kepercayaan pembaca

Kepercayaan Pembaca Blogmu Jatuh Karena Kesalahanmu Sendiri? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Mengelola sebuah blog bukanlah hal yang mudah. Selain bisa jadi melelahkan, terkadang kamu pun bisa tersandung satu atau dua masalah yang bisa mengganggu reputasi blogmu. Bahkan, ada beberapa sandungan yang benar-benar bisa membuat pembacamu pada kabur dan blogmu jadi sepi pengunjung. Tapi, ketika itu terjadi, tentu kamu nggak mau, kan, usahamu memelihara blog harus berakhir gitu aja?

Jika kamu ternyata pernah atau bahkan sedang terkena masalah seperti ini, jangan patah semangat dan menyerah gitu aja. Supaya kamu makin tercerahkan, yuk, kita bahas blunder apa saja yang bisa bikin kamu kehilangan kepercayaan pembaca dan cara mengatasinya!

1. Clickbait yang Kebablasan

kepercayaan pembaca

Clickbait pada dasarnya adalah salah satu jurus yang sekarang sudah lumrah digunakan oleh para blogger ataupun content writer. Clickbait adalah teknik menggunakan judul-judul dan/atau gambar sensasional yang terkadang mengabaikan akurasi dengan isi dari artikelnya sendiri. Harapannya, akan lebih banyak orang yang tertarik untuk membuka dan membaca artikel terkait akibat terpancing dengan judul atau thumbnail yang super heboh. Sebenarnya, nggak masalah kalau kamu pun mau menggunakan taktik itu, asal jangan sampai kebablasan!

Meskipun ingin menghadirkan judul yang ‘menjebak’, tapi tetap pastikan kalau judul yang kamu gunakan masih tetap relevan dengan isi post-mu. Jangan menggunakan ‘Ini Dia Cara Menghilangkan Jerawat dalam Satu Malam” jika di artikelnya sendiri sama sekali nggak ada tips tentang menghilangkan jerawat dengan cepat. Jika sudah terlanjur terjadi, ubah judul-judul post yang memang kamu rasa terlalu berlebihan atau terlalu bohong. Jangan lupa ke depannya kamu pun kamu harus bisa lebih berfokus pada kualitas konten daripada menggunakan judul clickbait. Dengan begitu, pelan-pelan kepercayaan pembaca yang sempat merasa dikecewakan akan mulai tumbuh kembali.

2. Terlalu Banyak Jualan atau Promosi Produk

kepercayaan pembaca

Salah satu cara mendapatkan uang dari blog adalah menjual atau mempromosikan produk tertentu. Kamu bisa bekerja sama dengan suatu brand, lalu kamu menuliskan ulasan positif tentang pengalamanmu menggunakan produk yang mereka jual. Sesekali, orang akan tertarik dengan ulasan yang kamu berikan, bahkan ikut membeli produk tersebut. Tapi, kalau terlalu sering, pembacamu pun lama-lama akan jengah dan mengabaikan ulasanmu, atau bahkan berdampak pada penurunan jumlah pembaca secara drastis.

Kamu tetap harus memperhatikan proporsi dari ulasan berbayar di blogmu. Jangan sampai justru jumlah post ulasan berbayar malah mengalahkan jumlah post yang memang dicari oleh pembacamu. Jika kamu sedang berada di fase ini, coba hentikan sejenak proses monetisasi yang melibatkan ulasan produk. Coba hadirkan konten-konten berkualitas lebih sering dan konsisten. Tujuannya adalah untuk mengingatkan kembali para pembaca bahwa kamu adalah seorang blogger yang mumpuni. Jika traffic blogmu sudah mulai menanjak kembali, itu artinya kepercayaan pembaca sudah mulai kembali. Dan ingat, jangan sampai kamu melakukan kesalahan yang sama lagi. ya!

3. Informasi dari Sumber yang Nggak Terpercaya

kepercayaan pembaca

Saat kamu sedang menulis sebuah post, seringkali kamu mencari informasi dari berbagai sumber untuk menguatkan argumenmu. Nah sayangnya, entah secara sadar atau nggak, kadang kamu mengutip sumber yang nggak terpercaya. Meskipun sepele, kadang informasi yang salah bisa membuat pembacamu geram.

Jika sudah terlanjur terjadi, ada baiknya kamu memberikan update di post terkait dengan mencantumkan sumber dan informasi yang lebih akurat. Jangan lupa tuliskan disclaimer yang menyatakan bahwa kamu sudah memberikan revisi di post tersebut. Dengan begini, pembacamu pun akan menyadari bahwa kamu adalah penulis blog yang responsif dan bertanggung jawab atas tulisanmu.

4. Mencuri Karya Orang Lain

kepercayaan pembaca

Mencontek artikel orang lain tanpa memberikan kredit kepada penulis aslinya adalah dosa paling besar dalam blogging. Entah secara sengaja atau nggak, plagiat artikel orang lain akan menjatuhkan kredibilitasmu di mata pembaca. Makanya, jika hal ini belum terjadi, pastikan bahwa orisinalitas adalah prinsip yang harus selalu kamu patuhi. Jangan mempertaruhkan reputasi dan kredibilitasmu hanya untuk sebuah post, sebagus apapun post tersebut.

Lalu bagaimana jika kamu sudah terlanjur melakukan kesalahan ini? Satu-satunya cara adalah mengakui kesalahan dan memberikan kredit kepada si penulis asli. Tentu saja itu nggak bisa langsung menyembuhkan reputasimu karena memang ini adalah dosa yang besar. Tapi setidaknya, itu adalah cara terbaik dibanding kamu berusaha mengelak atau bersikap pura-pura nggak tahu.


Dalam perjalanan blogmu, tentu wajar jika ada beberapa masalah yang kamu hadapi. Jangan jadikan itu alasan untuk berhenti, tapi jadikan pembelajaran dan pembuktian bahwa kamu bisa terus maju dan menjadi blogger yang lebih baik lagi. Untuk itu, hadapi semua masalah dengan kepala dingin dan sabar, Jangan mudah putus asa dan menyerah begitu saja.

Kepercayaan pembaca lahir dari kemampuanmu menghasilkan konten yang berkualitas. Jika kamu sudah pernah bisa melakukannya, itu artinya kamu pun siap untuk melakukan itu lagi. Dengan berhasil menghadapi jatuh bangun kehidupan blogging, nggak cuma bikin kamu lebih matang sebagai seorang blogger, tapi juga membuatmu menjadi pribadi yang lebih dewasa di kehidupan nyata. Semangat!

Sumber: Free Synonymizer, MyNorth, CarSalesProfessional, Pinterest, The Daily Beast.

Related Posts

Site Menu