Belum Berpengalaman Jadi Copywriter? Jangan Minder, Coba Dulu 4 Tips Copywriting untuk Pemula Ini

Saya salah satu blogger yang tergabung dalam komunitas C2live.com

Setuju nggak kalau dalam dunia bisnis dan menulis, copywriting itu adalah hal yang nggak boleh kamu sepelekan. Coba bayangin, kamu sudah capek-capek bikin konten yang menarik, tapi copywriting-nya melempem. Alhasil, konten kamu malah nggak dibaca. Apalagi kalau kamu hidup bersama kids jaman now. Mereka seneng banget sama copywriting yang “nendang”.

Tapi susahnya, semua nggak bisa instan. Apalagi kalau kamu blogger pemula. Semacam pungguk merindukan bulan kalau pengen ngerti cara copywriting yang cepat. Tapi tenang saja, kamu nggak usah minder dan cemberut. Mendingan sekarang kamu pantengin konten ini, karena C2live bakalan bagi-bagi info tentang tips jitu bikin copywriting yang “nendang”. Mau tahu? Yuk, langsung scroll infonya.

1. Bikin Headline yang Bikin Orang Penasaran Sama Kontenmu

Copywriting untuk PemulaSumber: ETRAFFIC Web Marketing
 

Kamu pasti sudah tau, kan, karakteristik anak muda zaman sekarang dalam membaca tulisan? Mereka penasaran kalau judulnya bikin gregetan. Sebagai penulis, kamu harus bisa menghidupkan rasa penasaran mereka dengan membuat headline yang unik. Tapi, jangan sampai judul sama kontennya nggak berkaitan, ya.

Headline yang bagus itu nggak cuma bisa bikin penasaran, tapi juga jelas dan simpel. Misalnya aja headline “Pengen Banget Jadi Blogger yang Hits? Begini Caranya!” pastinya lebih bagus daripada “Cara Jadi Blogger Terkenal.”

2. Mengerti Karakteristik Audience

Copywriting untuk PemulaSumber: crystal710
 

Penting banget bagi kamu untuk membuat riset tentang audience kontenmu. Karena ini juga akan mempengaruhi gaya bahasamu. Nggak mungkin kan kalau audience kamu businessman lalu kamu buat headline “Sedih Sama Bisnis Akhir-Akhir ini? Mungkin Karena Kamu Ngelakuin Hal Berikut.” Well, sebenarnya sih boleh-boleh aja pasang judul kayak begitu, tapi apa kamu yakin seorang pebisnis bakalan klik atau tertarik untuk buka konten kamu kalau kamu membuat headline dengan gaya bahasa seperti itu?

Yang C2live mau jelasin di sini adalah, kalau kamu tahu karakteristik pembaca, kamu bakalan lebih mudah untuk menggaet mereka masuk ke konten kamu. Dengan memetakan audience sebelum melakukan penulisan, kamu bisa menyuguhkan tulisan yang lebih layak baca bagi mereka karena kamu sudah tahu apa yang dicari pembaca.

3. Tonjolkan Fitur Manfaatnya

Copywriting untuk PemulaSumber: fotshot
 

Untuk menarik orang masuk ke kontenmu atau mengetahui produk yang kamu pasarkan. Kamu harus banget dan wajib untuk menonjolkan manfaat yang bakal didapat audience. Kamu pasti sadar, kan. Sebagai pembeli atau penikmat konten, pastinya mereka mencari sesuatu dong.

Kalau mereka pembaca, mereka pastinya mencari informasi yang mereka kepo-in. Kalau mereka nyari produk, tentu mereka mau tahu apa yang bisa mereka dapetin di produk tersebut. Makanya jangan pernah lupa mencantumkan manfaat produk dalam melakukan copywriting, ya.

Nih C2live kasih contohnya, “Pengen bebas rambut rontok sekarang dan seterusnya? Makanya pakai sampo AAA!”

4. Terapkan Strategy AIDA

Copywriting untuk PemulaSumber: Laguna Studio
 

Hayoo, udah tahu belum apa itu AIDA? AIDA adalah teori yang biasa dipakai dalam proses penjualan. Yup, penjualan! Dalam teori ini, sebagai copywriter kamu harus menarik perhatian, mendorong minat, membangkitkan keinginan, dan menghasilkan tindakan.

A (Attention) : Ini adalah tahap di mana kamu harus mampu membangun kesadaran pembaca atau pembeli akan produk dan kontenmu.
I (interest) : Dalam proses ini, kamu dituntut untuk mendorong minat pembaca dan pembeli. Dalam tahap ini biasanya kamu memberikan sedikit pengetahuan tentang produk atau kontenmu. Ingat, ya. Se-di-kit.
D (Desire) : Di tahap ini, kamu harus bisa meyakinkan pembaca atau pembeli bahwa mereka dilarang keras buat nolak produk dan kontenmu.
A (Action) : Nah, di sini kita biasa menyebutnya dengan call to action. Ini tahapan di mana kamu bisa membuat audience-mu membeli produk. Atau, jika mereka adalah pembaca, maka pada tahap ini mereka diharapkan membagikan, memberi komentar, atau memberikan impression terhadap konten.

Kalau kamu masih bingung, cara membuat kalimat untuk AIDA ini adalah dengan mempresentasikan suatu permasalah dan menunjukan bahwa cara penyelesaiannya adalah dengan membaca kontenmu, atau membeli produkmu.


Memang semua nggak ada yang instan. Tapi, dengan menerapkan poin di atas waktu bikin copywriting, kamu pasti bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Makanya, latihan jangan pernah ditinggalin, ya.

Buat kamu yang masih nggak pede sama skill menulis dan copywriting kamu. Jangan lupa buat buka artikel blog C2live, ya! Karena disitu, ada segudang ilmu yang bisa kamu terapin biar hasil menulismu lebih maksimal. Good luck!

Related Posts

 
Site Menu