strategi konten fitur

4 Skill yang Bisa Membantumu Dalam Mengembangkan Strategi Konten

Eksekusi digital marketing bisa dikatakan berhasil ketika telah mencapai target yang diinginkan. Untuk dapat mencapai target, diperlukan strategi konten yang baik. Sudah sepatutnya sebagai seorang freelance pembuat konten, kamu turut berperan aktif dalam merencanakan strategi konten untuk klien. Jangan hanya diam menunggu datangnya request kerjaan dari klien saja.

Bagaimana sih caranya agar bisa memiliki dan meningkatkan kemampuan dalam penyusunan strategi konten? Ini dia jawabannya.

1. Ketahui Arah Strategi Konten Marketing yang Diinginkan Klien

strategi-konten-2

Hal yang pertama bisa dilakukan dalam melakukan perencanaan strategi konten adalah menentukan arah dari pemasaran yang akan dilakukan. Kamu bisa mendiskusikan hal ini dengan klien. Umumnya ada tiga poin saat akan membuat strategi:

  • Meningkatkan pemasaran yang memengaruhi pendapatan
  • Meningkatkan efektivitas operasional
  • Meningkatkan kekuatan merek

Meskipun kamu bergerak di bidang pembuatan konten, jangan berpikir pekerjaanmu hanya terbatas pada menciptakan konten untuk klien saja. Kamu juga harus mengetahui apa yang menjadi tujuan dari klienmu dan menawarkan konten yang dapat mendukung tujuan tersebut. Dengan menunjukkan hal tersebut, kamu pasti akan makin dipercaya oleh klien!

2. Buatlah Personalisasi Konten, Lakukan Segmentasi Kemudian Individualisasi

strategi-konten-3

Menentukan segmentasi sebelum memulai campaign atau membuat konten telah dilakukan oleh seorang marketer sejak dulu sampai saat ini. Cara ini dilakukan agar pemasaran yang dilakukan mencapai target yang diinginkan.

Segmentasi membantu meningkatkan performa marketing sehingga tidak salah sasaran. Sedangkan indivisualisasi adalah cara kita untuk mengetahui karakteristik, identitas, hingga apa yang dibaca oleh tarket audiens dalam kehidupan sehari-harinya.

Contohnya, jika Andi telah melakukan pemesanan tiket pesawat ke Yogyakarta tahun lalu, kemungkinan Andi menyukai hal yang berkaitan dengan wisata candi. Untuk menarik perhatian Andi, jangan suguhkan Andi artikel tentang Yogyakarta tiap bulannya, kirimkan Andi artikel tentang wisata-wisata candi lainnya yang ada di Indonesia. Sehingga Andi tertarik untuk melakukan pemesanan tiket liburan yang berkaitan dengan wisata candi karena telah mendapatkan informasi baru dari artikel yang kamu berikan.

3. Gunakan Data dari SEO Sebagai Dasar Pembuatan Konten

strategi-konten-4

Menurut data dari penelitian Forrester, sebanyak 93% pengguna internet memulai aktivitas online mereka dengan mesin pencari dan 51% kunjungan yang diterima oleh situs-situs online berasal dari pencarian organik.

Penting sekali untuk selalu menyediakan konten-konten yang menarik dan up to date untuk memicu pencarian organik. Kamu bisa menggunakan tools seperti Buzzsumo, Searchmetrics, Google Trends, atau Google auto-complete untuk mendapatkan ide penulisan dan menghasilkan konten yang bisa menjawab pertanyaan banyak orang. Terapkan pula teknik long tail keyword agar bisa bersaing dengan kompetitor yang tidak terlalu ketat di mesin pencarian seperti Google.

4. Jadikan Pertumbuhan Email Subscription Sebagai KPI Pemasaran Kontenmu

strategi-konten-5

Email masih menjadi channel yang efektif untuk pendistribusian konten. Berdasarkan data dari NewsCreed, distribusi melalui email menghasilkan 3 kali lebih banyak konversi dibandingkan saluran distribusi lainnya. Pertumbuhan yang dihasilkan dari langganan email bisa dijadikan sebagai KPI saat melakukan pemasaran konten.

Lakukan email marketing berdasarkan segmentasi dan individualisasi untuk mencegah bounce rate yang tinggi. Hindari mengirimkan email yang sama pada semua pelanggan kamu jika kamu tidak ingin pendistribusian yang kamu lakukan jadi sia-sia


Jika seorang freelancer konten memiliki kemampuan untuk membuat strategi konten yang baik dan berujung pada pencapaian target yang diharapkan oleh klien, hal ini akan menjadi nilai plus buat kamu. Tidak banyak freelancer yang mempunyai kemampuan penyusunan strategi konten yang baik. Karena, sebagian besar freelancer hanya berfokus pada penulisan konten saja.

Kamu yang bisa membuat strategi konten untuk klien pun juga membuat klien senang karena mereka mendapatkan sudut pandang lain saat akan menjalankan strategi pemasaran mereka. Bukan tidak mungkin kamu akan dipercaya sebagai konsultan perencanaaan strategi konten klienmu.

Yuk berhenti bersikap iya-iya saja saat berhadapan dengan klien! Tunjukkan kalau kamu juga punya ide brilian untuk membantu mereka. Semoga membantu.

Sumber gambar: US Department of Defense, Daren Smith, HD Wall Source, Entrepreneur, The Business Journal

Related Posts

Site Menu