Jika dua kategori tersebut terlalu memusingkan karena pilihannya terlalu banyak, kamu bisa mempersempit pilihan dengan menerapkan pengaturan yang lebih spesifik, seperti feature, layout, column, subject, dan style.

2. Sebelum Diaktifkan, Pastikan Semuanya Sempurna Lebih Dulu!

ganti template blog

Setelah kamu memilih themes yang sesuai dengan keinginanmu, jangan langsung diaktifkan! Pastikan kalau semuanya sempurna lebih dulu. Sempurna dalam artian tampilan, warna, urutan, dan lainnya sesuai dengan ekspektasimu. Untuk itu, saat kamu memilih themes, pilihlah Open Live Demo. Setelah itu, pilih Try & Customize.

Cara mengganti template di WordPress ini tidak hanya akan memperbarui tampilan blogmu, namun juga memungkinkan kamu memiliki identitas unik yang berbeda dibanding blog-blog lainnya. Jadi, jangan buru-buru!

Baca juga: Ini Cara Sederhana Memasang Google Analytics dalam Blogmu

3. Customize dari Awal sampai Akhir

ganti template blog

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat melakukan kustomisasi dan mengubah tema WordPress ini. Agar tidak kebingungan, kamu bisa mengikuti tutorial singkat cara mengganti tema WordPress berikut:

Pertama, Site Identity. Fitur ini bisa digunakan untuk menamai blog kamu dan memberikan tagline blog. Nama dan tagline yang menarik nggak hanya bikin blog terlihat semakin menarik, namun juga mudah diingat pembaca.

Kedua, Colors & Backgrounds yang bertujuan untuk menentukan warna dasar blog kamu. Sekadar saran, hindari warna-warna yang terlalu terang seperti merah atau kuning agar pembaca merasa betah berlama-lama membaca konten yang ditampilkan.

Ketiga, Fonts dengan fungsi mengatur tulisan. Baik dari model tulisan, jenis tulisan (italic, bold, regular, atau italic bold), hingga besarnya tulisan.

Keempat, Header Image. Fungsi fitur yang satu ini adalah menentukan gambar yang “pas” untuk header blog kamu. Ada beberapa opsi dari WordPress yang bisa kamu pilih, namun kalau semua pilihan yang ada terasa kurang sesuai, kamu bisa meng-upload gambar pilihanmu sendiri.

Kelima, menu untuk mengatur fitur apa saja yang bisa ditampilkan blogmu. Misalnya, about untuk menampilkan deskripsi dirimu tau portfolio untuk menampilkan proyek yang pernah kamu lakukan sebelumnya. Nama dan link dalam menu ini bisa kamu sesuaikan sendiri. Apapun menu yang kamu inginkan, bisa diwujudkan!

Keenam, Content Options yang berfungsi mengatur tampilan dan detail konten yang dipublikasikan berikut feature image-nya.

Ketujuh, Widgets, untuk mengatur fitur tambahan bawaan dari WordPress pada tampilan blog, seperti suara, kalender, dan sebagainya.

Kedelapan, Homepage Settings yang berfungsi mengatur tampilan beranda blog kamu, seperti urutan posting-an konten.

Kesembilan, yang terakhir, Feature Content untuk mengatur tampilan konten feature atau konten unggulan pilihan kamu.

4. Tinjau Ulang untuk Memastikan Reader’s Experience

ganti template blog

Apabila kamu sudah selesai melakukan kustomisasi blog, tahap selanjutnya dalam mengganti template blog adalah dengan meninjau ulang hasilnya. Masuklah ke blogmu dan berselancarlah di sana. Posisikan dirimu sebagai pembaca dan pelajari apakah tampilan baru blogmu sudah cukup nyaman atau belum.

Tinjau ulang apakah font style dan font size sudah pas, apakah navigasi di blogmu sudah tidak membingungkan, dan jangan lupa tinjau kembali apakah ada widget yang sebenarnya tidak terlalu bermanfaat. Cara ini akan membantumu memastikan pembaca akan mendapat reader’s experience yang nyaman saat mereka berkunjung ke blogmu.

Bahkan, untuk hasil yang lebih baik, kamu bisa berkonsultasi ke teman-teman bloggermu dan meminta mereka memberi penilaian soal tampilan barumu. Bisa jadi, mereka memiliki beberama saran keren yang bisa bermanfaat untuk blogmu!


Ganti template blog dan membuatnya terlihat lebih hidup itu nggak susah, kan? Dengan tiga langkah, semua beres! Yang terpenting, kamu harus detail dan teliti dalam menentukan apa saja yang perlu diatur dalam tampilan. Jumlah fitur yang dipasang di blog juga perlu dipertimbangkan.

Fitur yang terlalu banyak tapi nggak perlu-perlu banget akan membuat pembaca kebingungan. Sebaliknya, fitur yang terlalu sedikit juga nggak menutup kemungkinkan mempersulit pembaca dalam mencari konten yang diinginkan. Untuk itu, buatlah tampilan yang seminimalis mungkin dengan perhitungan yang akurat.

Bagaimana? Siap untuk ganti template blog sekarang?

Sumber Gambar:
Kaltblut Magazine, Krisna Sanarta, Krisna Sanarta, Krisna Sanarta.

Related Posts

Site Menu