Kang Arul

Kang Arul: Dari Antusiasme Pribadi hingga Terbangunnya Kelas Blogger

I’m a writer at Content Collision

Sebagai seorang blogger, sudahkah kamu bergabung dengar komunitas-komunitas yang memang didedikasikan untuk pengembangan blogger? Jika belum, cobalah untuk segera bergabung paling tidak dengan salah satu komunitas yang ada. Mengapa hal ini perlu untuk kamu lakukan? Karena dengan bergabung dengan sebuah komunitas, kamu bisa bertemu dengan blogger-blogger lain yang antusias dalam menjalani kegiatan blogging-nya. Kamu pun jadi bisa mendapatkan beragam ilmu dan sudut pandang menarik melalui diskusi dan interaksi yang ada. Baik itu, tips, trik, nasihat, hingga dukungan moral bisa kamu dapatkan dengan bergabung dalam komunitas blogger.

Ngomong-ngomong soal komunitas blogger, pastinya kamu sudah pernah dengan yang namanya Kelas Blogger, kan? Bagaimana tidak? Komunitas ini adalah salah satu komunitas buat para blogger yang dikenal banyak orang, bahkan oleh yang bukan blogger sekalipun. Didirikan oleh Rulli Nasrullah, sebenarnya apa sih yang menjadi tujuan utama komunitas blog ini? Lalu, cerita seperti apa yang ada di balik sosok sang founder? Simak ulasannya di bawah ini, ya!

Latar Belakang Pendidikan dan Antusiasme Diri Mengakrabkannya dengan Dunia Blogging

Kang Arul

Kang Arul, begitulah biasanya sosok pendiri komunitas Kelas Blogger ini disapa. Lulus sebagai Doktor Cyberculture melalui Program Studi Kajian Media dan Budaya dari Universitas Gajah Mada, rasanya kita nggak perlu lagi meragukan kepiawaiannya dalam bidang komunikasi. Karena keahlian yang dimilikinya inilah, Kang Arul dipercaya untuk menjadi seorang pelatih kehumasan di berbagai instansi, baik swasta maupun pemerintah.

Selain itu, menjadi seorang dosen adalah salah satu kegiatan utama yang ia jalani. Setiap akhir pekan, ia meluangkan waktu untuk mengajar di berbagai perguruan tinggi, baik negeri ataupun swasta. Adapun materi pembelajaran yang diampunya adalah program pascasarjana magister ilmu komunikasi.

Melihat bahwa Kang Arul sendiri merupakan lulusan program doktoral yang disertasinya mengulas tentang fenomena blogger dan ekonomi politik dari media blog Indonesia, rasanya nggak heran lagi kalau dirinya mampu membangun sebuah komunitas bagi para blogger dan mengelolanya dengan baik. Apalagi jika mengingat bahwa dirinya adalah seorang bloggerpreneur profesional dan social media enthusiast.

Dengan berbagai peran yang ia jalani, bisa dilihat bahwa Kang Arul memiliki kesibukan yang cukup tinggi setiap harinya. Namun, di sela-sela kesibukannya sebagai dosen dan mengelola komunitas serta situs-situs yang ia bangun, ia tetap asyik menjalani hobi jalan-jalan dan kulineran yang dimilikinya. Makanya, nggak heran kalau kamu sering menemukan tulisannya yang bertema travel ataupun kuliner.

Sehubungan dengan ini, dunia menulis sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari Kang Arul. Nggak sekadar menjadi hobi ataupun pengisi waktu luang lagi, menulis sudah menjadi profesi yang ia jalani sejak duduk di bangku SMP. Kepada tim C2live, Kang Arul berbagi cerita pengalamannya di dunia penulisan, mulai dari menulis sebuah cerita pendek untuk majalah remaja, menjadi jurnalis, copywriter, dosen, dan trainer yang bersentuhan dengan aktivitas menulis, hingga aktivitas selama 2-3 tahun terakhirnya berkeliling Indonesia untuk mengajarkan praktik menulis bagi berbagai kalangan.

Berawal dari Pengamatan Fenomena hingga Terbangunnya Keinginan untuk Meningkatkan Pemberdayaan Blogger

Kang Arul

Kelas Blogger didirikan oleh Kang Arul bersama dengan rekan-rekan blogger lainnya. Pada waktu itu, mereka melihat bahwa perkembangan media sosial dan platform yang menyediakan media untuk menulis jurnal online semakin banyak. Selain itu, fenomena lain yang juga diamati adalah meningkatnya kepercayaan dari berbagai lembaga, perusahaan, maupun perorangan untuk bekerja sama dengan blogger.

Sayangnya, Kang Arul juga melihat bahwa nggak semua blogger memiliki kemampuan untuk mengolah blognya. Sebab menurutnya, menulis untuk blog itu nggak sekadar pandai merangkai kata, melainkan juga dilengkapi dengan keterampilan mengolah elemen visual dan beragam aplikasi terkait untuk si blog itu sendiri.

Berangkat dari pengamatan itulah, Kang Arul dan teman-temannya mendirikan Kelas Blogger sebagai sebuah komunitas bagi para blogger untuk mengembangkan keterampilan blogging mereka. Karenanya, bisa kamu lihat bahwa Kelas Blogger sendiri kerap menggelar pelatihan-pelatihan bagi para blogger untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Karena didorong dengan niat yang tulus untuk memberdayakan blogger-blogger di Indonesia, Kelas Blogger berkomitmen untuk terus mengadakan pelatihan tanpa memungut biaya, supaya blogger manapun bisa mengikuti pelatihan yang disediakan tanpa kesulitan finansial. Baik pembicara maupun peserta, semua tidak dipungut biaya. Hal inilah yang hingga sekarang dan seterusnya ingin dipertahankan oleh Kelas Blogger. Sampai kapanpun, aktivitas-aktivitas yang diadakan oleh Kelas Blogger akan didasarkan pada prinsip tersebut. Namun, mengadakan kegiatan blogger secara free ternyata nggak membuat Kelas Blogger menggelar aktivitas dengan ala kadarnya saja untuk menekan biaya, lho. Hingga saat ini, Kelas Blogger sudah menggelar pelatihan di berbagai lokasi, bahkan termasuk di luar Jakarta. Hebat, ya?

Ketika ditanya soal keunggulan dari komunitas yang dibangunnya, Kang Arul menyampaikan bahwa sesungguhnya tiap komunitas pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan kehadiran Kelas Blogger sebenarnya hanya menjadi bagian pelengkap yang menyemarakkan keberadaan komunitas-komunitas blogger lain yang sudah hadir di Indonesia. Dengan kata lain, Kelas Blogger bisa dikatakan sebagai komunitas yang cair sekali, nggak mengikat dan mengharuskan anggotanya untuk hanya berada di komunitas ini saja. Hal ini disebabkan karena Kang Arul dan rekan-rekan dari Kelas Blogger percaya bahwa yang namanya ilmu dan keterampilan itu bisa didapatkan dari komunitas manapun, nggak hanya di Kelas Blogger. Jadi, ketika ada blogger yang ingin berbagi pengetahuan dan ada pula blogger yang ingin mempelajari hal baru terkait pengetahuan tersebut, Kelas Blogger nggak akan segan-segan untuk memfasilitasinya.

Dengan semakin banyaknya jumlah blogger yang bermunculan di era digital ini, Kang Arul yakin bahwa kemampuan mereka dalam menulis dan mengolah elemen visual juga akan turut meningkat. Sebab, baik dengan adanya persaingan dan solidaritas di antara mereka, blogger-blogger tersebut pasti juga ingin meningkatkan kapasitas blogging mereka. Oleh sebab itu, Kelas Blogger berniat untuk tetap menjalankan aktivitas core-nya, yakni berbagi pengetahuan dan keterampilan untuk para blogger.

Harapan untuk Dicapai Kemudian

Kang Arul

Sebagai seorang blogger yang antusias dengan perkembangan media sosial dan passion yang kuat dalam dunia tulis-menulis, Kang Arul berharap agar ia bisa terus menempa diri untuk menjadi seorang blogger yang profesional. Memang, banyak faktor untuk mengukur keprofesionalitasan seseorang, namun setidaknya ia berharap ketika ada orang yang membaca blog dari alumni-alumni Kelas Blogger, minimal mereka bisa menemukan perbedaannya dengan tulisan-tulisan dari blog lain. Paling tidak, bisa terlihat bahwa tulisan yang dihasilan oleh anggota Kelas Blogger memiliki konten yang lebih beragam, menarik, dan menggunakan ragam bahasa yang memberi manfaat bagi orang lain. Dengan demikian, Kang Arul juga dapat melihat bahwa ilmu yang ia bagikan bagi para anggota komunitasnya membuahkan hasil yang positif.

Nggak cuma itu, ternyata Kang Arul juga memiliki harapan lain yang cukup menarik, namun tetap berhubungan dengan blogger, lho. Kepada tim C2live, ia mengaku jika ditanya soal rencana atau lebih tepatnya impian, Kang Arul ingin membangun sebuah café yang di dalamnya terdapat berbagai macam buku yang tersusun dalam rak-rak rapi, sehingga bisa menjadi tempat khusus bagi para blogger untuk nongkrong dan ngopi sambil mendulang ilmu. Menarik banget, ya? Kamu tunggu kehadiran café-nya, Kang!


Demikianlah sharing dari Kang Arul kali ini. Dari hasil bincang-bincang di atas, perlu diingat bahwa menjadi blogger itu nggak sekadar menulis, tapi bisa dijadikan profesi yang bisa memberimu berbagai keuntungan, mulai dari ilmu, persaudaraan, bahkan sampai keuntungan materi. Karenanya, jangan sampai profesi itu nggak diikuti oleh sikap yang profesional. Maka dari itu, teruslah berupaya untuk meningkatkan kemampuan blogging-mu serta hal-hal lain yang berhubungan dengannya. Inilah sedikit tips yang dibagikan oleh Kang Arul supaya kamu bisa terus berkembang menjadi blogger yang lebih dan lebih baik lagi. Singkatnya, menjadi blogger itu bukan sekadar memenuhi kewajiban untuk menulis blog, melainkan untuk selalu menghasilkan tulisan terbaik bagi para pembacamu. Selamat berjuang!

Sumber: Dok. Kang Arul, KANGARUL, @kangarul.

Related Posts

 
Site Menu