mengatur HTTPS

Yuk, Buat Blogmu Lebih Aman Dikunjungi dengan SSL dan HTTPS!

Kamu baru saja membuat blog. Rencananya, blog ini akan kamu jadikan tempat berbagi cerita pada dunia. Mungkin, nanti bisa dimanfaatkan juga untuk promosi online shop milikmu. Kamu pun sudah mengatur dengan teliti mulai dari template blog sampai konten-konten yang akhirnya kamu terbitkan di blog. Esok harinya, rencanamu berantakan. Kok bisa?

Blogmu nggak bisa diakses. Mau mengganti password pun percuma, soalnya alamat e-mail yang kamu pakai sudah diganti.

Saat itu baru kamu sadar, ada hacker yang menyerang blogmu.

Semua yang sudah kamu lakukan jadi sia-sia. Waktu yang kamu habiskan selama berjam-jam untuk mengatur template yang sempurna jadi terbuang percuma. Hasil kerja kerasmu menulis posting-an blog yang menarik juga hilang. Apalagi, kategori barang yang (nantinya) akan dipakai oleh online shop milikmu juga nggak berbekas. Bisa dibilang, ini merupakan mimpi buruk bagi blogger manapun.

Tentunya kamu nggak mau, kan, hal yang sama terjadi padamu? Apapun tujuan blognya, baik untuk bisnis atau hanya sekedar jadi pelampiasan hati, menulis bukanlah sesuatu yang mudah, sehingga saat kejadian seperti itu menimpa, hatimu akan terasa remuk. Supaya hal yang sama nggak sama terjadi padamu, yuk, simak caranya mengamankan blog dengan mengatur HTTPS menggunakan SSL berikut ini!

Bedanya HTTPS dan SSL

mengatur HTTPS

Sebelum mengerti cara pengaturan untuk melindungi blogmu, pertama-tama kamu harus mengerti dulu definisi dari SSL dan HTTPS sendiri.

SSL (Secure Socket Layer) adalah lapisan keamanan untuk melindungi transaksi dan juga kegiatan yang berhubungan dengan data di website menggunakan teknologi enkripsi data. SSL yang merupakan teknologi keamanan siber paling standar ini berguna untuk mengamankan data yang dikirimkan antara web server dan web browser.

HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure adalah versi aman dari HTTP setelah kamu mengaturnya dengan menggunakan SSL. Hypertext Transfer Protocol (HTTP) sendiri adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.

Simpelnya, SSL atau SSL Certificate adalah acuan standar bagaimana koneksi antara web server dan web browser bisa terenskripsi via HTTPS.

Kenapa Harus Pakai HTTPS/SSL?

mengatur HTTPS

Selain menjadi salah satu faktor ranking untuk Google, HTTP yang telah diatur dengan SSL (HTTPS) juga membantu kamu tetap aman, jauh dari jangkauan hacker atau malicious software saat berselancar di dunia maya. Apalagi pada jaringan yang nggak terenkripsi seperti Wi-Fi.

Perlu kamu ketahui bahwa pada jaringan Wi-Fi atau hotspot untuk umum, semua orang dalam jaringan lokal yang sama bisa ‘mengintip’ informasi-informasi sensitif. Contohnya seperti nomor kartu kredit atau password milikmu.

Orang-orang nggak bertanggung jawab, yang dikenal juga dengan istilah identity theft, bisa dengan leluasa mengambil informasi pribadi saat kamu berselancar di jaringan yang nggak aman. Bisa saja orang-orang ini mencuri informasi pribadi seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, linked accounts, bahkan alamat rumah!

Buat kamu yang berencana menjadikan blog sebagai medium usaha, mengamankan blog dengan mengatur HTTPS atau SSL bisa melindungi data-data calon konsumenmu. SSL sendiri biasanya berupa sertifikat yang didalamnya terdapat domain name, nama dan alamat perusahaan, serta nama negara. Setiap sertifikat SSL pasti dilengkapi dengan tanggal kedaluwarsa, jadi saat masa berlaku sertifikat SSL-mu mau habis, kamu harus memperpanjangnya kalau mau mengamankan laman situsmu lebih lama.

Cara mengatur HTTPS dan SSL pada laman personal dan laman blog sedikit berbeda. Setelah ini, C2live akan membahas bagaimana caranya mengatur HTTPS atau SSL pada platform WordPress. Yuk, simak sama-sama!

Mengatur HTTPS dengan memasang SSL ke WordPress

mengatur HTTPS

Langkah pertama dan yang paling penting, kamu harus membeli sertifikat SSL terlebih dahulu. Kamu pun nggak perlu bingung harus membelinya di mana karena sudah ada banyak provider yang menyediakan SSL. Ketika sertifikat SSL sudah di tangan, kamu bisa meminta web server-mu meng-install sertifikatnya pada server.

Kalau sudah, pergilah ke laman pengaturan umum (general settings) di WordPress dan perbaharui alamat website milikmu di kolom WordPress Address (URL) dan Site Address (URL). Setelah itu, set redirect pada WordPress SSL dari HTTP ke HTTPS.

mengatur HTTPS

Jika sudah, kamu cukup tambahkan kode ini ke file .htaccess:

<code><IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
RewriteRule ^(.*)$ https://www.yoursite.com/$1 [R,L]
</IfModule></code>

Bila server yang kamu miliki termasuk server NGINX, tambahkan kode di bawah ini supaya website milikmu bisa dialihkan dari HTTP ke HTTPS. Dengan mengikuti dua cara ini, kamu bisa menghindari HTTPS di WordPress nggak bekerja karena konten dan juga URL-mu akan terenskripsi dengan SSL.

<code>server {
listen 80;
server_name yoursite.com www.yoursite.com;
return 301 https://yoursite.com$requesturi;
}
</code>

(Ps. Jangan lupa ganti yoursite.com dengan nama situsmu!)

Kamu juga bisa kok menambahkan SSL di laman login atau multi-site admin. Cukup mengkonfigurasi SSL di file wp-config.php saja. Taruh kode di bawah ini pada bagian bawah a.k.a di atas kalimat “That’s all, stop editing!”.

<code>define('FORCESSLADMIN', true);</code>

Memasang HTTPS/SSL Lewat Plugin

mengatur HTTPS

Nah, kalau kamu hanya menginginkan halaman-halaman tertentu saja yang dilengkapi dengan SSL di WordPress, ada kok plugin untuk itu. Di antaranya adalah WordPress HTTPS (SSL) dan Really Simple SSL. Khusus untuk Really Simple SSL, kamu juga bisa menggunakannya di GitHub!

Tapi ingat, meskipun lewat plugin, kamu tetap harus memiliki sertifikat SSL dulu, ya!


Sekarang kamu sudah tahu betapa pentingnya SSL (HTTPS) untuk sebuah website dan blog. Kalau masih bingung, kamu bisa meminta tolong host website-mu untuk mengaplikasikan SSL. Jangan sampai lupa, masih banyak tips-tips blogging dan blog management lainnya di C2live. Lihat-lihat sekarang, yuk!

Sumber: Dreamlandia, Green Geeks, Proje Kredileri, Cleveland, WP Beginner, Polygon

Related Posts

Site Menu