Perlukah Memiliki Lebih dari Satu Blog? Yuk Simak Ulasannya!

Gilang is a young Indonesian Content Writer. He has huge interest to social issues, digital marketing, and pop cultures.

Sebagai blogger, kamu tentu pernah merasakan ingin mengulas soal ini-itu di blogmu. Namun, akhirnya kamu mengurungkan niat tersebut karena merasa hal itu enggak relevan dengan kontenmu, dan juga bukan sesuatu yang dicari oleh pembacamu.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, banyak rekan blogger lainnya yang menyarankan untuk mengelola banyak blog sekaligus. Sudah ada beberapa blogger yang menerapkannya dan merasakan dampak positif dari strategi ini.

Kamu pun ingin lebih leluasa membahas berbagai macam hal dan tertarik mengikuti strategi ini? Ada baiknya kamu pahami keunggulan dan kelebihannya terlebih dahulu. Yuk simak bersama:

Keunggulan Fokus pada Satu Blog

Lebih Fokus dalam Pengelolaan

Mengelola 1 blog artinya kamu bisa mencurahkan seluruh perhatianmu pada blog tersebut. Kamu bisa dengan tekun memantau performanya, dan melakukan evaluasi agar performanya bisa terus naik. Mulai dari menumbuhkan angka page veiws, memperlama waktu kunjung permbaca, hingga memperkecil angka bounce rate. Dengan fokus yang maksimal, perkembangan blogmu akan lebih optimal.

Mudah untuk Menumbuhkan Pembaca

Dengan hanya memiliki 1 blog, proses menumbuhkan pembaca pun lebih mudah. Kamu bisa menerapkan berbagai strategi SEO agar blogmu ini terindeks dengan baik di search engine seperti Google dan mudah ditemukan pembaca. Kamu juga bisa menjalankan berbagai teknik promosi agar banyak pembaca baru berdatangan.

Lebih Menghemat Waktu

Meningkatkan performa blog dan menerapkan strategi SEO pada beberapa blog tentu bukan hal yang mustahil. Bisa saja dilakukan, namun tentu akan menyita banyak waktu dan tenaga. Hanya fokus pada 1 blog adalah solusi tepat untuk kamu yang punya kesibukan lain di luar ngeblog. Kamu tetap bisa mengurus blogmu tanpa perlu mengalokasikan waktu yang terlalu lama dan melelahkan.

Membuat Personal Branding Lebih Mudah

Jika kamu memiliki banyak blog, pembaca akan lebih susah menghafal nama-nama blogmu, dan bahkan namamu sebagai penulisnya. Dengan hanya berfokus pada 1 blog, kamu punya peluang lebih besar untuk meninggalkan kesan yang kuat dan diingat. Hal-hal itu bisa dicapai dengan personal branding yang jeli. Seperti penataan estetika blog, gaya menulis yang kamu gunakan, hingga nama blog yang kamu pilih.

Kelemahan Fokus pada Satu Blog

Mengelola 1 blog memang memiliki beberapa kelebihan, namun bukan berarti tanpa kekurangan. Ini dia beberapa di antaranya:

Memiliki Tema Bahasan yang Terbatas

Di era digital ini arus informasi sangat deras, hingga sering kali ingin membahas hal-hal yang beragam untuk memenuhi rasa haus informasi pembaca. Namun, dengan hanya memiliki 1 blog saja, kamu pun harus selektif dalam memutuskan topik/tema apa yang kamu ulas. Jika semua hal kamu ulas, pembaca akan merasa blogmu enggak memiliki spesialisasi yang jelas.

Blog Gado-Gado Kurang Diminati Brand

Kamu bisa saja memaksakan diri untuk tetap menulis berbagai hal dalam 1 blog. Namun dampaknya, brand akan berpikir dua kali untuk mengajakmu bekerjasama.

Salah satu cara monetisasi blog adalah bekerja sama dengan brand. Nah, pihak brand sendiri kerap mengungkapkan bahwa mereka lebih suka blog dengan niche yang jelas, bukan blog gado-gado yang memiliki bahasan beragam. Alasannya, blog dengan niche dianggap memiliki demografi yang jelas, sehingga membantu mereka mempromosikan produk ke calon konsumen yang tepat dan terarah.

Baca juga: 7 Ciri Narasumber yang Baik untuk Diwawancarai

Keunggulan Memiliki Banyak Blog

Untuk kamu yang punya banyak ide di kepala dan ingin mengulas banyak hal lewat tulisan, mengelola beberapa blog bisa jadi alternatif untuk dipertimbangkan. Ini dia beberapa sisi positif dari mengelola beberapa blog:

Bisa Membahas Beragam Tema dengan Mendalam

Kamu bisa memisahkan minat dan ketertarikanmu pada beberapa blog dengan niche yang berbeda. Ada yang soal teknologi, ada yang soal kuliner, juga soal traveling. Nah, di masing-masing blog tersebut kamu bisa mengulas suatu hal dengan selengkap dan sepanjang yang kamu mau.

Enggak perlu lagi takut blogmu dilabeli gado-gado karena kamu memiliki banyak wadah untuk menulis. Jadi kamu bisa lebih leluasa dalam memilih tema untuk diulas.

Memiliki Target Pembaca yang Lebih Terarah

Membagi minatmu menjadi beberapa blog ber-niche akan membuatmu menyasar demografi pembaca yang lebih jelas. Blog kulinermu akan dikunjungi oleh sesama penyuka makanan, sementara blog teknologimu akan ramai dengan para penggiat teknologi lainnya. Demografi pembaca dengan niche yang sama dengan blogmu juga cenderung lebih loyal dibanding pembaca blog yang enggak memiliki niche spesifik..

Disukai oleh Brand

Dampak dari memiliki demografi pembaca yang jelas adalah akan banyak brand yang datang mendekat. Apabila suatu brand merasa blogmu memiliki demografi pembaca yang sesuai dengan target mereka, mereka enggak ragu untuk mengajakmu bekerjasama dan menjadikan blogmu sebagai salah satu media promosi.

Kelemahan Memiliki Banyak Blog

Setelah mengetahui kelebihan mengelola banyak blog, tentu kamu pun perlu memahami tantangan yang bisa menghambatmu:

Memantau Performa Banyak Blog Cukup Melelahkan

Sebagai blogger kamu tentu perlu mengetahui performa blogmu, agar bisa melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Memantau 1 blog tentu enggak terlalu sulit, namun jika kamu harus memantau 2-3 blog sekaligus, bisa jadi terasa melelahkan.

Belum lagi kamu juga harus menyiapkan strategi yang berbeda untuk masing-masing blog, karena tentu setiap blog memiliki permasalahan yang berbeda. Tentu butuh waktu dan tenaga yang enggak sedikit untuk ini.

Membutuhkan Produktivitas yang Tinggi

Apabila kamu memiliki 3 blog, itu artinya kamu setidaknya harus membuat setidaknya 3 artikel per minggu agar ketiga blog tersebut memiliki artikel baru tiap pekan. Hal ini tentu bisa merepotkan untuk kamu yang memiliki kesibukan lain di luar ngeblog. Apalagi jika kamu sendiri belum teruji bisa menjaga ritme menulis agar tetap produktif, bisa-bisa malah akan ada blogmu yang terbengkalai.

Menjalankan Beberapa Strategi yang Berbeda Sekaligus

Yang perlu kamu sadari, kamu enggak bisa menyamakan strategi pengembangan blog-blogmu. Cara mengembangkan blog kulinermu tentu berbeda dengan blog teknologi. Mulai dari estetika blog, channel promosi, hingga gaya bahasa yang digunakan.

Nah, menjalankan beberapa strategi yang berbeda secara bersamaan tentu bukan hal yang mudah. Apalagi jika dilakukan dalam jangka panjang. Butuh komitmen yang tinggi agar kamu enggak kelelahan atau menyerah ditengah jalan. Namun jika kamu optimis bisa menjalaninya, ini bisa jadi tantangan ngeblog yang sangat seru!

Baca juga: Hindari 4 Tips Ngeblog yang Sudah Ketinggalan Zaman Ini


Pada akhirnya, keputusan untuk mengelola banyak blog atau tidak harus berkaca pada kebutuhan dan kemampuanmu. Apabila kamu sebenarnya enggak terlalu memiliki banyak minat, atau enggak memiliki alokasi waktu untuk ngeblog yang banyak, maka sebaiknya kamu cukup fokus pada 1 blog saja. Toh, kamu tetap bisa menulis beragam tema lain sebagai selingan. Akan lebih baik dibanding membuat banyak blog dan akhirnya enggak terurus.

Apabila kamu memang merasa memiliki beberapa minat dan siap berkomitmen untuk mengulasnya secara mendalam dan konsisten, maka kamu bisa mulai mencoba mengelola 2 blog terlebih dahulu. Jika ternyata kamu enggak kerepotan, mulai tambah jumlah blog jika masih dibutuhkan, dan tentunya tanpa meninggalkan blog-blog lamamu yang sudah kamu kembangkan.

Sumber gambar: Success Formula, MileIQ, inet Solutions, Small Blue Dog.

Related Posts

 
Site Menu