Isnaini Khomarudin

Pesan Sang Belalang untuk Kawan-Kawan Blogger Setanah Air

I’m a writer at Content Collision

Bloggers, sudah berapa lamakah kamu menekuni dunia blogging? Menurutmu, blogging itu enaknya dijalankan secara full-time, atau sebagai selingan produktif di sela-sela waktu luang?

Manapun yang menjadi pilihanmu, itu enggak masalah, kok! Soalnya, masing-masing dari kita pasti memiliki pace yang berbeda agar tetap nyaman melakukan berbagai aktivitas blogging.

Yang jelas, selama kegiatan blogging-mu masih mampu membawa dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar, terus aja jalani dan pertahankan pencapaian itu. Kalau sudah begitu, blogging-pun bisa menjadi sumber kegembiraan dalam kehidupanmu.

Hal inilah juga yang dirasakan oleh Isnaini Khomarudin, Juara II dari C2live Creator Contest 2 yang diselenggarakan pada September-Oktober 2018 lalu. Katanya, blogging merupakan salah satu cara yang bisa menghantarkan dirinya pada kegembiraan.

Gimana, tuh, maksudnya? Buat kamu yang penasaran, langsung aja yuk simak kisah lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Blogging menjadi Sebuah Pilihan

Isnaini Khomarudin

Sebelum bahas lebih jauh soal blogger yang bernama Isnaini Khomarudin ini, kalian sudah pada tahu belum kalau ia juga dikenal dengan nama Rudi G. Aswan?

Kok, satu orang bisa punya dua nama? Karena, nama baru yang dipilihnya tersebut memiliki arti tersendiri bagi Mas Rudi. Kata “Rudi” sendiri merupakan penggalan dari nama aslinya yang sudah melekat dengan identitas dirinya, sedangkan “Aswan” diambil dari nama kota kuno di bagian Tenggara negara Mesir.

Kepada tim C2live, Mas Rudi mengatakan bahwa dirinya baru menekuni dunia blogging secara full-time sejak setahun lalu. Namun demikian, ia sendiri sudah mencicipi kegiatan blogging sejak 2006 di Multiply. Setelah itu, ia sempat bermigrasi ke Blogspot, hingga akhirnya memantapkan diri untuk menggunakan WordPress sejak 2012.

Kenapa akhirnya memutuskan untuk serius blogging?

Pertama, karena blogging dekat dengan bidang yang ia tekuni, yaitu tulis-menulis. Kedua, blogging mampu menghantarkan likup pertemanan baru dan aliran rezeki yang mencukupi. Ketiga, blogging menawarkan kemerdekaan unik yang tidak bisa ia raih dari dunia lain.

Dan yang terakhir, blogging membantu Mas Rudi untuk mewujudkan mimpi hidupnya.
“Mungkin terdengar klise, tujuan hidup saya adalah meraih kegembiraan. Salah satu kegembiraan terbesar adalah ketika bisa bermanfaat bagi orang lain, misalnya lewat tulisan di blog dan saung yang saya kelola.”

Usaha yang Menorehkan Prestasi

Isnaini Khomarudin

Daritadi sudah ngomongin Mas Rudi sebagai blogger. Tapi, kok, enggak bahas-bahas tentang blognya?

Okee, buat kamu yang udah segitunya penasaran banget sama blognya Mas Rudi, bisa cek langsung ke belalangcerewet.com, ya! Soal kenapa namanya Belalang Cerewet, coba ulik-ulik dulu isi blognya Mas Rudi ini. Kalau kamu cukup rajin, pasti ketemu kok posting-annya.

Sebagai seorang blogger, Isnaini Khomarudin tentu perlu terus menulis dari waktu ke waktu. Baginya, tulisan adalah kanal untuk menuangkan ide dan unek-unek pribadinya. Dengan begitu, ia jadi tetap bisa berkomunikasi dengan siapa aja dan di mana aja. Selain itu, menulis juga menuntutnya untuk tetap rajin membaca, karena ia akan terus membutuhkan pasokan informasi untuk dibagikan.

Nah, soal tulis-menulis di blog, Mas Rudi katanya paling anti bikin tulisan dengan setengah hati. Bahkan karena kemampuan menulisnya, ia pernah mendapat proyek menulis dari pihak asing dengan imbalan dolar dengan nilai yang wah.

Enggak hanya itu, Mas Rudi katanya juga senantiasa berusaha all-out kalau sedang berpartisipasi dalam lomba blog/menulis. “Harus maksimal atau mending tak ikut sama sekali,” katanya.

Tapi, jerih-payahnya terbayar dengan rentetan prestasi yang bisa kamu lihat di halaman Keranjang Hadiah pada blognya. Keren banget, ya?

SIMPLE, Jurus Andalan Si Belalang Cerewet

Isnaini Khomarudin

Melihat prestasi yang sudah berhasil diukir oleh Isnaini Khomarudin tadi, rasanya wajar nih kalau kita tergelitik untuk mengetahui satu hal. Sebenarnya, apa sih resep kemenangan Belalang Cerewet yang satu ini?

Jawabannya adalah SIMPLE, sebuah metode yang selalu ia andalkan ketika ingin memenangkan lomba menulis. Untuk lebih jelasnya, Mas Rudi kali ini bermurah hati untuk kasih tahu penjabarannya. Yuk, langsung disimak!

Systematic

Tulisan harus disajikan dengan sistematis dan runtut, supaya bisa dikonsumsi dengan nyaman oleh pembaca dan juri. Karenanya, setiap tulisan perlu diawali dengan kerangka atau outline untuk menentukan urutan poin-poin yang akan disampaikan.

Intact

Tulisan harus utuh dan lengkap. Mas Rudi sendiri biasaya memanfaatkan kertas bekas untuk menyusun mind mapping untuk mendeteksi hal-hal apa aja yang bisa digali dari suatu tema lomba, termasuk pokok atau detail yang mungkin akan terlewat oleh kontestan lain.

Intact juga mencakup kelengkapan syarat yang ditentukan oleh penyelenggara, seperti kententuan untuk follow fanpage dan backlink.

More

Ini artinya, kamu perlu menyodorkan nilai lebih melalui kontenmu. Kalau penyelenggara menghendaki sekadar tulisan, maka tambahkanlah gambar/foto. Kalau mereka juga meminta gambar/foto, berikanlah bonus berupa video.

Alih-alih cuma bikin kamu tambah repot, More juga bisa membuat kontenmu punya ciri khas yang berbeda dari peserta lain, entah soal gaya bertutur atau informasi spesifik yang mendongkrak nilai tulisanmu.

Precise

Entri lomba juga harus akurat, sesuai tema yang diminta. Kalau kamu memutuskan untuk berpartisipasi dalam lomba blog/menulis, kamu perlu mempelajari tema (termasuk turunannya) dengan teliti supaya enggak salah tafsir yang bisa aja menghantarkanmu pada kegagalan.

Selain itu, menurut Mas Rudi, Precise juga berarti kamu perlu lihai dalam memilih angle atau sudut pandang yang akan kamu gunakan sebagai fondasi penceritaan.

Lucrative

Apa pun tema tulisan yang ditetapkan, hendaknya konten yang kamu ajukan dielaborasi sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kontribusi yang dapat mendukung isu tertentu. Ini akan membuat tulisanmu jadi punya value dan impact tersendiri bagi lingkup yang dibahas, sehingga tulisanmu tidak melulu produk/jasa yang dilombakan.

Editing

Supaya tulisan enak dibaca dan ide bisa tersampaikan dengan luwes, kamu perlu melakukan proses Editing terhadap konten lombamu. Enggak hanya sekadar memastikan ketiadaan typo atau salah eja, kamu juga perlu memeriksa keberadaan kata kunci dan backlink yang ditentukan, serta keseluruhan ide agar membentuk alur yang memikat.

Baca juga: Belajar dari 5 Artikel Pemenang Lomba Blog

Tapi, Itu Aja Belum Cukup!

Isnaini Khomarudin

Selain jurus pamungkas di atas tadi, masih ada bonus tips nih yang mau dibagikan Mas Rudi buat teman-teman blogger.

Gunakan Kalimat yang Efektif dan Efisien

Sebagai seorang editor, dia percaya bahwa kalimat yang efektif dan efisien sangat membantu kenyamanan pembaca. Karenanya, kamu perlu memberikan perhatian khusus pada hal yang satu ini.

Terus, gimana caranya supaya kamu mahir menyusun kalimat dengan kriteria seperti itu? Jawabannya adalah perbanyak membaca dan hargai Bahasa Indonesia agar tata bahasamu semakin rapi.

“Tata bahasa yang rapi membantu kita berpikir logis dan mampu menyampaikan gagasan tanpa ketaksaan atau ambiguitas — apalagi membingungkan.”

Soal ini, di sela-sela waktu yang ia miliki, Mas Rudi juga sering menyempatkan diri untuk membaca berbagai macam buku, baik yang fiksi dan non-fiksi, untuk menambah kosakata dan memperkaya gaya tulisnya. Enggak hanya itu, KBBI, tesaurus Bahasa Indonesia, dan kamus Bahasa Inggris juga sering dijadikannya senjata untuk melatih kelenturan menulis. Jadi, jangan malas-malas membuka kamus, ya.

Perhatikan Elemen Visual pada Konten Blogmu

Separuh bagian dari otak kita dikhususkan untuk memproses hal-hal visual. Menurut seorang Isnaini Khomarudin, dalam konteks blogging, sebuah blog post masa kini wajib menyertakan minimal satu gambar atau foto.

Selain berfungsi memberikan jeda bagi mata untuk memproses teks yang panjang, gambar/foto juga mampu membangun atmosfer yang mendukung jalan cerita sebuah konten. Bahkan, jika kamu enggak mau kalah saing, tampilkanlah infografik yang berisi poin-poin penting dari keseluruhan konten yang kamu sampaikan.

Mas Rudi sadar betul bahwa elemen ini akan sangat membantu di tengah ketatnya persaingan lomba blog, sehingga ia sering memecut dirinya untuk membaca buku-buku tentang desain sambil mengamati karya visual blogger-blogger lain yang lebih pro dalam bidang desain. Dari situ, ia belajar soal komposisi warna dan cara menampilkan poin-poin dalam bentuk visual.

Mempelajari Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator pun kemudian menjadi hal yang tak terelakkan baginya. Sebab, Mas Rudi enggak mau tinggal berdiam dan membiarkan dirinya kalah saing.

Untuk dirinya sendiri, Mas Rudi mengandalkan tiga tools visual bernama SnagIt, Photoshop, dan Indesign. SnagIt untuk memotret layar dan mengolah gambar dengan teks sederhana karena software-nya ringan. Photoshop untuk meng-crop foto, mengedit background, menggabungkan gambar, mengubah warna, dan mengubah ukuran. Sedangkan Indesign ia manfaatkan untuk mengolah gambar seandainya mentok di Photoshop.

Kamu pun juga disarankan untuk mengikuti cara di atas jika memang ingin serius menekuni dunia blogging. Untuk kamu masih pemula, kamu bisa coba menggunakan gambar-gambar yang dapat diunduh dan digunakan secara gratis untuk disematkan pada konten blogmu. Cek di sini untuk mengetahui situs-situs penyedia image gratis yang bisa kamu andalkan setiap waktu!

Kamu pun bisa juga memanfaatkan situs/aplikasi instan untuk mengedit gambar-gambar yang telah kamu miliki agar tampak lebih estetis. Kalau kamu ingin segera mencoba, Pixlr merupakan salah satu contoh situs image editor yang dapat kamu manfaatkan dengan mudah.

Blusukan di Media Sosial dan Blog Lain itu Penting!

Seusai menggunggah konten di blog, Mas Rudi mempunya kebiasaaan untuk membagikan konten tersebut melalui media sosial. Soalnya, di era digital ini, konten yang berkualitas kadang enggak cukup untuk menjadikanmu juara.

Bahkan, terkadang kamu perlu lho sesekali melakukan blogwalking ke blog-blog milik rekan-rekan blogger sejawat. Dari situ, akan terbangun relasi yang berpotensi meningkatkan popularitas blogmu.

Kiat menjadi Blogger Sukses dari Sang Belalang

Isnaini Khomarudin

Walau merasa dirinya masih banyak kekurangan dan perlu banyak belajar, Mas Rudi masih meluangkan waktu nih untuk berbagi kiat agar kamu bisa menjadi blogger yang lebih baik. Ini dia tiga wejangan sakti dari Si Belalang Cerewet

Pertama, jaga konsistensi

“Kita disebut bloger karena tugas utama kita adalah menulis di blog.”

Maka, susunlah jadwal untuk mengisi blog secara teratur. Menurut seorang Isnaini Khomarudin, setidaknya, unggahlah dua posting-an dalam seminggu. Peduli soal kualitas itu perlu, tapi jangan menjadikan itu alasan untuk enggak ruting posting. Sebab, seiring berjalannya waktu dan pembelajaran yang didapat, kamu akan makin terampil dan taktis dalam menyampaikan ide.

Kedua, ikuti lomba sebisa mungkin

“Bukan hanya iming-iming hadiah yang wah, tapi potensi bertambah teman baru sungguh sangat berharga.”

Dengan kata lain, kegagalan dalam lomba bisa menjadi sarana belajar. Jika menang, kita akan semakin percaya diri dan makin semangat ngeblog.

Ketiga hargai diri sendiri

“Hargai diri sendiri dengan tidak melakukan plagiat; menulis dengan gaya sendiri jauh lebih bernilai ketimbang menduplikasi karya orang mentah-mentah.”

Di sini, kamu diajak untuk tetap belajar sambil menerima kelemahan diri. Hargailah juga profesi bloger dengan ikut menyaring hoaks dan konten-konten negatif yang berpotensi memecah belah kesatuan bangsa.

Bagaimana? Siapkah kamu menjalani kiat-kiat tersebut?


Wah, banyak sekali ya pembelajaran yang bisa dipetik dari profil blogger yang satu ini!

Eitss, jangan pusing dulu! Yang namanya belajar memang butuh proses. Kalau kamu enggak sanggup mengolah segumpal materi dalam waktu singkat, memahami dan menerapkannya sedikit demi sedikit enggak masalah, kok! Yang penting, kamu tahu bahwa sedang berkembang dan akan terus melangkah maju.

Mas Rudi sendiri hingga sekarang juga masih memacu diri untuk terus meningkatkan keterampilan blogging-nya, kok. Apalagi, ia sadar bahwa dirinya memiliki tantangan tersendiri untuk tetap berdiri kokoh sebagai seorang blogger, mengingat dirinya kini sudah mengandalkan blog sebagai sumber pencaharian utama di daerah yang bukan merupakan kota besar.

Karena itu, Mas Rudi mengajak dirinya dan kawan-kawan narablog setanah air untuk senantiasa memperbaiki kualitas tulisan dan memperbanyak artikel organik guna mengembalikan atmosfer blogging seperti dulu kala.

“Kendati uang kita butuhkan, hendaknya spirit utama bloger untuk berbagi tetap jadi prioritas. Boleh bersaing, tapi jangan saling menjatuhkan.”

Jadi, bagaimana dirimu akan menjawab panggilan dari belalang yang satu ini?


Sumber gambar: Dok. Isnaini Khomarudin, Design Mojo.

Related Posts

 
Site Menu