DR dan UR

Bloggers, Yuk Kenalan dengan Dua Metrik yang Dikembangkan oleh Ahrefs: Domain Rating (DR) dan URL Rating (UR)

I’m a writer at Content Collision

Bloggers, mungkin kamu sudah cukup familiar dengan Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) yang diinisasi oleh Moz. Tapi, tahukah kamu bahwa Ahrefs memiliki metrik serupa, yaitu Domain Rating (DR) dan URL Rating (UR)?

Meskipun sering diidentikkan, ternyata DA/PA dan DR/UR sebenarnya memiliki fungsi kalkulasi yang berbeda, lho! Jadi, sebenarnya seperti apa, sih, DR dan UR itu? Yuk, kita mengenal lebih dalam lagi soal dua metrik ini melalui ulasan berikut!

Domain Rating (DR)

Domain Rating

DR merupakan metrik yang dikembangkan oleh Ahrefs untuk menunjukkan seberapa kuat profil backlink sebuah situs. Layaknya DA, DR juga menggunakan skala logaritmik yang berkisar antara 1 hingga 100. Semakin tinggi angkanya, maka DR yang dimiliki sebuah situs semakin kuat.

Dengan fungsi metrik seperti itu, DR bisa menjadi metrik yang dapat kamu manfaatkan untuk menentukan dari situs manakah kamu perlu melakukan link building. Tentu saja, supaya DR situsmu bisa meningkat, kamu perlu mengupayakan diri untuk mendapatkan backlink dari situs yang DR-nya lebih tinggi.

Selain menampilkan angka yang menunjukkan kekuatan backlink profile dari situs yang dinilai, DR juga bisa menampilkan gap yang dimiliki situs terkait dengan situs-situs lainnya. Jadi, kamu bisa melakukan perbandingan antara situs yang kamu miliki dengan situs lainnya dengan mudah menggunakan metrik ini.

Sampai sini, mungkin kamu sudah bertanya-tanya tentang mekanisme penghitungan nilai DR. Secara sederhana, penghitungan nilai DR bisa melibatkan proses-proses berikut:

  1. Metrik akan melihat seberapa banyak unique domain yang memberikan dofollow link ke situs yang akan dinilai. Ini berarti jika kamu mendapatkan dofollow link > 1 dari suatu domain, maka jumlah domain yang terhitung hanyalah 1 (bukan mengikuti jumlah link yang kamu dapat dari domain tersebut);
  2. Metrik akan menelaah nilai DR dari masing-masing unique domain yang memberikan dofollow link pada situsmu;
  3. Metrik juga akan mempertimbangkan jumlah unique domain yang dimiliki oleh situs-situs yang terdata dari proses pertama;
  4. Metrik akan mengolah informasi yang didapat dari proses 1-3 menggunakan kalkulasi khusus untuk menghitung nilai DR mentah;
  5. Metrik akan menetapkan hasil olahan informasi yang didapat ke dalam skala 1-00 yang didasarkan pada penghitungan logaritmik.

Dari proses penghitungan nilai DR di atas, kamu mengetahui bahwa nilai DR-mu sangat dipengaruhi oleh nilai DR situs-situs lain. Karena itu, jangan heran jika sewaktu-waktu kamu mendapati nilai DR situsmu sangat fluktuatif, sebab jika domain-domain lain yang terhubung dengan situsmu mengalami perubahan nilai DR yang signifikan, hal itu juga akan berpengaruh terhadap nilai DR-mu.

Nah, yang perlu kamu garis bawahi di sini adalah fakta bahwa DR merupakan sebuah metrik yang menunjukkan popularitas link yang dimiliki oleh situsmu dibandingkan dengan situs-situs lainnya. Jadi, ketika nilai DR-mu mendadak turun, ini tidak berarti bahwa situsmu sudah tidak mampu lagi untuk menyerap traffic sebanyak yang bisa didapatkan ketika nilai DR-nya masih tinggi.

Dengan kata lain, nilai DR sendiri tidak berhubungan dengan keyword yang kamu gunakan pada situsmu. Nilai DR juga tidak mengindikasikan peringkat situsmu pada SERP untuk dijadikan patokan agar bisa mendapatkan traffic yang lebih tinggi, sehingga sama sekali tidak ada hubungannya dengan skor otoritas, sebab penilaian DR sendiri juga tidak melibatkan komponen-komponen tersebut.

URL Rating (UR)

URL Rating

Lain halnya dengan DR, UR merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa kuat profil link yang dimiliki oleh sebuah URL secara spesifik dan seberapa besar kemungkinan yang dimilikinya pula untuk bisa mendapatkan rank yang tinggi pada SERP. Sama seperti DR, penghitungan UR juga menggunakan skala logaritmik yang berkisar antara 1 sampai 100. Semakin tinggi nilai UR yang dimiliki, maka akan semakin kuat pula profil link yang dimiliki oleh URL tersebut, begitu pula dengan kemungkinannya untuk muncul di deretan teratas SERP.

Secara umum, penghitungan nilai UR suatu halaman spesifik mengaitkan rating score milik halaman-halaman yang tertaut di dalamnya. Namun, link-link yang dimasukkan ke dalam penghitungan hanyalah tautan-tautan yang termasuk golongan dofollow. Jadi, nilai UR yang kamu dapat akan dipengaruhi oleh UR yang dimiliki oleh halaman-halaman yang kamu tautkan.

Di sisi lain, nilai UR yang kamu miliki pun juga bisa mempengaruhi UR dari halaman-halaman yang kamu tautkan. Misalnya kamu memiliki halaman dengan nilai UR 80 dan kamu menyertakan 10 external link di dalamnya. Nah, masing-masing dari halaman tautan tersebut akan mendapatkan imbas dari halamanmu sebesar nilai UR-mu dibagi dengan jumlah tautan yang ada.

Artinya, semakin banyak kamu menyertakan external link dalam suatu halaman spesifik, maka akan semakin kecil juga impact yang akan kamu berikan bagi halaman dari external link tersebut.

Ini bukan berarti kamu tidak dapat menyertakan banyak-banyak external link dalam halaman spesifik milikmu. Namun, pastikan saja bahwa tiap external links yang kamu tautkan memiliki nilai UR yang baik, karena nilai UR mereka juga akan mempengaruhi UR-mu. Di sisi lain, kamu juga tetap perlu ingat bahwa membubuhkan terlalu banyak external link dalam satu halaman spesifik malah bisa menjebloskan performa halaman tersebut.

Masih terkait dengan metrik ini, perlu kamu ketahui bahwa walaupun terdengar mirip, UR bukanlah substitusi akurat untuk metrik PageRank (PR) milik Google. Sebab, biar bagaimanapun juga, keduanya bukanlah metrik yang sama. Hal serupa juga berlaku bagi hubungan antara UR dengan Page Authority yang dikembangkan oleh Moz.

Sehubungan dengan hal ini, awalnya, UR dikembangkan dan diluncurkan oleh Ahrefs dengan menggunakan formula yang menyerupai PR. Namun kini, UR sudah memiliki algoritma yang berbeda dengan PR. Meski begitu, UR metrik yang memiliki korelasi paling baik dengan PR dibandingkan dengan beberapa metrik lain yang dikembangkan oleh Ahrefs. Jadi, tingkat akurasinya tidak perlu kamu ragukan.


Begitulah kira-kira hal dasar yang perlu kamu ketahui tentang Domain Rating (DR) dan URL Rating (UR). Penggunaan kedua metrik ini bisa kamu manfaatkan untuk mengetahui perkembangan blogmu, sebab DR dan UR mampu mengukur popularitas link yang dimiliki oleh situs blogmu dan beserta dengan halaman-halamannya juga. Melalui hasil tersebut, kamu jadi bisa mengetahui dimana posisi popularitas blogmu dibandingkan situs-situs lain, sehingga kamu jadi bisa menentukan apakah kamu perlu merancang strategi baru untuk pengembangan blogmu dan cara-cara seperti apa yang perlu ditempuh.

Baik DR dan UR memang bukan merupakan metrik resmi yang dikeluarkan dari Google. Namun dengan tingkat korelasi yang tinggi, keduanya bisa kamu jadikan referensi untuk menjadikan blogmu lebih maju untuk menyongsong kesuksesan.

Sumber gambar: Freepik, Ahrefs.

Related Posts

 
Site Menu