6 Taktik Juara Memenangkan Lomba Blog

Seiring dengan semakin populernya content marketing, lomba blog pun semakin hari semakin marak diadakan. Berbagai brand ramai-ramai mengadakan kompetisi dengan tujuan beragam, sesuai kepentingan masing-masing. Tren meningkatnya kompetisi blog ini tentu disambut positif oleh kalangan blogger. Jadi nggak heran hampir semua kompetisi ramai diserbu oleh ratusan, bahkan ribuan blogger.

Situasi ini memang menjadi angin positif bagi para content creator di Indonesia. Namun di lain pihak, dengan banyaknya peserta di berbagai kompetisi blog artinya perebutan pemenang pun semakin menantang. Ada begitu banyak blogger di luar sana yang cerdik dan juga lihai dalam meramu narasi.

Apabila kamu seorang blogger dan tertarik untuk ikut berkompetisi. Yuk, simak beberapa tips berikut agar tulisanmu bisa menjadi juara.

1. Cermati Syarat dan Ketentuan dengan Saksama

Setiap kontes atau lomba blog pasti memiliki syarat, ketentuan, dan tema tertentu. Ketiga hal itulah yang perlu kamu pelajari agar kamu bisa menentukan tujuan yang perlu kamu capai lewat tulisanmu. Tujuan itu bisa berupa meningkatkan awareness, mempromosikan sebuah brand, merayakan hari-hari penting, atau berbagi pengalaman positif yang bisa menginspirasi.

Tanpa memahami itu, bisa jadi hasil tulisan yang kamu kirimkan memiliki tujuan yang berbeda dengan apa yang dicari oleh penyelenggara. Bisa jadi kamu malah sibuk menceritakan soal suatu isu tertentu, padahal penyelenggara ingin kamu untuk mempromosikan sebuah brand secara hard selling. Jika apa yang kamu tuliskan saja sudah nggak memenuhi tujuan yang dicari, tentu saja tulisanmu akan tersisih. Makanya, kamu perlu membaca baik-baik syarat, ketentuan dan tema lomba tersebut. Sebelum akhirnya kamu bisa mulai merangkai kerangka tulisan untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan penyelenggara.

2. Perdalam Pemahaman Topik dengan Riset

Kontes atau lomba blog tentu saja memiliki tema yang beragam, sesuai dengan background masing-masing penyelenggara. Ada yang bertema edukasi, lingkungan, isu sosial, bahkan olah raga. Sering kali, kamu diminta memadukan tema-tema itu dengan produk atau brand tertentu untuk tujuan pemasaran. Tentunya berhubung ini adalah sebuah kompetisi, kamu harus siap dan nggak boleh asal-asalan dalam memadukannya. Butuh kejelian agar bisa menemukan garis merah antara itu semua sehingga bisa menuliskan sebuah artikel yang padu.

Salah satu tips penting agar kamu bisa menghasilkan artikel yang komplit adalah kamu memiliki pemahaman yang cukup soal tema yang akan kamu ulas. Jadi, jangan ragu untuk memperdalam pemahamanmu pada tema tersebut. Baca artikel-artikel lain sehingga sudut pandangmu terhadap tema itu bisa semakin luas, sehingga akhirnya kamu bisa menemukan unsur menarik yang bisa kamu padukan dengan keinginan penyelenggara.

Kalau kamu malas untuk mendalami tema ini, bisa jadi kamu gagal membangun narasi yang kuat dan menarik. Perlu diingat, kamu menulis untuk sebuah kompetisi. Jadi artikel yang sekadar cukup baik itu nggak cukup. Kamu harus memastikan artikelmu adalah salah satu yang terbaik dan pantas diperhitungkan. Dan kamu hanya bisa mencapai itu jika kamu memang memahami apa yang kamu tuliskan.

Baca juga: Menjadi Freelancer yang Produktif

3. Terapkan 5W+1H

Who, what, where, when, why, how adalah prinsip menulis lawas yang masih relevan hingga hari ini. Dengan mengaplikasikan prinsip ini, kamu bisa menjamin artikel yang kamu tulis telah mengandung informasi-informasi penting yang perlu pembaca lain. Selain itu, kamu juga ngga akan kehilangan arah, atau malah terlalu sibuk membahas suatu aspek namun lalai menjelaskan aspek yang lain.

Meskipun tentu untuk menghasilkan artikel menarik nggak cukup hanya dengan unsur 5W+1H saja, tapi setidaknya dari segi kelengkapan informasi kamu nggak akan mengecewakan pembaca. Kalau ada yang kecewa itu biasanya karena disebabkan oleh ketidak tepatanmu dalam mengungkap why dan how di mata pembaca.

4. Libatkan Unsur Emosional

Kebanyakan blogger memilih untuk memasukkan begitu banyak informasi pada artikel yang mereka tulis, sampai-sampai artikel mereka hampir tidak memiliki unsur emosional sama sekali. Akibatnya, tulisan mereka memang informatif, namun tidak menimbulkan keterikatan atau kesan apa-apa setelah selesai dibaca. Karena memang yang biasanya bisa memberikan kesan dari suatu karya adalah adanya unsur emosional yang kuat.

Unsur emosional bisa kamu timbulkan dengan cara menulis berdasar pengalaman pribadimu yang relevan. Alternatif lain, kamu bisa menuliskan cerita yang lumrah terjadi di kehidupan orang pada umumnya dengan sudut pandang yang unik. Dengan begitu akan muncul rasa emosional karena mayoritas pembaca merasa pernah mengalaminya. Jika kamu berhasil memadukan kualitas informasi dan keterikatan emosional, dijamin artikelmu sulit dilupakan oleh pembaca.

5. Tunjang dengan Konten Visual

Artikel yang terlalu panjang bisa jadi menjenuhkan. Apalagi dalam suatu kompetisi, juri penilai biasanya sudah membaca puluhan artikel lainnya. Untuk itu, ada baiknya kamu menggunakan teks secara efisien. Hindari menuliskan sesuatu secara bertele-tele karena itu akan membuat pembaca lekas jenuh. Sampaikan segala sesuatu secara to the point. Sisanya, kamu bisa sampaikan lewat konten visual.

Konten visual adalah salah satu senjata yang bisa memberi nyawa pada artikelmu. Contohnya, feature image yang menjadi ‘wajah’ dari artikel biasanya akan menentukan nuansa yang akan didapat pembaca saat membaca artikelmu. Bentuk visual lain seperti infografis bisa sangat membantumu menyampaikan data atau angka tanpa membuat pembaca mengernyitkan dahi. Bahkan, gambar-gambar tertentu bisa memperkuat unsur emosional yang kamu coba bangun. Jadi usahakan cermat dalam memilih konten visual artikelmu, karena itu akan sangat berpengaruh pada kualitas artikelmu.

6. Selektif dalam Memilih

Dengan banyaknya kompetisi blog yang diadakan tiap minggu, kamu mungkin kadang bingung ingin mengikuti yang mana. Bahkan, terkadang karena bingung memilih, kamu memutuskan untuk mengikuti lomba sebanyak-banyaknya. Dengan harapan semakin banyak kamu ikut, semakin besar juga ada tulisanmu yang terpilih menjadi pemenang. Meskipun terkesan produktif, tapi cara ini bisa jadi justru merugikanmu.

Pada dasarnya, cara untuk memenangkan suatu kontes atau lomba blog adalah dengan menghasilkan suatu artikel yang berkualitas. Dan biasanya, butuh waktu yang nggak singkat untuk bisa melahirkan artikel berkualitas tersebut. Butuh riset tema, penyusunan kerangka tulisan, pengembangan tulisan, hingga pemilihan judul dan konten visual yang menunjang. Itu sebabnya, mustahil untuk bisa menjamin kualitas artikelmu jika kamu menuliskannya dengan terburu-buru.

Selain itu, mengikuti banyak lomba secara nggak langsung akan membuatmu menjadi terburu-buru dalam menyelesaikan sebuah artikel karena kamu ingin segera menyelesaikan artikel berikutnya. Kamu jadi susah terfokus ke satu artikel, karena di sudut pikiranmu terganggu dengan tema atau deadline artikel lain. Maka dari itu, daripada menyelesaikan banyak artikel namun hasilnya belum cukup matang, lebih baik menghasilkan artikel yang sangat matang meskipun secara kuantitas akan lebih sedikit.

Baca juga: Suka Dengar Lagu Sambil Kerja?


Menulis untuk sebuah kompetisi tentu nggak bisa disamakan dengan menulis untuk blog seperti biasa. Kamu harus memperhatikan unsur informasi, emosional, serta kecocokan dengan syarat yang diminta. Kamu nggak bisa hanya menyampaikan sesuatu berdasar keinginanmu, tapi juga berkaca pada hal-hal yang dibutuhkan oleh penyelenggara.

Dengan adanya tips di atas, harapannya kamu jadi bisa lebih cermat dalam meramu artikel untuk sebuah kompetisi blog. Dengan mengaplikasikan 6 tips di atas, sambil terus berlatih menulis, pasti lama kelamaan kamu pun mulai rutin memenangkan kompetisi blog. Dan yang terpenting, kamu jangan lantas berkecil hati jika ternyata tulisanmu belum dianggap menang. Justru, kamu harus bisa menyikapi itu sebagai tantangan dan motivasi untuk terus memperbaiki tulisanmu!

Tertarik ikut kompetisi blog? Yuk suarakan kepedulianmu pada laut Indonesia lewat lomba blog yang diselenggarakan oleh C2live sekarang juga!

Sumber: YourStory, Studien Scout, Oxygen, Step Stone, Home BT, BloodyLoud!, Headshed.

Related Posts

Site Menu