motivasi menulis

Tiga Hal yang Perlu Kamu Tanyakan Pada Diri Sendiri Saat Kehilangan Motivasi Menulis

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

motivasi menulisKemana motivasi menulis ku?

Menatap layar, kamu berpikir apa yang ingin ditulis selanjutnya. Bertanya kemana semangat nulis yang berkobar. Bila tidak ada deadline, mungkin kamu tidak akan memulai sama sekali. Bukan tidak ada ide atau terkena writer’s block, tapi memang tidak ada motivasi!

Dalam menulis, kamu pasti pernah merasa jenuh, tidak produktif, dan kehilangan motivasi. Kehilangan motivasi menulis merupakan fase yang dialami oleh hampir semua penulis. Berbagai saran mungkin kamu dapatkan untuk menanganinya, seperti memaksakan diri untuk menulis, membaca sesuatu yang imajinatif, dan be mindful.

Namun, bila motivasi tidak kunjung datang walau kamu sudah mencoba cara-cara tersebut. Mungkin daripada bertanya kemana motivasi menulis kamu, kamu harus bertanya beberapa hal ini:

Tiga hal yang perlu kamu tanyakan ketika kehilangan motivasi menulis

Apa kamu merasa lelah?

motivasi menulis

Sumber: Fabian

Motivasi merupakan hal yang cukup tricky. Tidak hanya terkait elemen kognitif, namun terkadang hilangnya dorongan untuk beraktivitas dapat disebabkan oleh fisik yang lelah.

Tanyakan kepada dirimu, apakah kamu capek? Dari segi jiwa dan raga, apakah istirahat kamu cukup? Berapa banyak tekanan yang sedang kamu alami?

Bila kamu terus menulis dalam keadaan lelah, kualitas tulisan kamu akan menurun. Alasannya sederhana. Tidak banyak energi yang tersisa untuk kegiatan menulis yang butuh banyak berpikir dan fokus.

Cheri D. Mah, seorang peneliti dari Standford University, melakukan penelitian ilmiah mengenai aktivitas tidur mempengaruhi performa dari para pemain basket. Penelitian yang dilakukan mendapati bahwa para pemain basket yang tidur selama 9 jam sebelum permainan mengalami peningkatan peforma dibuktikan dengan akurasi free-throw dan tembakan 3 poin yang lebih akurat sebesar 9 persen.

Lalu apa kaitannya dengan motivasi menulis?

Bermain basket tidak hanya membutuhkan fisik yang bugar tetapi konsentrasi dan pikiran yang sehat, mirip dengan kegiatan menulis yang memanfaatkan kreativitas pikiran.

Motivasi menulis kamu hanya padam, tidaklah betul-betul hilang. Beristirahatlah sejenak, kemudian lanjutkan tulisan kamu.

Bila beban stres yang kamu tanggung, disarankan untuk tidak memaksakan diri untuk menulis. Justru saat-saat seperti ini kamu harus lepas dari kegiatan yang menekan ini, dan alihkan perhatianmu ke kegiatan lain.

Contohnya, melakukan hal yang menial atau sederhana bisa membuang stres dan melancarkan otak ketika berpikir. Cucilah piring, bersihkanlah sepatu, serta sapulah halaman depan rumah. Jangan coba untuk berpikir tentang menulis. Nanti semangat dan ide akan kembali dengan sendirinya.

Apa kamu sering mengeluh?

motivasi menulis

Sumber: Kinkate

Stephen King, seorang penulis novel misteri best seller, berkata:

“Bagaimana kamu menulis di saat kamu mulai jenuh?”
“Satu demi satu kata.”

Berhenti mengeluh dan bersantai. Tuliskan satu demi satu kata. Mengeluhkan motivasi menulis tidak akan menghidupkan kembali motivasi menulis. Jika kamu merasa lelah bahkan tidak bisa menuliskan kata per kata. Istirahatlah dari menulis.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Stanford University, mengeluh berdampak buruk bagi otak. Jika kamu sering mengeluh, secara bertahap mengeluh akan menjadi kebiasaan. Lebih buruk lagi, apa yang dikeluhkan biasanya tidak tepat dan tidak memberikan solusi.

Lantas, apa gunanya mengeluh apabila tidak memberikan solusi untuk menghidupkan kembali motivasi menulis kamu? Ingat, ketika motivasi mulai hilang, proses ini akan seperti tanah longsor, semakin lama akan berlangsung semakin cepat dan sulit dihentikan. Jangan memperburuk masalah ya!

Percayalah bahwa motivasi tidak benar-benar hilang, namun tersimpan dalam dirimu. Kamu hanya belum berhasil menghidupkannya kembali.

Apakah kamu menuliskan sesuatu yang kamu tidak sukai?

Khususnya buat penulis yang bekerja dengan klien, mungkin tidak selalu mendapatkan tema yang diminati. Mungkin awalnya kamu tertarik, bayarannya mungkin juga oke menurutmu. Namun, sebelum memutuskan komitmen terlalu lama. Coba tanyakan kepada dirimu, apakah kamu benar-benar minat dengan topik ini?

Apakah kamu bisa menulis dengan baik? Akan sangat menjengkelkan bila setengah jalan kamu sudah merasa enggan, sementara komitmen kerja dengan klien masih berlangsung lama.

Ada baiknya bagi kamu untuk tidak memaksakan diri demi menjaga citra dan peforma. Analogikan sebuah hubungan interpersonal, akan lebih menyenangkan apabila masing-masing pasangan saling mencintai daripada cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Setiap penulis memiliki titik batas dimana mereka membutuhkan tantangan dan cerita lain untuk dituangkan menjadi tulisan. Mungkin bukan kehilangan motivasi, namun memang saja tidak memiliki motivasi untuk menulis topik-topik tertentu.


Pekerjaan menulis memang bukan perihal yang mudah. Bahkan seseorang yang benar-benar passionate menulis bisa kehilangan motivasi untuk menulis sewaktu-waktu. Richard Bach mengatakan: “Penulis profesional adalah mereka yang dulunya amatiran namun tidak pernah berhenti.” Tiga pertanyaan di atas bisa menjadi bahan renungan kamu untuk menghidupkan kembali motivasi menulis anda. Ikuti terus Blog C2live untuk berbagai tips menulis dan tips blogging ya!

Oh ya, buat yang passionate menulis dan suka ikut lomba, C2live sedang mengadakan dua lomba hits yang menarik loh! Yuk, klik detilnya di bawah ini untuk menemukan yang paling cocok denganmu!

Lomba Blogging Skyscanner: Aha Moment Saat Travelling!
Lomba Blogging EV Hive: Yuk, Akselerasi Bersama Coworking Space di Era Teknologi!
Semoga berhasil ya!

Related Posts

 
Site Menu