street-photography-bersama-kang-dudi-fitur

Jadi Lebih Percaya Diri Memotret Berkat Workshop Street Photography Bersama Kang Dudi

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

Sabtu (24/02), C2live dan Kelas Blogger mengadakan acara workshop bertajuk Street Photography bersama Kang Dudi. Sama seperti judul di atas, acara kali ini membahas soal kegiatan dan tips mengenai fotografi jalanan.

Kang Dudi, selaku pengisi acara, merupakan co-founder dari @ToekangPotoIndonesia dan mantan kepala sekolah dari komunitas Kelas Blogger. Apa saja yang ia sampaikan dalam acara dan bagaimana serunya workshop ini? Simak saja field report berikut ini.

Jangan Takut Berkarya Dengan Kameramu; FR Workshop Street Photography Bersama Kang Dudi

Sekilas Materi yang Dibawakan Kang Dudi

street-photography-bersama-kang-dudi-2

Ada banyak hal menarik yang disampaikan oleh Kang Dudi selama workshop berlangsung, namun salah satu hal yang paling berkesan adalah pesan positif bahwa, “foto tidak ada yang salah, yang ada beda selera.”

Kang Dudi mendorong para pesera untuk tidak takut ataupun minder dalam berkarya. Entah menggunakan kamera DSLR, digital, ataupun kamera handphone, semuanya bisa membuahkan hasil yang bagus. Kang Dudi sendiri mengaku bahwa akhir-akhir ini ia suka menggunakan kamera handphone dalam aktivitas fotografi jalanannya.

Yang penting, fotografer bisa menangkap suatu momen di mana persepsi fotografer dan penikmat foto sama. Itulah yang menjadikan foto bagus. Sebagai contoh, Kang Dudi menunjukkan salah satu foto yang ia jepret ketika tengah menunggu antrian dokter. Foto tersebut menunjukkan orang-orang dalam ruang tunggu yang memainkan handphone dengan ekspresi bosan. Baginya, foto itu bagus karena berhasil mengabadikan momen “menunggu”, sesuatu yang mudah ditangkap dan dirasakan oleh para penikmat foto.

Nuansa acara di JSC Hive

street-photography-bersama-kang-dudi-3

Acara Street Photography Bersama Kang Dudi yang diadakan di JSC Hive ini dimulai dengan nuansa hangat. Bagaimana tidak? EV Hive sudah menyediakan ruangan yang nyaman bagi para panitia dan peserta acara.

Dengan lantai berkarpet rumput artifisial, bean bag dan cushion, serta tempat duduk bertingkat dari kayu yang mereplikasi suasana amfiteater, rasanya sulit untuk tidak merasa nyaman. Hal tersebut dapat terlihat dengan mudah dari santainya nuansa selama acara berlangsung, mulai dari awal hingga ketika seluruh susunan acara terlaksana.

Meskipun santai, acara tetap berlangsung secara kondusif. Buktinya, peserta masih mengikuti materi yang diberikan Kang Dudi dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan menarik. Salah satu yang paling saya ingat adalah ketika seorang peserta menanyakan:

“Apa sih tips-nya, Kang Dudi bisa juara, juara, juara terus?”

Dengan bersahabat Kang Dudi menjawab bahwa ia tidak selalu memenangkan kompetisi fotografi. Malah, banyak juga kasus di mana ia belum berhasil menang. “Gak selalu juara, yang kalah lebih banyak,” jelas Kang Dudi.

Ia melanjutkan sentimen tersebut dengan menyatakan bahwa untuk berhasil dalam kompetisi fotografi, peserta harus membaca aturan dan menciptakan suatu foto yang unik dan tidak serupa karya dengan peserta lainnya.

Makan Siang dan Hunting Foto Bersama

street-photography-bersama-kang-dudi-4

Setelah membawakan materinya, acara dilanjutkan dengan hunting foto bersama dan juga makan siang. Seluruh peserta yang hadir mendapatkan hidangan lengkap untuk makan siang merekat berkat sajian istimewa dari Berry Kitchen, yang ikut menjadi salah satu sponsor dari acara ini. Setelah makan siang yang memuaskan, nampaknya para peserta jadi makin bersemangat dan bertenaga ketika hunting foto. Coba lihat saja beberapa hasil hunting foto yang diunggah ke Instagram dengan tagar #C2liveXKelasBlogger.

street-photography-bersama-kang-dudi-5

street-photography-bersama-kang-dudi-6

street-photography-bersama-kang-dudi-7

Tidak hanya sekedar hunting foto begitu saja. Kang Dudi juga mengomentari setiap foto yang masuk di Instagram dengan tagar di atas dan memberikan masukan-masukan yang konstruktif. Beberapa masukan Kang Dudi adalah perlunya kesabaran dalam melakukan fotografi jalanan. Terkadang, walaupun sudah mendapat latar belakang yang bagus dan mempunyai karakter kuat, seorang fotografer harus menunggu momen yang tepat hingga ada objek tambahan yang bisa membuat foto tersebut lebih hidup.

Selain itu, seorang fotografer jalanan juga tidak boleh malu.Terkadang, ia perlu mengobrol dan mendekatkan diri terlebih dahulu dengan orang-orang yang ingin ia potret. Bila sudah lebih kenal, maka orang-orang tersebut akan lebih bebas menunjukkan ekspresi dan mengeluarkan emosinya. Dengan demikian, unsur emosional dalam foto akan menjadi semakin kuat.


Di penghujung acara, C2live dan Kelas Blogger membagikan beberapa hadiah bagi peserta yang dinilai Kang Dudi paling bagus hasil fotonya. Tidak hanya itu, ada juga kontes live tweet oleh Kelas Blogger yang berjalan selama acara berlangsung. Ngomong-ngomong, #C2liveXKelasBlogger sempat menduduki posisi 6 trending topics di Indonesia!

Selain kontes-kontes selama acara, ada juga kejadian bersejarah di workshop Street Photography Bersama Kang Dudi ini. Pasalnya, ada penyerahan piagam dan juga pengumuman soal pergantian kepala sekolah dalam komunitas Kelas Blogger. Kang Dudi yang sudah menjadi kepala sekolah Kelas Blogger selama ini mengoper posisi tersebut pada Mas Kholis. Wah, banyak juga ya yang terjadi hanya dalam jangka waktu lima jam acara.

Itulah field report C2live atas acara Street Photography Bersama Kang Dudi. Bila kamu tertarik untuk mengikuti acara-acara bloger seperti ini, jangan lupa untuk mengikuti media sosial C2live untuk berita paling update!

Sumber: agiljolie, chahakim, _drwn, adhealbian, ikajuve

Related Posts

 
Site Menu