Writer's Block

Hadapi Writer’s Block dengan 5 Ide Ini agar Blogmu tetap Ramai

I’m a writer at Content Collision

Sering berjuang melawan writer’s block yang kerap menghampiri?

Tak bisa dipungkiri, tekanan dari kesibukan sehari-hari serta turunnya motivasi dan kepercayaan diri bisa sangat mempengaruhi kejernihan berpikir untuk mencari inspirasi menulis. Hal tersebut akhirnya sering berujung pada hambatan blogging yang dirasa menjengkelkan.

Namun begitu, sebagai blogger, kamu tetap perlu menyiasati situasi tersebut, bukan? Karenanya, yuk intip dulu lima strategi berikut agar blog post-mu tetap update dikunjungi pembaca!

1. Perbaharui konten lama

Writer's Block
Mungkin rekomendasi ini sudah sering kamu temukan dari berbagai sumber. Mungkin juga, cara ini tidak terkesan akan menghasilkan dampak yang signifikan bagi blogmu. Namun nyatanya, postingan lama dianggap lebih bernilai daripada yang artikel baru, lho.

Memang, artikel yang didasarkan pada informasi terkini menawarkan konten yang lebih update dan relevan dengan situasi terkini. Namun, jika dilihat dari sisi SEO, artikel lama dinilai memiliki tingkat maturity yang lebih tinggi.

Sebab, yang membuat sebuah blog post berharga adalah bukan 1.000 pageviews yang bisa didapatkan dalam waktu sesaat. Namun bagaimana postingan tersebut bisa mendulang hingga 10.000 bahkan setelah bertahun-tahun dipublikasikan.

Artinya, sebenarnya kamu perlu menyiasati blog posts-mu agar tetap dicari orang-orang. Salah satu cara yang paling efekif adalah dengan memperbaharuinya dengan informasi terkini agar tetap relevan dengan kebutuhan terbaru para pembaca.

Dengan cara tersebut, blog post lamamu akan mampu menarik lebih banyak trafik organik. Jadi, selain menyelamatkanmu dari kebuntuan inspirasi, memperbaharui konten lama juga bisa membantu mendongkrak pertumbuhan blogmu, lho.

Masih enggan mencoba?

2. Ikut diskusi forum atau komunitas

Writer's Block
Salah satu hal yang paling lumrah untuk dilakukan oleh blogger ketika sedang menghadapi writer’s block adalah mencari inspirasi melalui internet. Tentunya, ini bukan hal yang salah untuk dilakukan. Namun, ketika berselancar di internet, apakah kamu yakin sudah mencari inspirasi menulis secara efektif?

Cara seperti apa yang kamu lakukan? Kalau kamu hanya mengetikkan kata kunci-kata kunci secara random pada search engine, tentu probabilitas untuk mendapatkan informasi yang akan kamu dapatkan juga akan kecil.

Karenanya, ada baiknya kamu melakukan hal yang satu ini dengan tepat sasaran. Sebagai contoh, kamu bisa melakukan browsing pada forum-forum diskusi dengan niche yang sesuai dengan blogmu.

Atau, kamu juga bisa bergabung dengan komunitas atau grup media sosial dan melakukan blogwalking untuk berdiskusi dengan para rekan-rekan blogger di luar sana. Cobalah ajukan berbagai pertanyaan yang berhubungan dengan pengembangan blogmu. Dari situ, kamu jadi bisa mendapat materi untuk diulas dalam blog post terbarumu.

3. Buat daftar referensi informasi

Writer's Block
Ada kalanya kita merasa sangat jengah dengan rutinitas sebagai blogger dan benar-benar tidak bisa mengembangkan ide untuk menulis artikel baru. Walaupun sudah mencoba mencari inspirasi ke sana kemari, tetap saja terasa sulit untuk merangkai kata menjadi kalimat, dan kalimat menjadi paragraf.

Jangan khawatir, hal itu masih wajar dialami. Namun, apakah kamu mau membiarkan blogmu gersang untuk waktu yang tidak dapat ditentukan karena hal itu?

Salah satu cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi situasi seperti itu adalah membuat daftar sumber referensi untuk dibagikan kepada pembaca melalui blogmu. Maksudnya seperti apa?

Cari tahu dulu topik yang sedang digandrungi oleh para pembacamu. Jika kamu sudah mengetahui suatu topik tertentu yang akan disukai pembaca, galilah informasi yang lebih dalam mengenai topik tersebut.

Kamu bisa mengulik berbagai blog atau situs yang ada di internet yang membahas mengenai topik tersebut. Dari sekian banyak situs dan blog yang kamu kunjungi, tandailah mereka yang mampu memberikan penjelasan in-depth mengenai topik terkait.

Selanjutnya, rangkumlah sumber-sumber tersebut menjadi daftar referensi yang bisa dimanfaatkan oleh para pembaca blogmu. Hubungkanlah tiap item referensi dengan situs blog asalnya, dan berikan penjelasan singkat mengenai ulasan yang disajikan oleh masing-masing sumber.

Sebagai nilai tambah, sampaikanlah juga alasan mengapa sumber-sumber tersebut kamu rekomendasikan untuk dibaca oleh para pengunjung blogmu. Dengan melakukan hal ini, kamupun jadi bisa menyuguhkan direktori sederhana yang bermanfaat bagi para pembaca walau sedang dilanda writer’s block.

Baca juga: Ingin Bebas dari Writer’s Block? Terapkan 7 Tips Ini!

4. Olah kembali bacaan dari sumber lain

Writer's Block
Sibuk mencari inspirasi, akhirnya malah keterusan membaca tulisan-tulisan milik orang lain? Tidak apa. Justru, hal tersebut bisa memancing daya kreativitasmu. Dari sekian bacaan yang kamu lahap sambil mencari ide, tentu kamu akan menemukan sepenggal-dua penggal kalimat yang menarik atau bisa kamu relate dengan jalan pikirmu.

Nah, manfaatkanlah gagasan pokok dari kalimat tersebut untuk kamu olah kembali sesuai dengan pengalaman pribadi dan gaya bahasamu. Dengan begitu, kamu bisa menghindari kesulitan mencari ide pokok dan tinggal mengembangkannya saja dari hal-hal yang kamu temukan.

5. Lakukan wawancara dengan berbagai narasumber

Writer's Block
Terkadang, walaupun kamu sudah luntang-lantung memutar otak dan mencari inspirasi seorang diri dari berbagai sumber, mengembangkan ide tetap terasa sangat sulit. Jika sudah begitu, mungkin sudah saatnya kamu mencari inspirasi dengan melibatkan orang lain.

Pasalnya, ketika kamu berinteraksi dengan orang lain, akan ada saja hal-hal tak terduga yang kamu temukan. Bagaimanapun juga, apa yang ada di dalam pikiran setiap orang pasti berbeda-beda. Dengan berinteraksi dan berkomunikasi bersama orang lain, kamu bisa menemukan insights yang tadinya tak terpikirkan olehmu.

Nah, agar kamu bisa menyajikan tulisan yang bermanfaat dari upaya ini, cobalah untuk menyasar blogger ternama, pakar industri, atau tokoh berpengaruh. Alasannya, selain karena mereka cenderung mampu memberikan informasi yang lebih berbobot dan menarik, orang-orang tersebut biasanya juga senang mendapat perhatian publik dan dijadikan referensi bagi khalayak ramai.


Writer’s block memang merupakan sebuah tantangan yang kerap melanda para blogger. Namun demikian, kamu harus selalu memiliki seribu akal untuk menyiasatinya. Jangan sampai blogmu menjadi gersang berhari-hari karena terhambat daya kreativitas yang sedang mandek.

Jika kamu cermat mengamati hal-hal disekitarmu, akan ada saja kok materi yang bisa kamu jadikan inspirasi menulis. Yang penting, kamu harus selalu memiliki semangat untuk terus mengembangkan blogmu dengan gigih.

Semangat terus, ya!

Sumber gambar: The Daily Dot, tda group, LetsIntern, Steve Kimes, Salesforce, Stylist.

Related Posts

 
Site Menu