lomba blogging

Sebelum Mengikuti Lomba Blogging, Ada Baiknya Kamu Ketahui 7 Hal Ini Dulu!

Sebagai penulis atau blogger, kamu pasti pernah berpapasan dengan info lomba blogging. Jika kamu perhatikan baik-baik, hadiah dari lomba blogging itu cukup besar, ada yang berhadiah laptop, smartphone, uang tunai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, atau voucher belanja.

Namun, tidak jarang kamu berkata pada diri sendiri: “maybe next time”, atau “kamu belum siap”, dan terus berjalan. Ataupun bila ikut, kamu masih belum pede atau masih bingung dengan apa yang harus kamu lakukan. Well, buat kamu yang tertarik ikut lomba blogging, ada baiknya kamu baca 7 tips berikut untuk meningkatkan peluang menang-mu!

7 tips buatmu biar lomba blogging makin lancar!


1. Lihat tenggang waktu dan peraturannya

lomba bloggingSebelum mulai menulis dan ikut menjadi bagian dari suatu lomba blogging, bacalah keseluruan informasi yang tertera di brosur atau website resmi penyelenggara secara jeli.

Pastikan jika lomba tersebut belum berakhir (mungkin kamu beprikir ini tidak mungkin, namun pada realitanya, sering banget!) dan lihat semua peraturannya, terutama soal usia, profesi, latar, atau syarat lainnya.

Kalau kamu sudah lulus kuliah, jangan nekat ikutan lomba menulis untuk pelajar. Terus, kalau kamu belum cukup umur, jangan nekat pinjam kartu identitas kakak atau orang tuamu untuk ikutan, ya!

Sebagus apapun tulisanmu, jika kamu tidak memenuhi salah satu kriteria sebagai peserta lomba, kamu tidak akan menang, melainkan akan langsung didiskualifikasi. Dicoret dari daftar peserta tanpa pemberitahuan.

2. Kenali tema dan tandai apa yang diminta

lomba bloggingSetiap lomba pasti memiliki jenis dan temanya tersendiri. Ada yang mengharuskan kamu untuk me-review sesuatu, cerita soal perjalanan, cerita fiksi, atau menulis artikel tentang pariwisata dan event tertentu.

Lomba blogging yang diadakan kementerian misalnya, mengharuskan kamu untuk menulis campaign yang sedang digalakan oleh negara. Di tahun 2016 lalu, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengharuskan peserta menulis soal potensi pariwisata Flores, Nusa Tenggara Timur.

Tema lomba tersebut berkaitan dengan promosi Pesona Indonesia yang dilakukan Kemenpar ke dunia luas. Untuk tema yang diusung: Potensi Flores, kamu bisa menulis tentang pesona atau objek wisata yang masih belum terjangkau. Andai memungkinkan, rasakan secara langsung, abadikan momenmu, dan tuangkan pengalamanmu dalam tulisan.

Jika tidak sempat ke Flores karena keterbatasan dana dan waktu, carilah informasi selengkap mungkin dari sumber terpercaya, dan manfaatkan media sosial untuk menambah teman yang tinggal di sana. Tidak ada yang lebih pasti dari bertanya ke penduduk setempat, bukan?

Baca juga: Tujuh Tools Menulis Ini Bisa Bikin Kamu Makin Jago Nulis!

3. Menulislah seperti biasa

lomba bloggingMenulislah seperti biasa, jangan terlalu berlebihan. Jika kamu mengikuti lomba review dari suatu produk atau hal komersil, jangan terlalu sering menunjukkan ‘kecintaan’ kamu terhadap produk itu. Hindari mengejar kesempurnaan. Soalnya, kamu akan terlihat tidak tulus dan terlalu dibuat-buat.

Cukup tulis kalau produk itu bagus dengan gaya kamu, dan lakukan penegasan secukupnya, bisa diulang di isi satu kali, atau pada penutup. Di sini, keunikanlah yang dicari.

Hal yang paling penting dalam lomba blogging yang mengharuskan kamu untuk mengulas produk adalah cerita dan keseruan kamu menggunakan produk itu, jadi, kamu tidak perlu terlalu sering menuliskan manfaat atau isi produknya. Lagipula, hal tersebut sudah ada dan bisa dilihat dari iklan produk yang kamu ulas.

4. Jangan lupa gambar dan informasi pendukung… yang spesial!

lomba bloggingUsahakan untuk memasukkan ilustrasi dan gambar. Hal ini bertujuan agar pembaca dan juri tidak merasa bosan dengan tulisan kamu. Usahakan gambar orisinil, kamu bisa merancang sendiri, meminta dirancang, foto sendiri, atau meminta foto dari teman kepercayaanmu!

Sedikit foto menyentuh hati atau infografis bisa meroketkan kemungkinanmu masuk 10 besar! Selain gambar, kamu juga perlu memasukkan informasi pendukung agar pembaca dan dewan juri bisa melihat keakuratan informasi yang kamu tulis.

Saat akan memasukkan gambar, pilihlah gambar dengan resolusi yang bagus. Kemudian, pertimbangkan lah matang-matang, jangan sampai salah memasukkan gambar. Misalnya, kamu menulis tentang Gunung Merapi tapi yang kamu masukkan malah gambar Gunung Bromo. Mau menulis tentang Xiaomi malah memasukkan gambar iPhone.

Jangan lupa juga sertakan sumber gambar atau sumber infomasi yang kamu catut. Yang ini tidak boleh salah atau dilupakan, sebab kamu bisa dituduh sebagai plagiat kalau menyepelekannya. Kamu bahkan bisa terancam hukuman pidana.

5. Lebih baik tidak melihat karya peserta lain

lomba blogging Ada beberapa lomba blogging yang memungkinkan kamu untuk melihat karya peserta lainnya. Kamu bisa melihat karya peserta dengan meihat langsung di timeline media sosial penyelenggara lomba atau mencarinya di Google dengan memasukkan kata kunci lomba.

Untuk sebagian besar orang, melihat karya atau blog peserta lain memiliki nilai plus tersendiri, yaitu untuk melihat dan menggali informasi lebih banyak. Kamu bisa melihat kelebihan dan kelemahan lawan dari tulisan yang mereka tulis.

Namun, sebenarnya, melihat karya peserta lain justru akan mempersempit ide. Kamu mungkin akan terbayang-bayang tulisan orang lain dan secara tidak sadar mengikuti tulisan itu. Mengikuti tulisan orang lain, bukan menirunya, tidaklah salah secara hukum. Namun, hal itu akan membuat tulisan kamu kehilangan nilai spesialnya.

Apa yang istimewa dari tulisan yang membahas hal yang sama dari orang lain?

Oleh karena itu, jika kamu ingin melihat karya peserta lain, lihatlah setelah kamu menyelesaikan tulisanmu, untuk meminimalisir distraksi ide dan hal-hal lainnya.

6. Baca dan mintalah orang lain ikut membaca

lomba bloggingDalam menulis, terutama jika terburu-buru, biasanya kamu akan melakukan kesalahan. Entah typo, lupa mematikan autocorrect, mengulang-ulang kata, atau salah menulis informasi.

Oleh karena itu, sebelum tulisan kamu itu di-submit, baca ulang lagi tulisanmu sendiri. Jangan hanya satu kali! Baca sampai beberapa kali! Bila masih ada beberapa hari sebelum waktu pengumpulan, kamu bisa mengambil 1-2 hari tenang, baru membaca kembali! Ketika sudah yakin betul, baru kamu submit tulisanmu.

Untuk memastikannya lebih sempurna, jangan lupa untuk meminta orang lain untuk membaca tulisan yang akan kamu lombakan. Gajah di pelupuk mata kadang tak tampak, bukan?

7. Berani adalah modal terbesar

lomba bloggingJangan takut untuk mencoba dan ragu mengikuti banyak lomba blogging. Berani adalah modal terbesar. Soal juri yang punya standar tinggi atau peserta lain yang kamu nilai punya kemampuan lebih daripada kamu itu bukan masalah.

Percaya pada tulisanmu sendiri, berusahalah lebih keras, dan yakinlah kamu bisa.

Tidak semua orang akan langsung jadi pemenang. Jika kamu kalah, jangan berkecil hati dan kehilangan rasa berani. Tulisan yang tidak dimenangkan belum tentu karena kualitas atau tidak jelas, tetapi bisa saja karena hal teknis lain.

Ada beberapa lomba blogging yang menilai dan memutuskan pemenang berdasarkan jumlah pembaca, share, atau likes terbanyak. Penilaian yang didasarkan pada kuantitas pembaca mengharuskan kamu untuk rajin menyebarkan link blog kamu ke orang banyak.

Baca juga: 5 Tips Ini Bisa Membantu Kamu Menemukan Sumber Tulisan Dengan Lebih Akurat!


Dengan 7 tips mengikuti lomba blogging ini, bukan tidak mungkin jika namamu akan jadi salah satu pemenang lomba yang kamu ikuti. Selain tips mengikuti lomba blogging, kamu juga bisa menemukan berbagai tips blogging lainnya di Blog C2live! Ayo asah kemampuan kamu dan perbanyak pengetahuan soal menulis, blog, SEO, dan banyak lagi!

Sumber : Prototypr, Startup Stock Photos, Startup Stock Photos, kaboompics, Richard JaimesHuffington Postlezephyrmag.

Related Posts

Site Menu