Membangun Blog

Ingin Lancar Ngeblog walau Masih Pelajar? Simak 4 Tips Berikut

I’m a writer at Content Collision

Belakangan ini, cukup banyak pelajar yang mengisi waktu luangnya dengan kegiatan blogging. Selain karena tidak memiliki batasan umur, blogging dirasa cukup bermanfaat bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan menulis dan memperluas wawasan.

Namun, mengimbangi kegiatan blog dengan kesibukan menuntut ilmu seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar. Lantas, hal-hal seperti apa saja yang bisa kamu lakukan agar kegiatan blogging-mu tidak mengganggu proses belajar?

1. Analisis kesibukan yang kamu miliki

Membangun Blog

Sebagai pelajar, kamu tentu sudah memiliki kesibukan tersendiri untuk menuntut ilmu. Di samping itu, kamu mungkin juga masih memiliki berbagai aktivitas lain yang perlu kamu jalani. Jika kamu masih tetap ingin membangun blog dalam kondisi seperti itu, kamu perlu menganalisis kembali kesibukan yang kamu miliki. Apakah kamu masih dapat meluangkan waktu untuk blogging?

Bukannya mau menciutkan niatmu, namun blogging pun merupakan kegiatan yang menguras waktu. Kamu memang bisa mendapatkan berbagai keuntungan dan pengembangan diri melalui blogging. Tapi cobalah untuk memastikan bahwa kegiatan ini nantiya tidak mengganggu kewajiban utamamu sebagai pelajar.

Langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk menganalisis kegiatanmu adalah dengan mencatat semua jadwal kegiatan yang kamu miliki. Setelah itu, kamu bisa menelaah kembali apakah kamu masih memiliki celah-celah waktu bebas yang bisa dimanfaatkan untuk membangun blog milikmu.

2. Tentukan target

Membangun Blog

Jika kamu sudah yakin bahwa kamu memiliki waktu luang yang cukup untuk blogging, selanjutnya, kamu perlu menentukan target diri dalam mengembangan blog tersebut. Ini penting, lho! Sebab, tanpa target yang pasti, kamu bisa kebingungan untuk menentukan arah pengembangan blogmu.

Target ini juga bisa kamu manfaatkan untuk memotivasi diri. Dengan adanya target, kamu jadi menyadari bahwa masih ada hal yang perlu kamu capai, sehingga kamu akan berupaya untuk mewujudkannya. Kurang lebih, ini sama halnya dengan pentingnya keinginanmu untuk mencapai prestasi terbaik di sekolah/universitas.

Untuk fase awal blogging, kamu bisa menentukan target-target yang sederhana. Karena kamu ingin membangun sebuah blog baru, tentu kamu harus membuat akun blog untuk dirimu sendiri terlebih dahulu. Ini bisa kamu jadikan target pertama. Selanjutnya, kamu bisa menargetkan untuk menghasilkan tulisan seminggu sekali, memastikan tulisan bebas typo, membagikan tulisanmu di media sosial, dan lain-lain. Pokoknya, tidak perlu melakukan hal-hal yang rumit dulu.

Intinya, temukanlah ritme dan gaya blogging yang nyaman untuk dirimu terlebih dahulu sebelum menyambut tantangan yang lebih kompleks. Dengan begitu, kamu jadi bisa merasakan asyiknya blogging dan bukan malah terasa terbebani karenanya.

Baca juga: Walau Masih Pelajar, Kamu bisa Merintis Blog yang Sukses dengan 3 Tips Ini!

3. Tingkatkan produktivitas dirimu

Membangun Blog

Pernahkah kamu merasa belum memanfaatkan waktu yang kamu miliki dengan efektif? Misalnya dengan mengulur-ulur waktu dalam mengerjakan suatu hal atau malah melakukan hal-hal yang kurang penting padahal kamu masih memiliki kewajiban tertentu? Jika iya, segera eliminasi kebiasaan buruk tersebut.

Mengelola blog tentu akan membuat aktivitasmu lebih padat, sehingga kamu perlu melakukan kegiatan-kegiatan lain dengan lebih cekatan. Dengan kata lain, kamu perlu meningkatkan produktivitas dirimu, supaya kamu juga bisa melakukan berbagai kegiatan blogging dengan leluasa dan tidak terburu-buru.

Membuat jadwal kegiatan bisa menjadi salah satu solusi yang bisa kamu terapkan. Dengan adanya jadwal kegiatan, kamu jadi tahu apa yang perlu dilakukan pada waktu tertentu. Jadwal ini bisa kamu manfaatkan juga untuk menargetkan lama waktu untuk melakukan sebuah aktivitas.

Dengan begitu, waktumu jadi tidak akan terulur terlalu lama untuk melakukan satu atau dua kegiatan saja selama berjam-jam. Sisa waktu dari kegiatan-kegiatan yang kamu miliki jadi bisa kamu alokasikan untuk kegiatan lain yang bermanfaat, sehingga bisa mengeliminasi idle time yang kamu miliki.

Misalnya, karena di akhir pekan kamu bebas dari aktivitas kelas, kamu bisa menjadwalkan untuk melakukan kegiatan blogging di pagi hari setiap akhir pekan. Kamu bisa mulai dengan mengecek perkembangan blogmu dan membuat tulisan ringan untuk update selanjutnya selama 1-2 jam. Sisanya kamu masih bisa melakukan berbagai kegiatan lain yang memang biasa kamu lakukan di akhir pekan.

4. Evaluasi perkembangan blogmu

Membangun Blog

Ketika kamu mengelola sebuah blog, kamu perlu memantau perkembangannya dari waktu ke waktu. Tentunya, kamu ingin meraih pencapaian tertentu melalui kegiatan-kegiatan blogging yang sudah kamu lakukan, bukan? Karena itu, kamu perlu memastikan apakah aktivitas blogging-mu sudah memenuhi target-target yang kamu tentukan.

Dengan mengetahui hal-hal mana yang membuahkan hasil dan mana yang tidak dalam blogging, kamu jadi bisa menentukan mana strategi dan cara mana yang efektif dan tidak untuk perkembangan blogmu. Hal ini bisa membantumu dalam mengambil sikap untuk menentukan upaya yang lebih baik lagi untuk meningkatkan pengembangan blogmu. Dengan begitu, kamu jadi bisa mengurangi upaya-upaya blogging yang sia-sia demi pencapaian yang lebih baik.

Baca juga: Cara Menjadi Blogger Produktif yang Menulis 15 Artikel Per Minggu


Mengimbangi kegiatanblogging dengan kesibukan sebagai pelajar memang bisa menjadi tantangan sendiri bagi para blogger pelajar. Namun, bukan berarti hal itu tidak dapat diwujudkan. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa kok mengelola blog yang tidak kalah kerennya dengan blogger-blogger dewasa di luar sana. Yang penting, kamu terus bersemangat untuk mengasah diri dan mencoba hal-hal baru untuk meningkatkan kemampuan blogging-mu.

Sumber gambar: Mind Stretcher, TWEB, GoodWP, Salesforce, Training and Professional Development.

Related Posts

 
Site Menu