Personal-Branding

Personal Branding itu Penting bagi Blogmu! Bagaimana Cara Membangunnya?

Jika ditanya soal branding pengertian apakah yang akan muncul dalam benakmu? Biasanya, branding itu dimaknai sebagai upaya untuk menciptakan citra atas brand-mu di masyarakat, terutama target pasar. Jadi, apa yang orang-orang katakan tentang brand-mu di luar sana merupakan hasil branding yang kamu punya.

Sehubungan dengan hal tersebut, setiap orang pasti memiliki personal brand masing-masing, baik yang sengaja dibangun atau yang terbentuk begitu saja. Nah,sadar atau tidak, personal brand yang kamu miliki itu berpengaruh, lho, pada perkembangan blog yang kamu miliki. Kenapa? Sebab personal brand baik bisa menunjang kesuksesan karier dan pencapaian tujuan yang ingin kamu capai!

Lalu, hal seperti apa yang bisa kamu lakukan untuk membangun personal brand kamu? Berikut caranya:

Bangun Profilmu, Ceritakan Berbagai Kisah tentang Dirimu

Personal-Branding

Tanpa cerita tentangmu, siapa yang akan mengenal dirimu? Karenanya, tahap yang satu ini paling nggak bisa kamu lewati. Melalui cerita-cerita yang kamu bagikan tentang dirimu, orang-orang akan lebih mengetahui berbagai hal tentangmu dan memberi penilaian lebih akan dirimu. Tapi, jangan sekali-kali kamu menyebarkan cerita bohong tentang dirimu sendiri demi menarik simpati lebih dari para audiensmu, ya. Bisa-bisa, pamormu langsung hancur. Pastinya, kamu nggak mau hal ini terjadi juga, bukan?

Jadi, apa yang perlu kamu ceritakan tentang dirimu? Pertama, sering-seringlah berbagi kisah tentang dirimu dan kegiatan-kegiatan yang biasa kamu lakukan. Lalu, kamu juga bisa bagikan cerita tentang apa yang ingin kamu capai dan bagaimana cara mencapainya. Dengan mengetahui dua hal tersebut, setidaknya orang-orang sudah mengetahui gambaran umum tentang dirimu dan untuk tujuan apa kamu melakukan sesuatu. Kedua topik terbesar pun nantinya masih bisa kamu kembangkan kembali menjadi berbagai turunan pembahasan yang lebih rinci.

Oh, ya. Jika kamu menceritakan dirimu melalui tulisan, jangan lupa untuk menyertakan elemen visual yang meyakinkan. Dengan begitu, pembaca jadi bisa lebih yakin bahwa apa yang kamu alami/lakukan adalah hal yang nyata dan bukan cuma omong kosong belaka.

Jaga Fokus dan Konsistensi

Personal-Branding

Dalam melakukan personal branding fokus dan konsistensi merupakan hal yang penting untuk dijaga, sebab hal ini akan sangat membantu dalam menjaga dan mengembangkan citra yang sedang kamu bangun. Dengan mempromosikan hal-hal yang terfokus seputar brand-mu, maka engagement yang akan terbangun pun akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena dengan menceritakan suatu hal secara fokus, suatu karakter tertentu akan terasosiasi atas brand-mu, sehingga ketika seseorang memiliki ketertarikan atau kepentingan tersebut, ia akan secara otomatis mencari brand-mu untuk mendapat apa yang mereka butuhkan.

Di sisi lain, konsistensi elemen dari upaya branding yang kamu lakukan pun juga nggak bisa diluputkan dari pertimbangan. Konsistensi ini menyangkut desainwebsite, logo, kartu bisnis, hingga tone bahasa yang kamu gunakan di media apapun. Ini ditujukan untuk meninggalkan impresi tersendiri atas brand yang kamu miliki secara spesifik. Jadi, jika mereka melihat elemen-elemen tertentu yang kamu gunakan, pikiran mereka bisa langsung mengacu pada brand-mu.

Susun Strategi Content Marketing

Personal-Branding

Konten merupakan hal penting yang nggak bisa kamu abaikan untuk membangun personal brand-mu, apalagi di era digital sekarang ini. Sebab, konten memiliki kemampuan untuk mempengaruhi cara pandang dan pola pikir seseorang. Kemampuan inilah yang juga akhirnya membuat orang berlomba-lomba untuk membuat konten viral, semata-mata agar lebih dikenal dan mendapatkan cara pandang/perlakuan berbeda dari kaum netizen.

Agar kontenmu lebih berbobot dan nggak terkesan asal cuap-cuap saja, kamu perlu menyampaikan apa yang menjadi objektifmu dalam konten yang kamu sampaikan pada audiens. Nah, karena kamu ingin menyerap lebih banyak audien melalui konten, berarti kontenmu sajikan harus bisa menawarkan apa yang menjadi kebutuhan audiens.

Selain memproduksi konten yang menjual, kamu juga perlu memikirkan kanal distribusi yang akan menjadi saluran promosi kontenmu. Kanal ini bisa berupa berbagai macam situs media digital sehingga kamu akan terpapar dengan lebih banyak target pasar.

Bangun Koneksi

Personal-Branding

Usaha apapun yang kamu jalankan, membangun koneksi selalu menjadi hal penting yang nggak boleh dilewatkan, termasuk dalam membangunpersonal branding bagi dirimu. Situs blog ataupun media sosial yang kamu miliki mungkin memang bisa mengenalkanmu pada orang lain dengan lebih mudah. Tapi, seberapa besarkah dampak yang diberikan orang-orang tersebut terhadap brand-mu?

Pada akhirnya, mau nggak mau, kamu perlu melakukan outreach kepada target pasarmu secara langsung. Outreach sendiri merupakan kegiatan menawarkan value yang kamu miliki pada pihak yang target pasarnya sama dengan target pasarmu. Dengan engagement seperti ini, akan lebih mungkin bagimu untuk mendapatkan koneksi yang benar-benar akan menguntungkan dan mendatangkan kontribusi bagi brand yang kamu miliki.

Lantas, bagaimana caranya agar kamu bisa bertemu dengan orang-orang semacam ini? Sebenarnya, ada banyak hal, kok, yang bisa kamu lakukan. Mulai dari mendatangi event-event yang berhubungan dengan bidang kegiatanmu, bergabung dengan forum dan komunitas, menjelajah blog lain dengan niche serupa untuk melakukan guest posting, mencari sosok mentor yang tepat bagimu, hingga berupaya untuk mendapatkan liputan media. Dengan memanfaatkan hal-hal ini, nggak cuma kamu yang sibuk mencari koneksi secara satu arah, namun orang-orang yang terpapar akan informasi seputar dirimu pun akan mencoba membangun koneksi denganmu juga.


Jika kita telaah lagi pemaparan di atas, memang sepertinya membangun personal branding bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dan nggak bisa dilakukan dengan cara instan. Namun, citra inilah yang akan membantu kamu untuk mencapai tujuan kariermu, termasuk dalam blogging. Sebab, biar bagaimanapun juga, personal brand adalah kualitas yang akan terus dicari. Blog terkenal manapun juga, pasti para pembacanya akan selalu tergelitik untuk mencari sosok cemerlang yang ada di baliknya.

Karenanya, sembari mengembangkan blogmu, kembangkanlah juga personal branding dirimu sendiri. Dengan demikian, performa brand-mu pun juga akan ikut tertunjang.

Sumber: Deborah Odgen, Sohu, Yaplakal, The Muse, Onboardva.

Related Posts

Site Menu