Cara Menjadi Blogger Produktif yang Menulis 15 Artikel Per Minggu

Salah satu prinsip paling mendasar untuk mengembangkan sebuah blog adalah dengan cara merilis banyak artikel secara rutin dan konsisten. Artinya, sebagai blogger kamu harus terbiasa memilki target jumlah artikel yang harus kamu rilis dalam setiap minggu.

Selain baik untuk SEO, rutin merilis artikel baru di blog juga bisa membuat pembaca blogmu tertarik untuk kembali berkunjung karena mereka ingin membaca tulisan-tulisan terbarumu. Beda halnya jika kamu jarang merilis artikel baru, para pembacamu nggak akan terpikir untuk berkunjung lagi karena mereka merasa kamu mengelola blog dengan seadanya.

Nah, agar kamu bisa memproduksi belasan artikel dalam seminggu, mari pelajari kiat-kiat menjadi blogger produktif di bawah ini.

Memiliki Mindset yang Tepat

Semua kegiatan akan lebih produktif jika kita memiliki mindset yang tepat saat mengerjakannya. Mindset ini jugalah yang bisa menentukan seberapa kuat motivasimu untuk menuntaskan sebuah kegiatan dengan hasil yang optimal. Kalau mindset blogging-mu masih belum kuat, tentunya kamu pun akan malas-malasan dalam mengejar target menulis. Tulisan yang kamu hasilkan pun akan sejadinya saja, yang penting sudah ada artikel baru. Hal ini tentu berdampak buruk pada blogmu.

Untuk memiliki mindset blogging yang tepat kamu bisa memulai dengan mengingat alasan kenapa kamu ingin merilis 15 artikel dalam seminggu dan manfaat apa yang akan kamu dapatkan. Bisa karena kamu ingin blogmu dibicarakan banyak orang, karena ingin mengejar traffic untuk monetisasi, atau agar blogmu dilirik oleh penerbit buku. Tujuan itulah yang harus kamu tanamkan dalam mindset-mu.

Jika kamu sudah menanamkan tujuan pada mindset-mu, maka akan lebih mudah untukmu termotivasi mengejar target yang sudah kamu ciptakan sendiri. Kamu nggak akan merasa terbebani, justru kamu malah merasa terpacu karena kamu menyadari pentingnya mencapai target-target tersebut.

Jangan Mulai di Depan Komputer

Blogging memang sebuah pekerjaan yang dilakukan menggunakan komputer. Namun, janganlah kamu baru mulai mencari ide dan berpikir keras untuk mengembangkannya saat kamu sudah berada di depan komputer. Biasakan untuk mencari ide atau menyusun gagasan artikelmu di waktu-waktu senggangmu. Bisa jadi saat kamu sedang mandi, sedang makan siang, atau saat sedang dalam perjalanan menuju kantor.

Jangan lupa untuk terus mengembangkan ide atau gagasan yang kamu temukan agar bisa semakin matang. Setelahnya, ada baiknya kamu catat ide-ide tersebut dalam handphone atau buku catatan agar kamu nggak lupa. Kalau sudah, barulah kamu bisa duduk manis sambil mengetik di depan komputer.

Dengan begitu, ketika kamu bertemu dengan komputermu, kamu akan sudah memiliki kerangka tulisan yang siap kamu kembangkan. Nggak banyak lagi waktu yang terbuang untuk melamun mencari ide di depan komputer. Dampaknya, proses menulismu pun lebih efisien dan kamu bisa menjadi lebih produktif.

Baca juga: 5 Data Performa Blog yang Penting Kamu Amati Selain Page Views

Manajemen Ide

Sebagai blogger, kamu tentu pernah merasakan di saat kamu mendadak punya banyak ide yang siap dituliskan, dan juga ketika kamu merasa kesulitan menemukan sebuah ide yang layak dikembangkan. Itulah kenapa manajemen ide adalah hal yang penting bagi seorang blogger atau penulis.

Saat kamu sedang kebanjiran insprasi, jangan langsung menggebu-gebu menuliskan semua ide yang terlintas di kepala. Pilih salah satu yang menurutmu paling matang, lalu simpan ide-ide lainnya untuk lain kesempatan.

Kamu pun mungkin pernah mengalami, kamu menemukan sebuah ide yang kamu rasa menarik namun ternyata cukup menyulitkan saat kamu menuliskannya. Jika hal ini terjadi, jangan buru-buru membuang ide ini. Beristirahatlah, atau mungkin coba kerjakan ide-ide lainnya terlebih dahulu. Setelah beberapa lama, coba kembali kerjakan lagi. Dijamin kamu akan lebih fresh dan proses menulismu nggak lagi buntu.

Jangan Sepelekan Manfaat Content Calendar

Content calendar adalah sebuah tool yang bisa membantumu menjadwalkan kapan sebuah artikel seharusnya dirilis, sehingga kamu bisa mempersiapkannya dari sebelumnya. Dengan adanya content calendar, kamu pun bisa lebih konsisten dalam merilis artikel baru secara rutin.

Nggak hanya itu, content calendar juga bisa membantumu dalam hal manajemen ide. Jadi, ketika kamu mendapakan banyak ide-ide yang kamu rasa layak dikembangkan, kamu bisa memasukannya ke dalam content calendar agar ide-ide itu bisa terdistribusi dengan baik dan proses menulismu pun akan jadi lebih mudah karena sudah punya arahan yang jelas.

Content calendar bisa juga menjadi refleksi performa menulismu. Jika dalam satu bulan kamu bisa memenuhi target yang sudah kamu tetapkan, maka artinya ritme menulismu sudah baik dan perlu kamu pertahankan. Sebaliknya, jika ternyata kamu sendiri masih kesulitan mengejar target tersebut, maka kamu perlu evaluasi dan meningkatkan produktivitasmu agar tujuan blogging yang kamu kejar bisa kamu wujudkan.


Masing-masing blogger memang memiliki alasan tersendiri kenapa mereka mengelola sebuah blog. Ada yang ingin berbagi, ada yang terfokus monetisasi, ada juga yang menjadikan blog sebagai media curhat dan nggak terlalu peduli dengan jumlah pembaca.

Nah, jika kebetulan tujuan blogging-mu memang membutuhkan adanya pertumbuhan pembaca, maka kamu pun perlu lebih serius dalam menulis dan mengelola blog. Salah satunya dengan mempunyai target yang jelas soal jumlah artikel yang harus kamu rilis.

Setelah memiliki tujuan dan target yang jelas, kamu bisa mulai menerapkan beberapa tips di atas agar target dan tujuanmu bisa tercapai. Tentu saja untuk menerapkannya bukan hal yang mudah, butuh waktu dan kebiasaan. Tapi jika kamu sudah mampu mencapainya, niscaya angka pembacamu terus tumbuh dan blogmu pun akan semakin dikenal. Semangat!

Sumber: Agile Lean Life, Joanna Delamere, OneClass, Campus France.

Related Posts

Site Menu