Tontonan vs Tuntunan

Yuk, Ikuti Lomba Blog Terbaru dari C2live dengan Tema: Acara TV “Alay” Berjaya, Tontonan atau Tuntutan?

I’m a writer at Content Collision

Walaupun media digital kini sudah mendominasi, nggak bisa dipungkiri bahwa banyak dari kita yang masih sesekali mencari informasi dan menikmati hiburan melalui televisi. Sejak dulu, televisi selalu menghadirkan beragam tayangan untuk kita konsumsi sehari-harinya. Alhasil, apa yang kita lihat dan dengar dari televisi pun sedikit atau banyak mempengaruhi pola pikir dan perilaku kita.

Bagi anak-anak dan remaja yang belum terlalu bisa menyaring dan memilah informasi, pengaruh yang mereka dapatkan dari tayangan televisi bisa sangat besar. Alih-alih hanya sebagai tontonan, tayangan televisi juga sudah selayaknya menjadi tuntunan yang mengedukasi. Namun sayangnya, kini, tayangan televisi yang mengatasnamanan hiburan namun tidak mengindahkan bobot dan norma yang direfleksikannya kian menjamur. Mudah sekali ditiru, tontonan seperti ini kian hari kian menjadi suatu keresahan yang terus berkembang.

Mengontrol apa yang akan disiarkan melalui televisi mungkin akan sulit untuk kita lakukan tanpa koneksi apapun. Namun, bukan berarti tidak ada yang bisa kita perbuat untuk menghindari fek buruk dari tontonan kurang berkualitas. Lalu, apa yang bisa kita lakukan bagi generasi muda agar mereka bisa lebih bijaksana dalam memilih tontonan?

Mungkin, kamu sudah memikirkan segambreng skenario rumit untuk mengatasi permasalahan ini yang bisa saja lahir sebagai ide inovatif, namun belum tentu bisa dieksekusi dengan gampang olehmu sendiri. Bukan berarti itu merupakan hal buruk. Justru, bisa jadi kamu memiliki pemikiran yang canggih jika bisa menghasilkan gagasan seperti itu. Namun, kita juga perlu cara yang bisa langsung menghadirkan tindakan nyata dalam mengurangi porsi tontonan yang kurang baik bagi generasi muda.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyebarkan tulisan yang menyuarakan urgensi permasalahan ini dan seperti apa saja solusi pragmatis yang bisa dilakukan. Oleh karena itu, C2live kembali mengadakan lomba blog yang kali ini bertema “Acara TV ‘Alay’ Berjaya, Tontonan atau Tuntutan?”.

Melalui lomba blog ini, C2live mengajak kalian para blogger aktif untuk menuliskan suatu kasus berdasarkan pengalaman nyata yang berhubungan dengan dampak buruk dan baik dari sebuah tayangan di televisi. Kemudian, peserta diminta untuk menuturkan secara jelas apa saja kekurangan serta kelebihan dari acara-acara “alay” yang semakin menjamur di televisi. Berdasarkan kedua hal tersebut, selanjutnya peserta akan diminta untuk memberikan langkah-langkah mudah agar penonton bisa lebih pandai memilih tayangan-tayangan yang berkualitas untuk ditonton. Selain itu, peserta juga dapat memberikan ide atau gagasan mengenai tontonan seperti apa yang selayaknya disiarkan melalui saluran televisi Indonesia agar bisa menjadi tuntunan bagi generasi muda.

Adapun jika karyamu dipilih menjadi yang terbaik dalam lomba blog ini, kamu akan mendapatkan:

  • Juara 1: Tulisan akan dimuat dalam website C2live + Publikasi featured blogger (author’s profile story) di website C2live + Menjadi partner prioritas sindikasi konten untuk C2live + Merchandise C2live.
  • Juara 2: Publikasi featured blogger (author’s profile story) di website C2live + Menjadi partner prioritas sindikasi konten untuk C2live + Merchandise C2live.
  • Juara 3: Publikasi featured blogger (author’s profile story) di website C2live + Merchandise C2live.

Lomba ini berlangsung dari 14 Mei 2018 hingga 10 Juni 2018. Yuk, segera daftarkan dirimu dan ambil bagian dalam upaya menuntun generasi muda supaya mereka bisa mendapatkan tontonan yang layak!

Untuk syarat, ketentuan, dan informasi lengkap lainnya, bisa langsung kamu simak di link ini.


Sumber: Mytml.

Related Posts

 
Site Menu