Kenapa harus ngeblog

Bingung Menentukan Mulai Blogging atau Tidak? Temukan Jawabannya di Sini!

I’m a writer at Content Collision

“Kenapa harus ngeblog?”

Pertanyaan itu biasanya terbesit pada benak orang-orang yang sedang mempertimbangkan niatnya untuk memulai blogging. Bahkan, kadang pertanyaan ini juga menghampiri segelintir blogger yang sudah cukup lama memulai karier blogging-nya.

Untuk membantu teman-teman blogger sekalian menemukan jawabannya, C2live mengusung pertanyaan tersebut sebagai tema meet-up yang dilangsungkan pada 6 Oktober 2018 lalu. Meet-up kali ini diadakan di coworking space KolegaxMarkplus, Kuningan – Jakarta, dengan mengundang perwakilan dari blogger dan brand sebagai pembicara.

Kata Monica Anggen soal ”Kenapa Harus Ngeblog?”

Ngeblog

Monica Anggen adalah seorang penulis buku sekaligus blogger. Dirinya mengaku baru mulai ngeblog sejak 2017. Namun begitu, hingga kini Monica sudah beberapa kali mendapat tawaran kerja sama dari berbagai brand karena kualitas tulisannya.

Menurut Monica, ada tiga alasan utama mengapa seseorang perlu mempertimbangkan diri untuk menjadi blogger. Yang pertama adalah untuk kepentingan diri sendiri, seperti aktualisasi diri dan jejak digital. Bagi Monica, ngeblog tidak hanya menjadi sarana memperoleh pendapatan secara santai, tapi juga bisa dijadikan sebagai sarana penyaluran hobi atau sekadar mengisi waktu luang. Namun, dengan cara itu, seorang blogger bisa meninggalkan jejak digitalnya di internet yang berupa tulisan-tulisan blog. Di sisi lain, jika kamu terus tekun melakukan berbagai kegiatan blogging, kamu pun bisa melatih berbagai kemampuan diri, seperti kemampuan menulis, desain, ataupun komunikasi.

Kedua, ngeblog bisa kamu jadikan sarana personal branding. Tulisan-tulisan yang kamu unggah bisa menjadi bagian dari portofolio yang bisa kamu tunjukkan pada brand untuk bekerja sama. Begitu pula dengan foto-foto pribadi sesekali yang kamu sisipkan untuk mendukung tampilan visual postinganmu. Semakin banyak pengalaman blogging yang kamu dapatkan, kemampuan ngeblogmu pun juga akan meningkat. Ketika kamu sudah mencetak berbagai prestasi dari berbagai kegiatan blogging, hal itu pun bisa menjadi nilai tambah yang juga dapat kamu sertakan dalam portofoliomu sebagai blogger.

Tak cuma untuk promosi diri, ngeblog juga bisa kamu manfaatkan untuk mempromosikan bisnis yang kamu kelola. Melalui blog post, kamu bisa memperkenalkan bisnis yang kamu jalankan pada target pasar potensial yang terhubung melalui internet. Dengan begitu, kamu bisa mendapat kesempatan untuk memperluas cakupan pasarmu sekaligus menambah berbagai insight baru untuk mengembangkan bisnismu.

Ketiga, melalui blogging, kamu bisa mendapatkan penghasilan. Bagi Monica sendiri, penghasilan tidak hanya berupa uang, namun juga pengetahuan, networking, perjalanan, dan kebahagiaan. Kelima hal tersebut merupakan keuntungan-keuntungan yang bisa kamu dapatkan melalui berbagai aktivitas blogging dan kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memberanikan diri mulai ngeblog.

Menjadi blogger memang memiliki keuntungannya tersendiri, namun bukan berarti tidak ada tantangan yang menanti. Supaya ngeblog bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menguntungkan bagimu, Monica menyarankanmu untuk menemukan terlebih dahulu tujuanmu untuk menjadi seorang blogger.

Dengan adanya tujuan yang pasti, kamu jadi tahu bahwa ada hal yang perlu kamu capai melalui ngeblog. Hal itu nantinya akan memotivasi dirimu untuk terus menekuni beragam kegiatan blogging yang ada. Dari situ, kamu bisa mencari gaya ngeblog-mu sendiri yang kamu anggap nyaman, sehingga tidak akan terasa sebagai beban.

Baca juga: Ingin Menulis Artikel Review dengan Lebih Baik? Simak Tipsnya dari Monica Anggen!

Bagaimana Menjadi Blogger yang Menarik di Mata Brand

Ngeblog

Sesi berikutnya dibawakan oleh Miftahul Khoir sebagai SEO Manger dari InboundID. Berbeda dengan Monica Anggen yang belum lama memulai karier blogging-nya, Miftah sudah menekuni dunia ini sejak tahun 2009.

Pada sesi ini, ia menyampaikan pentingnya pemahaman akan SEO untuk membuat dirimu lebih dilirik sebagai blogger oleh brand. Berdasarkan hasil penemuannya, 70 persen hasil pencarian di Indonesia didapatkan secara organik, yaitu dengan menggunakan search engine; bukan melalui iklan-iklan online seperti Facebook Ads dan sebagainya.

Ini menunjukkan bahwa, jika kamu ingin blogmu banyak dikunjungi orang, kamu perlu menghasilkan tulisan yang kompetitif. Sebab, hasil pencarian utama yang ditampilkan oleh SERP didasarkan pada kualitas tulisan yang ada di dalamnya. Jadi, jangan sampai kamu menulis pada blog hanya untuk meninggalkan jejak historis, namun buatlah tulisan yang bermanfaat. Dengan begitu, tulisanmu akan terus dicari oleh para pembaca di internet.

Blog seperti itu jugalah yang biasanya menarik perhatian brand. Ketika memutuskan untuk bekerja sama dengan blogger, tentu mereka ingin mendapat cakupan pembaca yang luas untuk menyebarkan awareness akan brand yang mereka miliki. Dengan semakin banyaknya blogger baru yang bermunculan dan semakin ketatnya persaingan digital antarbrand yang ada, brandbrand pun jadi lebih jeli dalam memilih blogger yang akan mereka gandeng untuk bekerja sama.

Salah satu faktor yang diamati oleh brand sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan blogger tertentu adalah kualitas dan konsistensi tulisan-tulisan yang dibuatnya. Adapun kualitas tulisan tidak hanya dilihat dari tingkat popularitasnya, namun juga dari seberapa genuine tulisan yang dihasilkan. Artinya, akan lebih tertarik dengan tulisan yang memancarkan kesan alami dibandingkan tulisan yang jelas terasa dihasilkan atas suatu perintah tertentu.

Di sisi lain, brand juga lebih menyukai blogger yang ulasan topiknya konsisten. Ini disebabkan karena sistem pengindeksan Google memperhitungkan aliran link juice untuk menetapkan peringkat suatu situs/halaman situs pada SERP. Bagi kamu yang belum familiar, link juice merupakan istilah dalam SEO yang menggambarkan dampak positif yang dapat meningkatkan rank dari sebuah tulisan melalui link dari artikel penghubungnya.

Singkat kata, jika kamu biasa membuat tulisan yang mengulas tentang otomotif pada blogmu dan diminta untuk membuat tulisan dengan topik kuliner dari sebuah brand, maka brand tersebut kemungkinan besar tidak akan mendapat efek amplifikasi dari tulisanmu walaupun kamu sudah memberikan backlink untuk situs brand terkait. Pasalnya, Google telah mengidentifikasimu sebagai blog otomotif yang tidak memiliki relevansi dengan topik kuliner, sehingga tulisan kulinermu akan ‘dicurigai’ oleh Google. Hal ini tentu bisa membahayakan blogmu dan juga situs dari brand terkait.

Inilah sebabnya mengapa brand lebih suka menawarkan kerja sama pada blogger yang memang memiliki niche sama dengan brand-nya di samping untuk mendapatkan demografi pembaca yang tepat. Selain itu, Miftah juga menambahkan bahwa inilah juga alasan megapa sebaiknya blogger membuat tulisan yang memang sesuai passion-nya saja; bukan berdasarkan permintaan brand demi mendapat uang. Sebab dengan begitu, selain menghindarkanmu dari salah satu bentuk penalti Google, tulisan-tulisan yang kamu hasilkan akan lebih tulus karena didasarkan pada minat pribadimu.

Selanjutnya, Miftah juga menyampaikan bahwa brand sangat memperhatikan spam score dari blog yang akan diajak bermitra. Jika blogmu ternyata terhubung dengan berbagai situs tidak sehat, seperti situs judi, pornografi, dan sebagainya, brand tidak akan segan-segan untuk mencoret namamu dari kandidat untuk diajak bekerja sama. Wajar saja, karena hal tersebut bisa merusak reputasi situs mereka juga. Permasalahannya, blogger seringkali tidak menyadari bahwa blog mereka terhubung dengan situs-situs seperti itu. Karenanya, kamu harus selalu waspada akan iklan-iklan yang hinggap pada blogmu dan rajin-rajin memeriksa linklink yang terhubung pada blogmu. Jadi, jika kamu menemukan adanya _link yang berpotensi merusak performa blogmu, segeralah hapus link tersebut.


Jadi, seperti itulah hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan jika ingin menjadi blogger. Dari sekian banyak keuntungan yang ditawarkan, temukan dulu tujuan yang ingin kamu raih dengan menjadi blogger. Selanjutnya kamu perlu terus mengembangkan diri sehingga bisa menjadi blogger yang lebih berkualitas dan bisa menarik perhatian brand untuk diajak bekerja sama. Dengan begitu, ngeblog tidak lagi hanya akan menjadi sarana penyaluran minat dan kemampuanmu, namun juga bisa kamu manfaatkan untuk mengukir prestasi dan memperoleh pendapatan.

Atas berlangsungnya event kali ini, C2live mengucapkan terima kasih kepada Kolega, Zebra, Dewaweb, dan InboundID yang telah mendukung penyelenggaraan acara.

Sumber gambar: Dok. C2live

Related Posts

 
Site Menu