Hindari 4 Tips Ngeblog yang Sudah Ketinggalan Zaman Ini

Sebagai blogger kamu tentu sering membaca tips-tips ngeblog agar kamu bisa lebih lihai dalam mengembangkan blogmu. Apalagi, di internet memang begitu banyak artikel tentang tips ngeblog yang bisa kamu pelajari.

Keinginan untuk belajar bagi seorang blogger tentu merupakan hal yang positif. Namun, kamu pun harus waspada. Karena bisa jadi tips ngeblog yang kamu baca sudah cukup lama sehingga informasinya sudah ketinggalan zaman.

Agar enggak terjebak, yuk baca 4 tips ngeblog yang sudah ketinggalan zaman dan enggak lagi layak untuk kamu terapkan:

1. Hanya Fokus Menghasilkan Konten Saja

Kamu tentu pernah dengar istilah “content is king”, artinya konten adalah raja yang harus selalu kamu utamakan. Tentu saja itu bukan sebuah ungkapan yang salah, namun mengandalkan konten saja belum tentu menyelesaikan semua masalah.

Yang perlu kamu sadari, kini ada ribuan artikel dengan kualitas konten yang keren yang dirilis setiap harinya. Topik yang diulas pun beragam. Kalaupun kamu bisa menghasilkan konten yang sama kerennya, besar kemungkinan artikelmu masih tenggelam di antara ribuan artikel lainnya. Jika artikelmu tenggelam dan sulit ditemukan, bagaimana pembaca akan menemukannya?

Untuk itulah, kamu perlu mulai menyiapkan strategi pemasaran blog dengan lebih serius. Bahkan, Derek Halpern dari Social Triggers menyarankan bahwa blogger sebaiknya hanya mengalokasikan 20% saja dari waktu blogging mereka untuk membuat konten. Sementara 80% sisanya digunakan untuk mempromosikannya.

Jadi, jangan sampai konten emas yang kamu hasilkan jadi mubazir karena enggak bisa ditemukan pembaca. Promosikan dengan giat!

2. Menebar Comment di Blog Lain

Strategi pengembangan blog yang satu ini dulu sempat populer. Kamu sebagai seorang blogger akan blogwalking ke beberapa blog. Lalu kamu akan meninggalkan comment seadanya di sebuah artikel sambil mencantumkan link blogmu. Harapannya, akan banyak blogger lain yang iseng melakukan hal serupa dan berkunjung ke blogmu.

Dulu mungkin strategi ini cukup efektif, terutama untuk meningkatkan awareness dan traffic blogmu. Namun kini, behaviour blogger dan pembaca pada umumnya sudah berubah. Comment yang enggak relevan justru dianggap nyampah, sehingga malah menimbulkan citra negatif.

Jadi, jika kamu memang ingin memberikan comment, pastikan karena kamu memang tertarik denga topiknya dan ingin berdiskusi. Bentuk interaksi nyata ini enggak hanya lebih menarik pembaca untuk mengunjungi blogmu, namun juga bisa membangun relasi dengan blogger lain.

3. Keyword Stuffing

Salah satu elemen penting dalam konsep SEO adalah keyword. Adanya keyword pada artikel kamu akan membuat artikelmu lebih mudah ditemukan oleh search engine semacam Google. Mungkin itu sebabnya, akhirnya banyak blogger yang melakukan keyword stuffing, atau menjejalkan sebanyak mungkin keyword pada suatu artikel.

Padahal, penggunaan keyword yang terlalu banyak akan membuat pembaca jengah, karena akan terasa repetitif dan memiliki kedalaman informasi yang dangkal. Selain itu strategi ini juga dianggap kuno karena Google sudah memperbarui algoritmanya. Artikel yang terlalu sering menggunakan keyword justru dianggap buruk. Idealnya, pros keyword adalah 2,5%-4% dari panjang artikel.

Jadi, meskipun SEO memang hal yang penting, tetap saja jangan berlebihan dalam menerapkannya. Selain itu, jangan sampai mengorbankan kualitas konten dan kenyamanan pembaca, karena dua hal itu juga sama pentingnya.

4. Berburu External Link yang Enggak Relevan

Hal lain yang juga dianggap penting dalam pengembangan blog adalah external link. External link adalah link yang diberikan oleh blog atau situs lain, yang menuju ke blog kamu. search engine merasa semakin banyak external link yang kamu miliki, semakin kredibel pula blogmu. Itu sebabnya dulu blogger gemar meninggalkan link menuju blog mereka di berbagai tempat. Seperti di kolom komentar blog lain, di media sosial, atau di forum online.

Namun kini search engine sudah semakin pintar. External link bukan lagi dinilai sebatas kuantitas, tapi juga kualitas. Itu artinya, jika kamu mendapat external link dari situs yang dianggap bodong, bisa jadi malah merugikanmu. Hal yang sama jika kamu melakuan SPAM link di blog orang, bukannya membaik, SEO-mu bisa jadi malah jeblok.

Untuk itu, pastikan kamu mendapat external link dari blog atau situs yang memang bisa dipercaya. Jangan lagi spamming link di tempat yang enggak relevan, karena justru bisa merugikan.


Empat hal di atas adalah tips ngeblog yang sudah enggak lagi relevan. Dunia blogging memang terus berkembang, sehingga kamu sebagai blogger pun harus peka atas perubahan-perubahan itu.

Jangan bosan untuk membaca tips-tips ngeblog dari C2live dan situs-situs lain agar pengelolaan blogmu enggak ketinggalan zaman. Apabila kamu terus membekali diri dengan wawasan ngeblog yang relevan dan luas, niscaya skill dan motivasimu akan terus terbangun dan reputasi blogmu akan ikut terdongkrak. So, keep on learning, Guys!

Sumber gambar: hover, Pick Plugins, Viaens, Nature.

Related Posts

Site Menu