food blogger indonesia

Memperkaya Referensi Kuliner bersama 13 Food Blogger Indonesia Populer

Gilang is a young Indonesian Content Writer. He has huge interest to social issues, digital marketing, and pop cultures.

Food blogging adalah salah satu kategori blog yang cukup populer, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Hal ini disebabkan karena semakin beragamnya pilihan makanan yang bisa dipilih, sehingga masyarakat membutuhkan referensi yang kredibel untuk membantu mereka.

Di Indonesia sendiri ada banyak nama food blogger yang layak untuk dikenal untuk kamu jadikan referensi saat ingin wisata kuliner. Agar memudahkanmu, tim C2live sudah merangkum 5 food blogger Indonesia yang layak kamu jadikan pedoman berkuliner.

Siapa saja 13 food blogger Indonesia tersebut? Simak daftar dan ulasannya di bawah ini:

1. Anak Jajan

Kredibilitas Anak Jajan dalam mengulas ragam kuliner sudah enggak perlu diragukan lagi. Blog ini bermula dari keisengan Marius Tjenderasa dan Julia Veronica di tahun 2011. Pasangan muda ini mendokumentasikan berbagai hidangan kuliner yang pernah mereka cicipi, sehingga mereka bisa dengan mudah mengingatnya suatu hari.

Ternyata keisengan ini mendapat respon yang positif. Banyak pembaca yang menemukan blog mereka dan suka dengan cara mereka mengulas makanan. Apalagi mereka juga memiliki food photography skill yang mumpuni, sehingga bisa menghasilkan foto-foto makanan yang menggugah selera.

Akhirnya pasangan ini pun semakin serius menekuni hal ini, dan sudah berkunjung ke berbagai daerah di dalam maupun luar negeri untuk mengulas berbagai sajian kuliner. Menurut SimilarWeb, blog mereka setidaknya dikunjungi 75 ribu pembaca setiap bulannya.

2. Eatandtreats

Satu lagi nama yang sudah enggak asing di telinga penggemar kuliner adalah Eatandtreats. Blog yang dikelola Stanislaus Hans Danial Subianto ini digagas pada Oktober 2012.

Ide membuat blog kuliner sendiri tercetus saat Hans sedang menjalani program internship di sebuah majalah ternama di Indonesia. Kala itu, ia diminta untuk mengulas makanan sekaligus mewawancara beberapa food blogger senior di Indonesia. Rupanya Hans sangat menikmati prosesnya. Mulai dari mencicipi makanan, memotret makanan dengan angle yang menarik, hingga menulis ulasan secara jujur. Dari situlah akhirnya ia memutuskan untuk memulai food blog-nya sendiri.

Dalam sebuah interview, Hans menyatakan Eatsandtreats dikunjungi belasan ribu pembaca setiap hari. Hans pun masih konsisten menuliskan ulasan kuliner pilihannya, sambil sesekali berbagi tips lain seperti tips traveling dan beberapa pengalaman personal lain.

3. MyFunFooDiary

Pada Februari 2011, Mullie Marlina membuat sebuah blog di mana ia berbagi pengalaman pribadinya sambil sesekali berbagi resep makanan buatannya. Seiring berjalannya waktu, keluarga dan pembacanya meminta Mullie untuk lebih sering menulis soal kuliner dan resep makanan. Akhirnya, Mullie pun membuat blog baru bernama MyFunFooDiary, yang berfokus tentang kuliner dan juga resep makanan.

Mullie juga didukung oleh Andy Handoko, suaminya. Andy merupakan orang yang bertanggung jawab memproduksi foto-foto keren yang akan digunakan di blog MyFunFooDiary nantinya. Duet pasangan ini terbukti berhasil menciptakan konten yang disukai pembaca.

Kini blog mereka dikunjungi sekitar 140 ribu pembaca setiap bulannya, dan sudah diliput oleh berbagai media karena dianggap sebagai salah satu food blogger Indonesia paling influential hari ini.

Baca juga: 9 Blogger Indonesia yang Menginspirasi

4. Hey Theresia

Theresia adalah salah satu food blogger Indonesia yang unik. Jika beberapa nama di atas berfokus pada mengulas makanan yang ada di restoran ataupun cafe, blog milik Theresia mempunyai pendekatan yang berbeda. Ia berfokus pada berbagi resep makanan, sehingga blog miliknya ini memiliki identitas yang kuat di mata pembaca.

Theresia menyadari bahwa pecinta kuliner bukan hanya mereka yang doyan icip-icip saja, namun banyak juga yang gemar mengolah dan memproduksi makanan olahan mereka sendiri. Pasar inilah yang ia manfaatkan dengan baik. Ia menyajikan berbagai kreasi makanan maupun minuman yang bisa digunakan pembacanya.

Memulai blognya pada Mei 2014, Theresia berhasil mengembangkan blognya hingga memiliki banyak pembaca. Akibatnya, dia diganjar nominasi sebagai salah satu influencer paling top di Asia dalam kategori food oleh Influence Asia Award 2015.

5. Foodnote Stories

Pras dan Amel adalah pasangan muda yang berdomisili di Bandung. Sadar bahwa Bandung memiliki potensi wisata kuliner yang besar, kedua orang ini pun memutuskan untuk mulai menjelajahi berbagai makanan di Bandung dan menuliskan pengalaman mereka lewat sebuah blog yang mereka beri nama Foodnote Stories.

Meskipun bermula di Bandung, kini Foodnote Stories sudah menjelajah berbagai kota lain seperti Bali, Malang, dan Surabaya. Mereka juga berbagi tips basic traveling berdasarkan pengalaman mereka berburu kuliner ke berbagai daerah di Indonesia.

Lewat konsistensi dan kualitas konten yang mereka sajikan, blog Foodnote Stories kini sudah dibaca lebih dari 1 juta pembaca dan masuk ke dalam Top 4 Influencer dalam kategori Indonesian Food di acara Influence Asia Award 2015 lalu.

6. Foodirectory

Sama seperti Foodnote Stories dan Anak Jajan, Foodirectory juga lahir karena hobi pasangan Windy Iwandi dan Andrey Raharja berburu makanan di sekitar Jakarta. Kemudian, Windy pun terpikirkan agar hobinya ini bisa membantu orang lain. Tercetuslah ide untuk membuat sebuah blog yang bisa menjadi petunjuk arah untuk orang yang bingung mau makan di mana.

Dalam mengelola blog pun keduanya memilki tugas yang jelas. Andrew bertugas menulis konten artikel, sementara Windy berperan sebagai photographer yang menangkap sudut-sudut unik dari makanan yang mereka ulas.

Di mulai di tahun 2015, Foodirectory sudah memiliki banyak pembaca setia. Windy dan Andrey pun kini melebarkan reach mereka ke media lain seperti Instagram dan Youtube, agar blog mereka bisa semakin dikenal secara luas.

7. Diary Makan

Food blogger Indonesia lainnya yang perlu kamu kenal adalah Ryan Haryanto, sosok dibalik blog Diary Makan. Awalnya, Ryan mengelola blog ini bersama Kannethly Garry. Namun kini Ryan mengelolanya sendiri, berbekal kecintaannya pada dunia kuliner.

Kecintaannya pada dunia makanan berawal dari hobi kedua orang tuanya untuk traveling. Dari sana, Ryan mendapat kesempatan untuk mencicipi berbagai santapan, baik di dalam maupun luar negeri. Ryan yang awalnya mengira hobi utamanya adalah traveling seperti kedua orang tuanya, akhirnya menyadari bahwa dia suka traveling karena ia jadi bisa berwisata kuliner ke berbagai daerah.

Atas kualitas konten yang ia hasilkan, Ryan masuk ke nominasi Influence Asia 2017 dan Top 10 Indonesian Food Blogger dari Indonesia Tattler.

Baca juga: 4 Penulis Indonesia yang Memulai Karier Sebagai Blogger

8. Foodescape

Foodescape lahir dari ide Daisy Caroline dan Yu Kato pada November 2010. Kala itu, mereka adalah pasangan yang kebetulan jarang bertemu akibat kesibukan profesi masing-masing. Itu sebabnya, mereka terpikir untuk mengabadikan momen-momen mereka bertemu lewat sebuah blog. Kebetulan, mereka berdua memang memiliki hobi untuk menjelajah berbagai hidangan yang ada di Jakarta.

Yang membuat blog mereka menarik, Foodescape enggak hanya terfokus pada cita rasa makanannya saja, namun juga kualitas pelayanan yang diberikan dari tempat tersebut. Daisy dan Kato meyakini, bahwa rumah makan yang baik bukan hanya yang bisa membuat perut kita kenyang, tapi juga bisa memberikan pengalaman yang apik sehingga pengalaman makan di sana menjadi tak terlupakan.

9. Inijie

Di kalangan food blogger Indonesia, Jie. W. Kusumo dikenal sebagai seorang food photographer yang handal. Ia lihai menggunakan kamera untuk menghasilkan foto-foto makanan yang menggiurkan. Itulah yang menjadi senjata utama blog Inijie.

Konten yang disajika di blog Inijie pun beragam. Mulai dari ulasan makanan, tips wisata kuliner, hingga webinar tentang food photography. Selain itu, Jie juga menawarkan jasa fotografi profesional untuk restoran atau cafe yang membutuhkan jasanya.

10. Wanderbites

Wanderbites lahir dari kecintaan Fellexandro Ruby dalam menekuni dunia fotografi, salah satunyta adalah food photography. Dari situ, ia kemudian mengajak Sandra bergabung sebagai penulis, dan Sylvia sebagai desainer grafis.

Ruby ingin membuat sebuah food blog yang intim dan punya sentuhan personal yang kuat. “Real people, real stories” adalah pedoman yang ia tekankan dalam menulis sebuah artikel. Ia enggak mau tulisannya terasa generik dan hambar dari unsur emosional. Ia percaya, dengan memberikan sentuhan personal, pembaca bisa ikut merasakan pengalaman yang ia rasakan dalam mencicipi berbagai jenis makanan.

Wanderbites sendiri sudah pernah diliput oleh berbagai media besar seperti Tempo dan Jakarta Post. Selain itu, Ruby juga mewakili Wanderbites untuk hadir di Ubud Food Festival 2015.

Baca juga: 3 Blog Indonesia yang Menuai Kontroversi

11. Ngefood

Ngefood adalah sebuah blog yang unik. Ketika food blogger Indonesia biasanya fokus dalam mengulas makanan, Ngefood justru tampil beda. Blog ini menyampaikan berbagai wawasan kuliner dalam berita, listicles, serta ulasan. Jadinya, artikel yang ada di blog ini jauh dari kesan monoton dan selalu fresh!

Ngefood ini diprakarsai oleh Doni Nurdiansyah pada Agustus 2017. Doni sendiri adalah seorang blogger yang sudah cukup senior, dan sebelumnya juga telah mengelola sebuah blog bertajuk Serupedia.com sejak tahun 2012.

Dengan hadirnya Ngefood ini, Doni berharap bisa memberikan edukasi serta alternatif pilihan bagi para pecinta kuliner untuk mendapatkan informasi yang bisa menambah wawasan seputar kuliner dan serba serbinya.

12. Culinary Bonanza

 

Pada Agustus 2011, Ellyna Tjohnardi memutuskan untuk membuat sebuah blog sebagai wadah untuk mencurahkan isi pikirannya. Saat itu ia belum terpikir untuk terfokus pada food and culinary seperti saat ini.

Hingga akhirnya ia bertemu dengan seseorang yang mengajarkannya tentang fine restaurants dan berbagai potensi kuliner yang ada. Dari situlah ia mulai jatuh cinta pada dunia makanan dan mulai memfokuskan blognya menjadi food blog.

Hingga hari ini, blognya sudah dikunjungi lebih dari 2,5 juta pembaca. Itu sebabnya, enggak mengherankan ada banyak brand yang mengajaknya kerja sama. Namun Elly memastikan apa yang ia ulas dan tuliskan di blognya adalah pandangan jujurnya, sehingga kamu enggak perlu meragukan kredibilitasnya.

13. Sashy Little Kitchen

Food blogger Indonesia berikutnya dalam list ini adalah Ni Luh Ketut Sukarniasih, atau yang biasa dipanggil Sashy. Blogger asal Bali ini memang seorang perempuan yang gemar memasak dan baking, dan ia pun tergerak untuk berbagi pengalaman memasaknya lewat sebuah blog.

Kehandalan Sashy memasak memang enggak perlu diragukan, ia bahkan pernah memenangi Panasonic Cooking Competition dan berhasil menyabet gelar juara 1. Selain itu, Sashy juga kerap mengulas berbagai hidangan yang ada di Bali untuk memperkaya referensi kuliner yang ia punya. Untuk kamu yang juga hobi masak, blog yang satu ini wajib rutin kamu kunjungi.

Sashy juga seorang freelance desainer grafis. Jadi blog miliknya enggak hanya memiliki resep-resep makanan yang lengkap, tapi juga memiliki unsur estetika yang cantik.


Lima food blogger Indonesia di atas adalah contoh referensi yang bisa membantumu dalam menemukan sajian makanan yang sesuai dengan seleramu. Mereka semua mengawali ide blog karena ingin menyalurkan hobi dan kecintaan mereka terhadap dunia kuliner. Namun, mereka pun akhirnya mengembangkan ide itu secara sungguh-sungguh. Sehingga akhirnya pembaca pun mulai berdatangan dan mereka mulai mendapat pengakuan dari berbagai media.

Apabila kamu kebetulan juga ingin mempunyai blog sendiri, kam pun bisa belajar dari mereka. Jangan ragu untuk mulai menuliskan hal-hal yang membuatmu tertarik dalam blogmu. Asal kamu tetap konsisten dan tekun dalam menulis dan memperbaiki kualitas konten, lama-kelamaan hasil positif akan muncul dan angka pembacamu terus tumbuh. Jadi, jangan sampai kehabisan motivasi untuk terus blogging!

Sumber foto: Anak Jajan, Eatandtreats, OpenRice, MyFunFooDiary, Foodnote Stories, Diarymakan, Foodescape, Wanderbites, Ngefood, Sashy Little Kitchen.

Related Posts

 
Site Menu