Supaya Tak Menjadi Penulis Baper

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

Menulis memang cara terbaik untuk meluapkan ide, keresahan atau sekadar ingin berbagi pengalaman. Ketika tulisan sudah dipublikasikan dan dibaca banyak orang, sejak saat itulah karya kita akan mendapat penilaian beragam. Ada yang bilang bahwa menulis merupakan pekerjaan yang melalui dua tahap.

Pertama, tahap penciptaan yang tentu saja tidak sebentar waktu yang dihabiskan. Dimulai dari penggodokan ide, proses menulis, editing, mengendapkan naskah, mengecek kembali tulisan hingga baru diterbitkan baik melalui penerbit indie atau mayor.

Tahap kedua adalah publikasi. Sebelum diumumkan di khalayak umum, penerbit dan penulis berdiskusi mengenai naskah apakah ada yang perlu direvisi atau tidak, desain layout dan kover serta harga. Sangat panjang dan cukup melelahkan, bukan?

Setelah naskah kita terbit, akan ada yang akan menyukai, mengkritik atau malah membenci habis-habisan. Lantas bagaimana agar kita tak menjadi penulis baper yang berpikiran negatif?

1. Jangan Mencintai Karya Membabibuta

Boleh saja seorang penulis itu mencintai karyanya, namun jangan sampai tutup mata dengan kekurangannya. Cinta yang berlebihan itu tetap tidak baik. Ketika ada kritik soal gaya bahasa, alur yang kurang baik atau tokoh kurang kuat misalnya, cobalah untuk menggali naskah kita lagi. Nantinya kritik tersebut akan membangun kualitas kepenulisan kita.

2. Jangan Defensif, Berpikirlah Logis

Ketika menerima kritikan super pedas, berpikirlah logis. Kalau kalimatnya berisikan kritik atas teknis dan susunan cerita, kita masih boleh peduli. Tetapi kalau sudah bernada ejekan kurang bermutu, hanya bilang jelek karena beda selera bacaan atau secara pribadi menyerang Anda, abaikan saja. Penghina atau haters akan makin senang jika diperhatikan. Buktikan saja dengan membuat karya baru yang lebih baik. Bersikap defensif juga kurang baik. Belajarlah

open minded namun saring kembali masukan-masukan yang didapat.

tips menulis profesional

literasi media

 

Related Posts

 
Site Menu