Membuat Konten Kreatif bagi Blogger Ternyata Bisa Dipelajari Otodidak, Ini Pengalaman Saya!

Awal ngeblog, pastilah semua dari kita, termasuk saya didasari semangat berbagi dan beraktualisasi diri. Katanya, content is the king. Nyatanya, content and many more adalah segalanya. Bukan berarti mengesampingkan tulisan ya, tapi hal lain yang menyertai tulisan saat ini juga mempertaruhkan ‘nyawa’ sebuah konten untuk berhasil menyampaikan pesan dengan maksimal. Hm, tapi bukankah membuat sesuatu yang lebih dari sekedar tulisan butuh upaya ekstra ya? Pasti. Apapun hasil yang ekstra, usahanya tentu juga ekstra. Tak ada yang instan seperti permintaan puteri pada pangeran untuk membuat candi dalam waktu semalam
Sebuah konten saat ini dituntut mengeksplorasi kreativitas content creator nya. Namanya content creator, tentu melibatkan perpaduan skill yang bersinergi antara menulis, memotret, mengedit foto, mengkompilasinya dalam infografis, ataupun membuat satu video menarik. Dan, semua aktivitas itu membutuhkan kinerja device mumpuni yang dipadukan teknologi terkini. Misalnya seperti ASUS Pro P2430UJ yang dilengkapi Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor. Fungsinya, pasti supaya pekerjaan yang mengasyikkan ga terhambat karena lemot dan semacamnya yang pastinya bikin bad mood. Biar wuz wuz karena otaknya moncer 🙂
 

Konten kreatif sebenarnya perkembangan dari konten itu sendiri. Kalau dulu sisi penguat konten sering diidentikkan (hanya) dengan kekuatan tulisan lewat mantra kata-kata, nyatanya sekarang itu saja tak cukup. Meski bagi saya, kualitas tulisan yang mengalir dan melibatkan emosi pembaca adalah yang utama, saya juga setuju kalau pembaca membutuhkan lebih dari itu sebagai pendukung refreshing alat indera berupa mata.

Mata memang mudah lelah kalau berhadapan dengan layar elektronik. Yes, itu fakta. Makanya biar kelelahan itu sedikit berkurang, penyeimbang tulisan adalah kreativitas lainnya. Gambar atau foto memang sudah mainstream sekali, lalu? Infografis adalah temuan selanjutnya. Menggabungkan gambar dan informasi. Kalau ingin yang lebih interaktif, bisa infografis bergerak atau video.

Buat saya yang juga baru belajar menyelami pembuatan sebuah konten kreatif ini, saya pastinya butuh referensi. Ga usah yang terlalu teoritis sih, saya lebih suka praktis dengan belajar dari beberapa blogger yang sudah lebih dulu berpengalaman di dunia blogging yang menurut saya sudah menerapkan sedikit banyak konten kreatif. Seperti nama-nama ini :

 

Related Posts

Site Menu