eatandtreats

Melihat Perjalanan Hans Danial, Food Blogger di Balik Eatandtreats

Selain travel dan beauty product, food blogging adalah salah satu niche blog yang cukup digemari di Indonesia. Nah, salah satu food blogger yang layak untuk kita simak kisah dan sepak terjangnya adalah Hans Danial. Ia adalah blogger muda Indonesia yang punya andil di balik perkembangan blog eatandtreats.

Untuk kamu yang penasaran bagaimana awal mula Hans terpikir untuk ngeblog, asal-usul nama eatandtreats, serta pandangannya tentang masa depan food blogger Indonesia, yuk simak bersama artikel ini:

Berawal dari Internship

Setiap blogger memiliki cerita tersendiri mengenai awal perkenalannya dengan dunia blogging, begitu juga dengan Hans. Ternyata, perkenalan Hans dengan blogging disebabkan oleh salah satu tugas yang ia terima saat sedang mengikuti program magang di salah satu majalah ternama Indonesia pada tahun 2012.

“Waktu itu sedang ada liputan soal makanan, salah satunya mewawancara food blogger Indonesia yang cukup senior. Ternyata saat melakukan itu, saya baru menyadari bahwa saya menikmati prosesnya. Makan, menulis ulasan, dan juga mengambil gambar makanan tersebut”, jelas Hans.

Setelah tugas itu, kurang lebih 1 bulan kemudian Hans pun merilis food blog-nya sendiri. Blog tersebut ia beri nama eatandtreats. Blog itulah yang akhirnya ia kelola dengan tekun hingga akhirnya mampu meraih perhatian banyak pembaca.

“Nama eatandtreats sendiri sebenarnya usul dari teman. Awalnya mau eatandtravel cuma kebetulan sudah ada yang ambil, jadilah pakai eatandtreats”, tambah Hans tentang asal-usul blognya.

Baca juga: 13 Food Blogger Indonesia Populer yang Layak Jadi Referensi

Menjadi Food Blogger yang Berkarakter

Setelah beberapa lama menekuni karier sebagai seorang food blogger, Hans tentu memiliki karakter tersendiri yang menjadi daya tarik utamanya di mata pembaca. Menurutnya, karakter tersebut ada di cara dia menghasilkan foto makanan.

Dalam mengulas suatu makanan atau restoran, Hans biasa membawa 4 buah kamera. Hal ini merupakan antisipasi apabila ia kehabisan baterai di saat sedang mengambil gambar. Setelahnya, ia lalu mengedit gambar-gambar tersebut dengan tone subdue color, sehingga memiliki mood yang unik.

Hans juga merasa konsistensi dan kejujuran menulis adalah hal yang penting dalam pengembangan blog eatandtreats. Selama ini, ia selalu menjaga ritme untuk merilis 2-3 artikel per minggu. Ritme ini ia yakini cukup berperan untuk mempertahankan pembaca lama sekaligus menjaring pembaca baru. Selain itu, Hans pun cukup selektif dalam memilih artikel yang ia kerjakan.

“Jangan menulis yang berlawanan dengan kata hati hanya karena iming-iming uang. Saya sendiri memiliki prinsip enggak mau mengulas soal minuman beralkohol atau mobile apps, meskipun banyak yang mengajak kerja sama”, tutur Hans lebih lanjut.

Optimis dengan Masa Depan Food Blogger Indonesia

Setelah menekuni bidang ini kurang lebih selama 6 tahun, Hans mengaku optimis dengan perkembangan blogging di masa depan, khususnya food blogging.

“Kini banyak restoran yang beralih dari media cetak ke media digital, mungkin disebabkan karena pertumbuhan pesat media sosial. Hal ini tentunya juga berdampak positif pada blogger” kata Hans terkait tren pemasaran digital di ranah penyedia foods and beverages.

Hans juga melihat kini semakin banyak juga konten ulasan makanan dalam format video. Meskipun Hans sendiri belum terpikir untuk menggunakan format tersebut untuk eatandtreats, Hans merasa itu merupakan inovasi yang baik. Inovasi konten semacam itu dibutuhkan agar food blogger bisa terus maju dan berkembang, enggak hanya stagnan atau jalan di tempat.


Apa yang dilakukan Hans Danial bersama eatandtreats bisa menjadi inspirasi untuk kamu yang saat ini sedang mengembangkan blogmu sendiri. Enggak hanya spesifik pada food blogger saja, tips dan kisah Hans bisa kamu terapkan pada blog dengan niche apapun.

Hans berkali-kali menjelaskan pentingnya konsistensi dan kejujuran dalam mengelola blog. Kedua hal itu bisa membuat karakter blogmu kuat, sehingga enggak mudah terombang-ambing mengikuti brand yang membayarmu. Semakin kuat karakter blogmu, semakin banyak pembaca yang menyukai. Artinya, akan tetap banyak brand yang berdatangan menawarkan kerjasama, kamu tinggal memilih brand mana yang sesuai dengan karaktermu.

Sumber gambar: Instagram EatandTreats, EatandTreats, Sweet Escape.

Related Posts

Site Menu