Mengintip Kebutuhan Brand Saat Bekerja Sama dengan Blogger

Sebagai seorang blogger, diajak bekerja sama oleh salah satu brand adalah salah satu hal yang mungkin sangat kamu idamkan. Nggak hanya bisa menguntungkanmu secara finansial, tapi hal itu juga bisa memvalidasi popularitas dan kredibilitas blogmu. Ketika ada brand yang mengajakmu bekerja sama, kamu bisa menilai bahwa tulisanmu cukup influential bagi pembaca.

Agar cita-cita itu terwujud dan semakin banyak brand yang mendatangimu, tentu kamu perlu punya gambaran jelas tentang kebutuhan brand. Yuk, simak hal-hal yang dicari oleh para brand, sehingga nantinya kamu bisa menawarkan kerja sama yang menguntungkan semua pihak, dan brand pun mengantre untuk bisa bekejra sama denganmu!

1. Kesesuaian dengan Strategi Marketing

Perlu kamu pahami bahwa setiap tindakan marketing dari suatu brand pasti memiliki tujuan dan target yang ingin dicapai. Ada yang ingin secara langsung mendongkrak penjualan, ingin mengenalkan produk baru, mensosialisasikan promo tertentu, atau ingin memperbaiki SEO rank mereka di search engine. Tentu saja agar strategi mereka berhasil, mereka akan mencari blogger yang mampu membantu mereka mencapai target.

Agar kamu bisa memposisikan dirimu dengan tepat di hadapan brand, pastikan kamu pun memahami apa saja yang menjadi kelebihan blogmu. Gunakan pengalaman, artikel, atau contoh kerja sama dengan brand lain yang bisa membantumu. Akan lebih baik jika kamu bersedia sedikit terlibat dalam proses perencaan mereka, dengan cara memberi beberapa masukan yang positif berkenaan dengan strategi mereka. Dengan itu, kamu akan memiliki value lebih di mata mereka.

2. Skala Pembaca yang Ingin Dicapai

Nggak bisa dipungkiri, angka pembaca per hari masih menjadi hal yang paling menentukan terhadap pengambilan keputusan suatu brand untuk mengajak seorang blogger bekerja sama. Menurut Morgan Timm, salah satu lifestyle blogger ternama dunia, kamu bisa mulai berpikir untuk bekerja sama dengan brand saat blogmu sudah bisa meraih 100 pembaca per hari secara konstan. Artinya, kamu butuh 2000 hingga 3000 pembaca tiap bulan agar blogmu dianggap cukup potensial oleh brand. Tentunya semakin tinggi angka yang kamu miliki akan semakin baik.

Tapi hati-hati juga, jangan sampai kamu menggunakan cara curang untuk mendongkrak jumlah pengunjungmu. Meskipun banyak yang menawarkan jasa untuk menaikkan traffic blog secara instan, opsi tersebut harus kamu abaikan. Pastikan traffic yang lahir adalah organik hasil dari konten-kontenmu. Karena kalau ketahuan kamu menggunakan cara curang, kredibilitasmu akan hancur dan brand akan kapok bekerja sama denganmu lagi.

3. Kecocokan Demografi dan Target Pasar

Banyak content marketer atau digital strategist yang meyakini bahwa kecocokan demografi pembaca blog dengan target pasar yang dicari oleh brand merupakan hal paling penting dalam menentukan blogger mana yang pas untuk brand mereka. Brand butuh tahu siapa saja pembaca blogmu. Mulai dari umur, lokasi, hingga artikel yang menurut mereka menarik. Tujuannya agar brand tahu pasti bahwa pembacamu memang kelompok orang yang berpotensi tertarik dengan apa yang mereka tawarkan.

Itulah sebabnya memiliki niche yang jelas dan terarah sangat menguntungkanmu. Selain bisa menggaet pembaca setia, niche yang jelas juga memudahkanmu meyakinkan brand bahwa kamu memiliki influence ke target pasar mereka secara spesifik. Kalau niche blogmu adalah soal kuliner, nggak perlu repot-repot mengajak brand yang bergerak di bidang otomotif. Fokus ke bidang kuliner atau travelling, karena demografi pembacamu sesuai dengan target pasar mereka.

Baca juga: Perkembangan Periklanan Digital yang Wajib Kamu Kenali

4. Kualitas Konten yang Mumpuni

Selain angka pengunjung dan demografi, tentu saja brand ingin meninjau kualitas konten yang kamu produksi. Mereka akan menilai bagaimana kamu bercerita dan meng-influence pembacamu. Ada beberapa blogger yang dihindari oleh brand meskipun angka pengunjungnya tinggi, biasanya karena dianggap sering membagikan informasi yang nggak valid atau menggunakan bahasa yang kasar atau kurang sopan.

Nggak cuma dari tulisan, brand pun sering kali menilai tampilan suatu blog. Jadi pastikan tampilan blogmu elegan, nyaman untuk pembaca, tapi juga punya ciri khas. Kalau blogmu saja berantakan, terlalu banyak fitur atau widget nggak penting, atau menggunakan warna yang bikin lelah mata, sebaiknya kamu segera berbenah. Karena kalau enggak, bisa jadi brand akan menjauh dari blogmu.

5. Engagement yang Tinggi

Yang terakhir ini adalah hal yang sering diinginkan oleh brand, namun cukup sulit untuk dicapai oleh blogger. Engagement adalah aktivitas interaksi yang terjadi pada blogmu. Bisa berupa likes, komentar, atau juga jumlah orang yang membagikan ulang tulisanmu. Angka engagement yang tinggi menunjukkan bahwa tulisanmu nggak cuma informatif saat dibaca, tapi juga mampu mengajak pembaca untuk terlibat. Jika kamu sudah memiliki angka engagement yang tinggi, berarti influence-mu memang sudah kuat.

Nah, untuk mengembangkan engagement di blogmu inilah yang cukup tricky. Kamu haru rutin menjalin interaksi dengan pembaca. Mulai dari menjawab komentar, membuka suatu bahasan untuk didiskusikan, hingga berkunjung ke blog orang lain untuk memperluas jaringan. Tentu saja prosesnya nggak bisa instan, tapi jika kamu sukses mendapatkannya, brand manapun nggak akan ragu untuk bekerja sama denganmu.

Baca juga: Ingin Jadi Freelancer? Jangan Sampai Lupa Punya Portofolio!


 

Bekerja sama dengan brand memang memberikan banyak benefit untukmu sebagai seorang blogger. Tapi sebelum kamu sibuk mencari brand yang mau bekerja sama denganmu, pastikan performa blogmu memang sesuai dengan kebutuhan mereka. Mulai dari jumlah pengunjung, kualitas dan frekuensi konten, hingga performa engagement blogmu harus terjamin selalu memberikan hasil yang memuaskan.

Kalau kamu sudah bisa memenuhi itu, kamu malah nggak perlu lagi repot-repot aktif mencari brand yang mau bekerja sama. Justru nantinya brand yang menghubungimu dan mengajakmu bekerja sama. Tentunya, itu bukan titik akhir dari perjalanan blogging-mu. Kamu masih harus tetap belajar dan terus mengembangkan blogmu, agar semakin banyak brand dari dalam maupun luar negeri yang melibatkanmu dalam strategi marketing mereka.

 

Ingin menularkan semangat positif ala Blogger? Yuk suarakan kepedulianmu pada laut Indonesialewat lomba blog yang diselenggarakan oleh C2live sekarang juga!

Sumber: Fr Ray Blake, vLinkd, Prc 11, CCIS, Method Shop, Channel 24.

Related Posts

Site Menu