Affiliate Marketing

Bagaimana Cara Memilih Jaringan Afiliasi

I’m a writer at Content Collision

Jika kamu adalah seorang blogger pemula yang sedang mencari cara menghasilkan uang lewat blog, pemasaran afiliasi (affiliate marketing) bisa menjadi pilihan yang dapat kamu pertimbangkan.

Secara umum, pemasaran afiliasi bisa diartikan sebagai bentuk kerja sama yang memberikan komisi kepada online publisher atas rujukan yang diberikan kepada pelanggan mengenai produk/jasa suatu brand.

Biasanya, dalam program afiliasi, online publisher akan diberikan akses terhadap tautan ataupun elemen iklan untuk ditayangkan pada blog/situs/media sosialnya. Hal ini ditujukan agar kamu sebagai mitra afiliasi bisa mempersuasi calon pelanggan supaya tertarik dengan produk/jasa dari brand yang mengajakmu bekerja sama.

Jadi, ketika nanti ada pembaca yang mengklik tautan tersebut dari kontenmu dan melakukan pembayaran produk/jasa dari sana, kamu akan menerima komisi dengan jumlah sesuai kesepakatan. Menarik, bukan?

Nah, jika kamu sudah memutuskan untuk mencoba cara ini untuk memonetisasi blogmu, kamu perlu tahu soal program afiliasi mana yang akan membawakan hasil terbaik. Untuk itu, kamu bisa coba memperhatikan beberapa pertimbangan berikut:

1. Pastikan Brand Memiliki Reputasi yang Baik di Kalangan Konsumen

Affiliate Marketing

Jika kamu ingin memiliki tingkat kesuksesan yang lebih besar dalam menjalankan affiliate marketing, kamu perlu memastikan dulu bahwa brand yang bekerja sama denganmu memiliki reputasi yang baik dan dipercaya oleh pasar.

Hal ini tentu mudah untuk dipahami. Sebab, jika sebuah brand sudah dikenal dan dipercaya memiliki kualitas produk/jasa yang baik, masyarakat di luar sana tentu akan lebih mudah mengambil keputusan untuk membeli produk/jasa tersebut. Mereka tidak perlu ragu dan khawatir akan mendapat ketidakpuasan dari pembelian yang dilakukan.

Apalagi jika brand tersebut sudah bekerja sama dengan platform dagang ataupun e-commerce yang banyak digunakan. Tentunya, dengan penawaran pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan nyaman, potensimu untuk mendapatkan klik dan pembelian dari pembaca pun akan lebih besar.

2. Pastikan Konten Selaras dengan Produk/Jasa yang akan Kamu Pasarkan

Affiliate Marketing

Memastikan kredibilitas brand yang mengajakmu bekerja sama memang bisa dikategorikan sebagai salah satu hal terpenting dalam memilih jaringan afiliasi. Namun, jangan lupa juga kalau kamu akan menjalankan program tersebut melalui blogmu.

Jadi, jangan korbankan citra dan kredibilitas blogmu hanya untuk mendapat komisi dari suatu brand. Kamu perlu memastikan juga bahwa produk/jasa yang kamu tawarkan selaras dengan image blog yang kamu bangun selama ini. Karenanya, pemasaran yang kamu lakukan pun harus selaras dengan konten-konten yang sudah kamu garap sebelumnya.

Ini ditujukan untuk mendapatkan kepercayaan pembaca bahwa produk/jasa yang kamu pasarkan benar-benar memiliki nilai yang patut direkomendasikan.

Dengan membuat konten pemasaranmu selaras dengan konten-konten blogmu sebelumnya, pembaca akan melihat bahwa konten pemasaranmu konsisten dengan apa yang selama ini kamu sampaikan kepada mereka, sehingga akan menimbulkan kesan yang genuine dan meyakinkan. Jadi, pembaca pun tahu bahwa apa yang kamu ungkapkan bukan sekadar karena ada bayaran di baliknya.

Selain itu, hal ini juga membantu menjaga agar konten yang kamu sampaikan tetap relevan dengan demografi pembaca yang kamu miliki. Kamu pun jadi bisa merangkul potensi yang lebih besar untuk menjaring lebih banyak calon pelanggan sambil tetap mempertahankan integritas blogmu di mata pembaca.

Bayangkan, kalau kamu yang biasanya dikenal membagikan informasi tips kecantikan tiba-tiba menawarkan onderdil otomotif terkini, tentu pembacamu akan jadi bertanya-tanya, bukan?

3. Telaah Potensi Penjualan Produk/Jasa

Affiliate Marketing

Selain memastikan bahwa produk/jasa yang akan kamu pasarkan selaras dengan blogmu, kamu juga perlu mengetahui potensi penjualan dari produk/jasa tersebut. Jika perlu, cari tahulah pula informasi tentang kondisi inventorinya. Ini juga bisa menjadi faktor penentu apakah sebuah kerja sama affiliate marketing layak untuk kamu perjuangkan atau tidak.

Karena itu, kamu perlu mempelajari dulu produk/jasa yang akan kamu tawarkan. Cari tahu apakah brand memiliki banyak variasi akan produk/jasa yang bisa ditawarkan, jumlah ketersediaan dari produk/jasa yang ditawarkan, seberapa besar minat pasar terhadap produk/jasa tersebut, dan seperti apa daya saing yang dimiliki produk/jasa tersebut.

Hal-hal seperti itu bisa membantumu dalam menentukan apakah akan ada banyak potential customer yang akan tertarik untuk membeli produk/jasa yang dipasarkan. Jika potensinya besar, bisa jadi ini adalah kesempatan yang baik untuk kamu manfaatkan dalam memonetisasi blogmu. Namun jika tidak, kamu pun jadi bisa memiliki alasan yang jelas untuk mendapat tawaran kerja sama afiliasi yang lebih baik.

Baca juga: 6 Hal yang Menjadi Pertimbangan saat Menentukan Rate Card bagi Blogger

4. Cermati Material dan Strategi Pemasaran yang Ditawarkan

Affiliate Marketing

Tidak hanya reputasi brand dan kualitas produk/jasa yang baik. Strategi dan elemen periklanan juga memberikan pengaruh yang besar untuk kesuksesan sebuah proyek pemasaran.

Oleh karena itu, jika kamu ingin menjalankan kerja sama affiliate marketing, pastikanlah bahwa strategi yang mereka miliki bisa benar-benar kamu eksekusi melalui blogmu. Jangan sampai ada hal-hal yang ternyata secara teknis tidak kompatibel dengan pengaturan platform blogmu, sehingga nantinya kamu tidak bisa menjalankan pemasaran dengan baik.

Begitu pula dengan elemen-elemen iklan seberti banner, tautan teks, video, dan sebagainya. Pastikanlah elemen-elemen tersebut bisa kamu tempatkan dengan apik pada tampilan blogmu. Kalau perlu, cari tau juga apakah ada tools atau widget yang bisa mendukung eksekusi pemasaranmu.

5. Pastikan Mekanisme Pembayaran yang Aman

Affiliate Marketing

Hal yang satu ini jangan sampai luput dari perhatianmu. Mungkin kamu memang ingin berbagi informasi sekaligus merekomendasikan produk/jasa yang tepat untuk pembacamu. Namun, jika tujuan awalmu menjalankan program afiliasi adalah untuk memonetisasi blog, tentu mekanisme pembayaran yang ditawarkan perlu kamu pahami dengan jelas.

Jadi, jika pihak brand tidak menjelaskan secara rinci seperti apa kerangka kompensasi yang dimiliki untuk penentuan komisi, kamu perlu menuntut informasi yang lebih detail. Kamu pun juga perlu mengetahui dengan jelas frekuensi penerimaan komisi yang akan didapat, dan dengan metode seperti apa komisi tersebut akan dihantarkan kepadamu.

Selain menjamin keamanan pembayaran, hal-hal seperti ini bisa menghindarkanmu dari percekcokan yang tidak perlu. Jadi, relasimu dengan brand pun jadi bisa lebih terjaga.


Ada banyak cara yang bisa kamu tempuh untuk memonetisasi blogmu. Affiliate marketing adalah salah satu cara yang bisa kamu coba untuk mewujudkan hal tersebut. Walau dianggap sebagai cara yang tidak terlalu rumit untuk dijalankan, kamu tetap harus pintar-pintar dalam memilih induk afiliasi agar kamu bisa mendapatkan gain yang terbaik.

Jangan sampai, karena ingin mendapat banyak pendapatan dan hubungan kerja sama, kamu melahap semua tawaran yang ada. Seleksilah kembali tawaran yang kamu dapatkan, agar jaringan afiliasi yang kamu dapatkan bisa benar-benar membawa dampak positif yang optimal bagi blogmu.

Sumber gambar: Web Design Review, TweakBiz, BigCommerce, Simplified Supplement, Madvix, QuiFinanza.

Related Posts

 
Site Menu